RAHASIA LAPANG REZEKI Lapang rezeki selalu mejadi impian setiap orang. Tetapi tahukah kita, rezeki kadang dari arah tak terduga ? Betapa banyak amal-amal shaleh yang ternyata berpengaruh kuat terhadap lapang sempitnya rezeki seseorang ? Istighfar, misalnya, Al Qurthubi berpendapat, "Rezeki berlimpah, kehidupan yang tenang dan selamat dari azab, adalah buah istighfar."
Namun, bukan berarti kita diharuskan bersikap fatalis, hanya beramal shaleh, tanpa ada ikhtiar untuk meraih rezeki. Atau meniatkan amal shaleh semata untuk mencari kelapangan rezeki. Kedua sikap sama-sama keliru. Alih-alih mendapatkan kelapangan rezeki, amal shaleh yang kita lakukan sama sekali tak berpahala - malah berdosa - karena niat yang salah kaprah. Rezeki merupakan persoalan yang umum dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan akan rezeki menuntut orang untuk menggali dan terus mencari tahu dimanakah sumber rezeki dan berusaha membuka pintu-pintu yang menutupi aliran rezeki tersebut. Namun sayang, seringkali dalam membuka pintu-pintu tersebut banyak yang terjerumus ke dalam hal-hal yang diharamkan Alloh atau praktik menghalalkan segala cara. Dalam Al Qur'an dan As-Sunnah banyak sekali solusi mengenai masalah rezeki. Di samping berdoa dan berusaha maksimal, ada bentuk-bentuk ibadah yang jika dilaksanakan dengan ikhlas dan benar akan membawa efek insya Alloh lancarnya rezeki. Rezeki sendiri secara umum dibagi menjadi dua macam. Rezeki lahir, yaitu sesuatu yang tampak, yang digunakan untuk kebutuhan fisik, seperti makanan pokok dan barang-barang berharga, dan Rezeki batin yaitu rezeki yang bermanfaat untuk kebutuhan hati dan jiwa, seperti ilmu pengetahuan. Lantas, hal apa saja yang perlu kita lakukan untuk membuka pintu rezeki tersebut ? Antara lain, istighfar (taubat), iman dan takwa, yakin, istiqomah, tawakal, sabar, ridha, bersyukur dan masih banyak yang lainnya. Kesemua hal tersebut dijelaskan dan diuraikan tentunya dengan berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah. Seperti surah Ath-Thalaq ayat 2-3 yang artinya '"... Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya ..." Dan Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah, dari Abu Umamah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : "Tiga orang akan dijamin oleh Allah , jika ia hidup, Allah akan mencukupkan kebutuhan dan rezekinya, dan jika meninggal, Dia akan memasukkan ke dalam surga. Pertama, orang yang memasuki rumahnya, lalu mengucapkan salam, maka ia berada dalam jaminan Allah. Kedua, orang yang pergi menuju masjid, ia berada dalam jaminan Allah. Dan ketiga, orang yang berjuang dijalan Allah, ia berada dalam jaminan Allah." - dinukil dari buku Rahasia Lapang Rezeki, Bagaimana merevolusi rezeki Anda dengan amal shaleh. Sebuah terjemahan dari karangan asli Mahmud Al Mishri yang berjudul Asbabu Ar-Rizki yang diterbitkan oleh AQWAM, Solo.

