Yth Bu / Pak Lanny;

Sehubungan dengan permintaan bapak/ ibu ttg data data tayangan tersebut maka saya lampirkan berikut dibawah ini berita ttg tayangan TV yang sangat merusak. Mohon di folow up ttg penelitian berikut :

Republika on line : Minggu, 09 Maret 2008
Banjir Adegan Seks di Layar Kaca


Tema dominan sinetron remaja adalah percintaan. Tak aneh jika banyak muncul adegan-adegan yang mengekspresikan kedekatan dan intensitas hubungan pria wanita: dari ciuman, pelukan, hingga yang sedikit 'nyerempet'.

Hasil riset 67 peneliti dari 18 perguruan tinggi di Indonesia menemukan fakta berjubelnya adegan-adegan seks dalam tayangan sinetron remaja. Sebagian besar, menurut mereka, berpusat pada adegan 'hubungan seks' (57 persen). Adegan tersebut memang tidak secara langsung memperlihatkan hubungan seks, namun shot pembukanya sudah cukup mengasosiasikan bahwa hubungan tersebut (akan) terjadi.

Jenis adegan seks lainnya adalah ciuman (18 persen), pemerkosaan (12 persen), dan kata-kata cabul (10 persen). Ditemukan pula adegan telanjang (2 persen) dan seks menyimpang (1 persen). Porsinya memang kecil. Namun, fakta bahwa adegan semacam ini muncul secara bebas di layar kaca adalah fenomena yang patut dicermati. mg04/mg05

Yang Amoral di Ruang Tengah Keluarga
Absurd. Itulah profil sinetron remaja Indonesia. Adegan kekerasan, mistis, seks, kesemuanya menjadi porsi utama, bukan sekadar bumbu. Tak mengherankan jika para peneliti sampai pada kesimpulan suram: 86 persen adegan sinetron didominasi adegan yang tidak sesuai moralitas. Adegan yang sesuai dengan moralitas (seperti menolong teman, menghormati orangtua, bersikap sopan, dan berdoa) hanya ditemukan tak lebih dari 14 persen. Aktor senior Slamet Rahardjo pun bersuara,''Saat ini bangsa kita tidak dijajah oleh nuklir, tetapi oleh media,'' katanya di sela-sela acara ekspose hasil riset akhir Februari lalu. mg04/mg05



Diran
email : [EMAIL PROTECTED]


----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, November 13, 2007 9:23 AM
Subject: konfirmasi


Jakarta, 13 November 2007

Kepada Yth:
Bapak Diran
Di
Tempat

Dengan hormat,
KPI Menyampaikan terima kasih atas partisipasi Bapak Diran dalam menanggapi
dan memberikan masukan berupa saran dan kritik terhadap penyiaran di
Indonesia. Dalam memberikan masukan, mohon kiranya mencantumkan nama acara,
lembaga penyiaran, tanggal tayang serta dicantumkan juga adegan yang anda
anggap kurang baik dari tayangan tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk
memudahkan  menindaklanjuti aduan Bapak.


Atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.


Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
Gedung Sekretariat Negara Lt.6
Jl.Gajahmada No.8
Jakarta Pusat 10120

Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information.
If you are not the intended recipient (or have received this email by error), please notify the sender immediately and delete this email. Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is strictly forbidden.


Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information. If you are not the intended recipient (or have received this email by error), please notify the sender immediately and delete this email. Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in this email is strictly forbidden.


------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Tanda-tanda munafik itu ada 3, jika ia bicara 
berdusta, jika ia berjanji mengingkari dan jika diberi amanah ia khianat. (HR 
Bukhari)

Kirim email ke