AWW Dengan tidak mengurangi rasa "takjub" atas Kebesaran Allah ada sedikit hal yg menggangu setelah melihat kiriman gambar ini tadi pagi dari kawan saya di kantor, yaitu: "bila kita perhatikan bayangan dari api tersebut dari pantulan air di bawahnya, kok terlihat berbeda ya. Paling tidak meskipun tidak mirip dengan objek-nya yah bisa memiliki alur yang tidak terlalu lari dari objek (api) tersebut." Tapi sekali lagi Wallahuallam, hanya Allah Yang Maha Tahu. Untuk manusia, mungkin bisa di tanyakan pada ahlinya macam Roy Suryo misalnya.
WWW ----- Original Message ---- From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, December 14, 2006 2:43:41 PM Subject: [Ar-Royyan-5405] Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo yang berbentuk lafal Allah Samuel Bidik Jilatan Api Lafal Allah dengan Kamera Poket Digital Budi Sugiharto - detikcom Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo yang berbentuk lafal Allah (foto: dok. Samuel Johnson Sutanto) Surabaya - Foto jilatan api pipa gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo yang membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab benar-benar asli. Foto jilatan api ini buah karya Samuel Johnson Sutanto, salah seorang pekerja di Timnas Lumpur Lapindo. Samuel menjepret jilatan api itu dengan kamera poket digital merek Sony. "Saya jamin foto saya ini asli, tidak ada rekayasa digital," kata pria pemeluk agama Katolik ini kepada detikcom, Kamis (14/12/2006). Samuel menjepret jilatan api itu saat ledakan pipa gas Pertamina terjadi pada 22 November 2006 lalu. Dia menjepret secara asal saja. "Tapi, kok banyak anggota Timnas menilai bahwa jilatan itu menyerupai lafal Allah," ungkap pria berumur 26 tahun asal Tegal ini. Pada 22 November 2006 malam, saat ledakan pipa gas Pertamina itu terjadi, kebetulan dirinya sedang berada di tanggul Desa Kedungbendo, Porong, Sidoarjo, sekitar 700 meter dari sumber ledakan. Saat itu, Samuel yang bekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo itu sedang mengetes pompa penyedot air lumpur. Ketika sedang serius mengetes pompa itu, Samuel dikejutkan dengan adanya ledakan keras dari areal luapan lumpur Lapindo. "Saya tidak berpikir kalau yang meledak itu pipa gas. Teman-teman saat itu memperkirakan yang meledak dan terbakar itu pabrik," kata Samuel. Lantas, dengan reflek tinggi, Samuel pun mengeluarkan kamera digital Sony 7,1 Mega Pixel dari sakunya dan memotret jilatan api itu. "Saya foto saja itu. Kebetulan saya bawa kamera sejak siang, karena siangnya saya melakukan survei drainase. Nah, kamera yang saya bawa itu sebelumnya saya gunakan untuk memotret saat survei," ujar pria yang sering disapa Sonny ini. (asy/nrl) ---------------- Pemotret Api Berlafal Allah: Saya Lihat Api Itu Bak 2 Naga Budi Sugiharto - detikcom Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo yang berbentuk lafal Allah (foto: dok. Samuel Johnson) Surabaya - Secara tidak sengaja, Samuel Johnson Sutanto memotret jilatan api ledakan gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo yang hasilnya, jilatan api itu membentuk lafalAllah. Namun, Samuel selihat foto hasil jepretannya itu sebenarnya lebih mirip dua naga. "Memang, para anggota Timnas Lumpur bilang foto itu menyerupai lafal Allah dan kuda laut. Tapi, di pikiran saya, foto ini menyerupai dua naga," kata pria berumur 26 tahunyang juga pemeluk Katolik yang taat ini kepada detikcom, Kamis (14/12/2006). Samuel yang sering disapa Sony ini tidak masalah bila memang foto hasil bidikannya itu dianggap menyerupai lafal Allah, Tuhan kaum muslim. "Saya sangat menghormati pendapat orang lain yang menilai foto saya itu menyerupai lafal Allah. Tapi, secara pribadi, saya tidak percaya. Saya anggap ini sebuah kebetulan. Tapi yang jelas, foto ini asli, bukan hasil rekayasa," ujar Sony yang tidak keberatan fotonya dipublikasikan di detikcom. Pekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo ini mengaku tidak memiliki firasat apa pun saat dirinya memotret jilatan api pipa gas Pertamina itu. Bahkan, dia sebenarnya memotret jilatan api itu dengan kamera digital poket Sony 7,1 Mega Pixel itu secara asal saja. Tidak