Dear all
Mudah2 bermanfaat
Tks,
Wardi
----- Original Message -----
Sent: Monday, February 04, 2008 8:08 AM
Subject: SHAFF WANITA
Tanya :
Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya : Jika terdapat pembatas (tabir) di
suatu masjid yang memisahkan tempat shalat kaum pria dengan tempat shalat
kaum wanita, apakah masih berlaku sabda Rasul Shallallaahu 'alaihi wa
sallam yang berbunyi:
"Sebaik-baiknya shaf pria adalah shaf terdepan dan seburuk-buruknya adalah
shaf yang terakhir, dan sebaik-baiknya shaf wanita adalah shaf yang
terakhir, dan seburuk-buruknya adalah shaf yang terdepan."
Ataukah tidak berlaku lagi jika demikian keadaannya, sehingga sebaik-baik
shaf wanita adalah yang terdepan?
Berilah kami jawaban, semoga Allah menunjuki Anda
Jawab :
Alasan bahwa sebaik-baiknya shaf wanita adalah shaf yang paling belakang
ialah karena shaf yang paling belakang itu adalah shaf yang paling jauh
dari kaum pria, semakin jauh seorang wanita dari kaum pria maka semakin
terjaga dan terpelihara kehormatannya, dan semakin jauh dari kecenderungan
terhadap kemaksiatan.
Akan tetapi jika tempat shalat kaum wanita jauh dan terpisah dengan
dinding
atau pembatas sejenis lainnya, sehingga kaum wanita itu hanya mengandalkan
pengeras suara dalam mengikuti imam, maka pendapat yang kuat dalam hal ini
adalah, bahwa shaf yang pertama adalah yang lebih utama dari pada shaf
yang
dibelakangnya dan seterusnya, karena shaf terdepan ini lebih dekat kepada
kiblat.
Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information.
If you are not the intended recipient (or have received this email by error), please notify the sender immediately and delete this email.
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is strictly forbidden.
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -