ANGGOTA FPKS MINTA FPI DIBINA, BUKAN DIBUBARKAN
JAKARTA - Anggota Komisi Agama DPR DH Al Yusni minta pemerintah tidak sembarangan membubarkan FPI. Al Yusni menilai pembubaran itu bukan solusi, tapi makin merunyamkan suasana. "Pada dasarnya saya tidak setuju kekerasan atas nama apapun. Hanya saja jangan sampai kebijakan yang nanti dikeluarkan pemerintah akan makin memanas-manasi suasana," ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima okezone, Selasa (3/6/2008). Lebih lanjut politisi PKS itu melihat bahwa tugas pemerintah sekarang bukan membubarkan ormas terkait. Tapi yang lebih penting bagaimana peran pemerintah selama ini dalam pembinaan ormas-ormas Islam yang sudah ada. "Kekerasan Minggu lalu bukti nyata bahwa pemerintah gagal dalam membina ormas-ormas Islam agar mereka lebih beradab, santun, dan berpikir logis. Saya melihat Depag yang paling bertanggung jawab, terutama Bimas Islam," terang dia. Al Yusni juga mempertanyakan anggaran APBN 2008 Ditjen Bimas Islam yang berjumlah lebih dari Rp145 miliar. "Saya belum melihat peran Bimas Islam dalam memberikan bimbingan agama atas rakyat, padahal anggarannya cukup besar sekitar Rp145 miliar," pungkas dia. (jri) www.okezone.com

