Jika Terpilih, Obama akan Gelar Pertemuan Muslim Sedunia      
      Jumat, 01 Pebruari 2008  
      Calon Presiden Amerika Barack Obama berkeinginan mengorganisasi pertemuan 
umat Muslim sedunia jika terpilih. Ia juga membela Israel dan mengabaikan 
Palestina

      Hidayatullah.com--Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai 
Demokrat Barack Obama mempunyai keinginan yang cukup mengakomodir kepentingan 
dunia Islam dan Barat. Jika dirinya sukses memasuki Gedung Putih, dia akan 
mengorganisasi pertemuan umat Muslim sedunia.

      Semua pemimpin Muslim dan Barat akan diundang dalam pertemuan untuk 
menggelar diskusi "Bagaimana menjembatani kesalahpahaman yang besar antara 
Muslim dan Barat," ujar Obama dalam wawancara dengan majalah Paris Match, 
seperti dikutip AFP, Kamis (31/1).

      "Saya akan meminta mereka (Muslim) untuk bergabung bersama kita berperang 
melawan teroris, tapi kita juga harus mau mendengarkan apa yang menjadi 
persoalan mereka," tambah Obama.

      Senator Illinois yang saat ini tengah bertarung dengan Hillary Clinton 
untuk memperebutkan posisi sebagai wakil Demokrat dalam pemilihan Presiden AS 
pada November mendatang itu, sedang mempersiapkan diri untuk Super Tuesday di 
22 negara bagian, 5 Februari mendatang.

      Obama semasa kecil pernah menetap di Jakarta dan beberapa kali menolak 
dianggap beragama Islam.  Ia sering mengakui, semenjak kecil hidup bersama ibu 
dan ayah tirinya yang seorang Muslim. Namun saat dewasa Obama dibaptis sebagai 
seorang Kristen.

      "Saya tidak pernah menganut agama Islam. Saya dibesarkan oleh seorang ibu 
yang menganut paham sekular dan saya adalah seorang Kristen yang aktif serta 
menjadi anggota jamaah agama Kristen, " tukas Obama.

      Dalam wawancara, Obama juga hendak menutup kamp Penjara Guantanamo dan 
mengakhiri perang Iraq. 

      "Selama kira masih memiliki urusan pekerjaan di Iraq, maka kita akan 
sulit untuk mengurus hal lainnya," tambah Obama.

      Tak lupa dalam kesempatan itu, calon presiden kulit hitam pertama kali di 
AS ini pun memuji Presiden Perancis Nicolas Sarkozy.

      "Dia adalah pria yang berenergi dan memiliki banyak bakat. Saya kagum 
dengan kemampuannya menghadapi tantangan baru di Perancis," tandas Obama yang 
berencana menemui Sarkozy bila dirinya memenangi pemilihan capres Demokrat.

      Dukung Israel

      Baru-baru ini, dalam sebuah wawancara dengan Koran Israel The Jerusalem 
Post Obama mengucapkan komitmennya dalam membela Israel. Ia mengatakan bahwa 
hak kembali bagi pengungsi Palestina bukan opsi dalam arti yang sesungguhnya. 
Ia juga menyatakan bahwa Palestina tidak bisa mewujudkan keinginan yang 
terpendam sekian lama untuk menjadi negara independen kecuali jika Israel 
benar-benar aman.

      "Kita tidak bisa bergerak maju sampai ada keyakinan bahwa Palestina mampu 
menyediakan aparat keamanan yang bisa mencegah serangan-serangan terhadap 
wilayah Israel, " kata Obama seraya menegaskan bahwa Israel harus tetap menjadi 
negara "Yahudi."

      "Usaha itu mulai dengan suatu kuat kesanggupan dan jelas untuk keamanan 
Israel: Sekutu kita yang paling kuat dan demokrasi mapan satu-satunya," tambah 
dia. "Itu selalu akan menjadi titik mulai saya," demikian janji Obama saat 
berpidato di depan organisasi Yahudi  AIPAC (American Israel Public Affairs 
Committee) di Chicago  belum lama ini. [ap/haaretz/cha/www.hidayatullah.com]

     
Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information. 
If you are not the intended recipient (or have received this email by error), 
please notify the sender immediately and delete this email. 
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this 
email is strictly forbidden.

<<printButton.png>>

<<emailButton.png>>

<<obama-AIPAC.jpg>>

Kirim email ke