Mudahkanlah Urusan Saudaramu..
29 Mei 08 05:36 WIB

Oleh Meyla Farid

"Tidak termasuk seorang mukmin, jika ia tidak mencintai saudara (seiman)nya 
layaknya ia mencintai dirinya sendiri..." 

"Cintailah yang ada di Bumi, maka yang di 'Langit' akan mencintaimu..."

Beginilah arti Islam sesungguhnya. Tidak egois, tidak selfish. Islam 
mengajarkan kita untuk saling menyayangi, saling menjaga hak dan kewajiban 
masing-masing. Bahkan Islam mengajarkan kita untuk mencintai semua makhluk yang 
ada di Bumi, sebagai syarat untuk dicintai oleh Allah SWT.

Semakin maju suatu zaman, semakin terkikis semua hal yang diajarkan Islam 
tersebut. Benarkah, kita yang berseru lantang ini mengaku sebagai muslim 
sejati, akan tetapi kenyataannya jarang sekali menyadari dan mengaplikasikan 
hal ini? Jika seorang teman berbuat baik kepada kita, maka itu hal yang wajar. 
Jika kita berbuat baik kepada keluarga atau teman-teman kita pun, merupakan hal 
yang sepatutnya. Namun, Islam menuntut lebih dari itu.

Alkisah, seorang anak kecil yang sangat membutuhkan, sedang menjajakan makanan 
kecil di jalanan di sebuah kota besar. Beberapa orang yang 'mampu membeli' 
makanan kecil seharga seribu rupiah itu menolak untuk membeli bahkan merespon 
tawaran si anak dengan sikap sinis. Si anak kecil yang ditakdirkan lahir dari 
sebuah keluarga kurang beruntung pun tak putus asa terus menjajakan dagangannya 
yang tak seberapa itu. Sahabat...jika engkau berada di sana, ditawari olehnya, 
dan kita mempunyai seribu rupiah di tas kita, apa yang akan engkau lakukan? 
Tentu saja, jika tidak membutuhkan makanan tersebut tidak perlu kita membelinya 
untuk tujuan itu bukan...akan tetapi ada sisi lain yang mestinya menggerakkan 
tangan kita untuk sekedar mengulurkan seribu rupiah yang sangat berharga bagi 
anak tersebut. Sahabat...seberapa seringkah kita tersentuh dengan kenyataan 
tersebut???

Dalam kisah lain, seorang direktur yang sedang bekerja keras membangun 
perusahaannya yang sedang tumbuh. Dia menggaji para pegawai dengan harga yang 
paling minim yang dia mampu berikan, padahal dia mampu memberikan kesejahteraan 
yang lebih daripada yang diberikannya tersebut. Maka tidak heran jika Allah 
selalu memberikan hambatan terhadap usaha-usahanya. Karena sesuai janji-Nya, 
Allah akan membalas setiap kebajikan sebesar zarrah pun dengan kebajikan pula, 
dan sebaliknya. Dan Allah berjanji akan memudahkan urusan-urusan kita dalam 
menjalani kehidupan di dunia ini, jika kita pun bersikap demikian terhadap 
sesama.

Jadi, mari kita berlomba-lomba berbuat kebajikan, tidak peduli seberapa parah 
sikap egois dan materialistis di sekitar kita.

Sesuai janji Allah SWT:

"Mudahkanlah urusan saudaramu, maka Allah akan memudahkan urusanmu.." 


wallahua'lam.

http://www.eramuslim.com/atk/oim/8527153800-mudahkanlah-urusan-saudaramu...htm

Kirim email ke