Heboh Gereja Mau Dijadikan Masjid

Minggu, 15 Juni 2008

Banyaknya gereja yang sepi pengunjung membuat pejabat Antwerpen,
Belgia mengusulkan mengalih-fungsikan menjadi masjid. Tapi
masyarakat heboh

Hidayatullah.com -- Heboh terhaji di Belgia. Tepatnya di
Antwerpen. Sebagian masyarakat melakukan protes terhadap rencana
usulan mengubah gereja-gereja yang jarang dipakai menjadi masjid.

Seorang pejabat senior kota Antwerpen menilai terlalu banyak
gereja yang kurang pengunjung, sehingga ia mengusulkan untuk
mengubahnya menjadi masjid supaya bisa dimanfaatkan oleh umat
Islam.

Philip Heylen, wakil walikota itu, ingin 'mendobrak tabu' tentang
masa depan gereja-gereja di kota itu yang parokinya sudah semakin
tua dan berkurang jumlahnya.

""Masalah ini makin mencuat ke permukaan tapi masih mustahil
untuk didebatkan," kata Philip Heylen seraya mengangkat bahu.

"Saya kira selalu lebih baik menggunakan gereja-gereja itu
sebagai tempat yang bernilai spiritual, karena itulah tujuan
gereja itu dulu dibangun. Tapi muncul pertanyaan lagi: Adakah
minat agama lain untuk menggunakannya? Jadi, kami
bertanggungjawab dalam hal ini. Ada masyarakat Islam yang
mengatakan mereka berminat. Karena sekarang banyak masjid di
Antwerpen yang terbuat dari bekas bengkel kecil dan rumah kecil.
Ini akan bermanfaat," lanjut Philip Heylen.

Sayangnya, usulan Philip  tak mudah dilakukan. Kalangan Kristen
protes usulan ini. Uskup Antwerpen mengatakan, masalah ada di
tangannya dan ia jengkel karena tidak diajak musyawarah.

Sementara itu kalangan pastor di Antwerpen berpendapat, gereja
mereka memegang peranan penting meskipun kurang banyak menarik
umat. "Ini tidak masuk akal," kata Pater Jan yang mengelola
gereja Sint-Willibrordus, sebuah bangunan neo Gothic di tengah
perkampungan migran. Ia mengakui memang ruang gerejanya 'jauh
lebih kosong ketimbang lima puluh tahun lalu' tapi ia menampik
tuduhan yang mengatakan jumlah pengunjung gereja lama kelamaan
akan habis.

"Gereja memang hanya dikunjungi orang tua, tapi juga makin banyak
orang muda mendatangi gereja. Banyak umat Kristen negara lain
suka berkunjung ke gereja. Mereka antara lain dari Polandia, Sri
Lanka dan orang-orang dari negara lain di seluruh dunia yang juga
bergabung dan berpartisipasi dengan jemaat kami. Dan kemungkinan
baru untuk bekerja dengan orang muda. Memang gereja sekarang
berbeda dengan gereja sekitar 50 tahun lalu, yang dikunjungi
secara massal. Tidak usah juga begitu. Tapi gereja sekarang tetap
penting, karena bekerjasama dengat jemaatnya berbakti kepada
masyarakat," begitu alasan Pater Jan.

Sebagian berpendapat lain. Seorang warga yang tinggal di seberang
gereja berkata, dibanding dijadikan masjid, dia justru memilih
sebagai tempat olah raga.  "Tidak banyak tempat untuk berolah
raga. Mereka bisa mengubahnya menjadi tempat olah raga. Kalau
masjid, sudah terlalu banyak masjid. Tidak perlu dibangun masjid
baru lagi," ujarnya.

Di kota Antwerp sendiri sampai detik ini sudah ada sekitar 36
buah masjid. Hanya saja bangunan-bangunannya sudah tua dan sudah
sangat sempit. [rnwl/cha/www.hidayatullah.com]

        -- A. Yahya Sjarifuddin


------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, 
Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia 
berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya Ya Allah, 
ampunilah ia.  Ya Allah sayangilah ia (Shahih Muslim no. 469) 

Kirim email ke