Asslmkm.Wr.Wb. Pak Ustadz, Ada yang menarik dari ulasan Pak Ustadz yang saya blok biru di bawah ini :
"... Rasulullah hanya sekali shalat aidul fitri di masjid karena turun hujan dan selebihnya shalat di lapangan. ..." Mohon pencerahan mengenai hal di atas yang menurut saya sangat-sangat positif kalau shalat 'Ied dilakukan di lapangan karena memberikan kesempatan kepada kita untuk menyatukan Umat dalam skala yang lebih luas dibanding shalat di masing-masing mushalla atau mesjid yang ujung-ujungnya kiprahnya hanya "uprek" dengan jamaahnya sendiri. Terima kasih sebelumnya. Wassalam / Jaerony.- ----- Original Message ----- From: Abu Ghazali To: [email protected] ................ delete .................... Persoalan ketiga yang dilupakan adalah lanjutan dari ayat tersebut. Kata Allah dalam lanjutan ayat tersebut, "jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikan kepada Allah dan Rasul." Bagaimana sunnah Rasul dalam masalah shaum ramadhan dan aidul fitri.? Selama 10 tahun di Madinah, Rasulullah hanya 4 kali shaum yang 30 hari dan 6 kali shaum 29 hari. Rasulullah hanya sekali shalat aidul fitri di masjid karena turun hujan dan selebihnya shalat di lapangan. Apakah pemimpim seperti pemerintah, Depag dan MUI seperti sekarang ini wajib ditaati dalam masalah-masalah ubudiah.?. Perhatikan pidato pelantikan khalifah Abu Bakar dan Umar ibnu Khattab. Salah satu inti dari kedua pidato khalifah tersebut adalah: "ikuti dan sokonglah saya selama aku berjalan di atas rel Qur'an dan Hadits. Jika aku keluar dari Qur'an dan Hadits, tidak ada kewajiban bagi kalian untuk menaati aku." Ketika selesai Umar mengucapkan kata-kata tersebut, berdiri seorang pemuda, menghunus pedangnya sambil berkata, "pedang inilah yang akan meluruskan anda jika anda menyimpang dari Qur'an dan sunnah Rasul." Wallahu'alam Al Akh Sjarifuddin yang budiman ! Supaya tidak bosan membaca catatan saya ini, untuk pagi ini sampai di sini dulu. Insya-Allah, besok subuh saya akan lanjutkan dengan seri kedua karena sekarang saya dan keluarga mahu bersilaturrahim dengan sahabat-sahabat lama di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Maklum sudah hampir setahun tidak berjumpa dengan mereka Billahit taufiq wal hidayah Wassalamu'alaikum Wr.Wb "Achmad Y. Sjarifuddin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: .......................... delete ..............................