pilih-pilih objek. Samuel sendiri sebenarnya terkejut mengetahui foto hasil bidikannya itu menjadi perbincangan banyak orang. "Saya terkejut memang. Tapi, sampai sekarang, saya menganggap foto saya ini menyerupai dua naga. Bukan yang lain-lain," kata dia. Dia tersadar fotonya itu menyerupai dua naga pada 23 November 2006, sehari setelah ledakan pipa gas yang menewaskan 13 orang itu. Saat itu, dia sedang menyeleksi foto-foto hasil jepretannya di laptop di kantor Timnas Lumpur Lapindo di Apartemen Sommerset, Surabaya. "Kok jilatan apinya menyerupai dua naga. Tapi, kok banyak orang melihatnya sebagai lafal Allah," ujar dia. (asy/nrl) Baca juga: ---------------- Lihat Foto Api Ledakan Pertamina, Tubuh Saya Merinding Arifin Asydhad - detikcom Jilatan api pipa gas Pertamina di Lapindo (atas), wedhus gembel Merapi (bawah) Jakarta - Api ledakan pipa gas Pertamina di lokasi semburan lumpur Lapindo ternyata membentuk lafal Allah dalam huruf Arab. Lafal Allah itu terekam dalam foto yang diabadikan Timnas Lumpur Lapindo. Foto ini asli. "Saya melihat foto itu, tubuh saya jadi merinding." Itulah salah satu tanggapan pembaca detikcom dalam emailnya kepada redaksi, Kamis (14/12/2006). "Waktu saya lihat foto semburan api pipa gas Pertamina, seketika itu tubuh saya merinding dan menangis tanpa sebab. Saya gak tahu kenapa tubuh saya bisa mengalami hal tersebut," tulis Ahmad Husen. Menurut Husen, yang dirinya rasakan sekarang adalah kebesaran Sang Maha Pencipta dan perasan dosa yang selama diperbuatnya dengan sengaja atau tidak sengaja. "Allah Maha Besar ...hanya dengan kuasa-Nya suatu hal yang mustahil oleh pikiran manusia bisa jadi kenyataan..kunfayakun.. Jadilah, maka jadilah ia," tulis Husen lagi. "Tubuh saya benar-benar lemas saat ini. Saat mengetik surat ini pun saya masih dalam kondisi menangis..gambar itu rencana akan saya copy untuk saya jadikan wallpaper di komputer saya," tulis Husen. Memang, foto api ledakan pipa gas Pertamina pada 22 November 2006 lalu memang cukup mencengangkan bagi orang-orang yang melihatnya. Termasuk di kalangan Timnas Lumpur Lapindo. "Setelah melihat dan meneliti foto itu memang sungguh sebuah keajaiban," kata juru bicara Timnas Lumpur Rudi Novrianto saat dihubungi detikcom. Sebenarnya, bukan kali ini saja musibah yang membuat lafal 'Allah'. Sebelumnya, semburan awan panas Merapi (Wedhus Gembel) yang diabadikan oleh fotografer detikcom, Bagus Kurniawan, juga dinilai berlafalkan Allah. Penilaian ini datang dari salah seorang pembaca yang mengirimkan email beberapa waktu lalu. Sebagaimana foto api ledakan pipa gas Pertamina di semburan lumpur Lapindo, foto wedhus gembel ini juga terlihat biasa bila tidak dilihat secara seksama. Namun, begitu diperhatikan agak lama, maka wedhus gembel itu membentuk lafal Allah. Lafal Allah terbentuk agak miring. Subhanallah!(asy/nrl) ---------------- Api Ledakan Pipa Pertamina di Lapindo Berlafal Allah & Kuda Laut Budi Sugiharto - detikcom Jilatan api pipa Pertamina di Lapindo membentuk lafal Allah dan kuda laut Surabaya - Allah Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu yang menewaskan 13 orang masih menyimpan misteri. Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul di sekitar pusat semburan lumpur tersebut. Seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api yang cukup mecengengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Kok bisa? Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut. Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detikcom yang menerima softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap biasa oleh Timnas itu. Pengamatan detikcom, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto itu terkesan biasa. Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat pesan-pesan dari Allah? Wallau a'lam. (gik/asy) -- Salam A. Yahya Sjarifuddin -------------------------------------------------------------- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com ____________________________________________________________________________________ Do you Yahoo!? Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. http://new.mail.yahoo.com

