Kayu Putih, Nyamuk pun tak Tahan
http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/25/22071642/kayu.putih.nyamuk.pun.tak.tahan
Rabu, 25 Juni 2008 | 22:07 WIB
KAYU PUTIH sudah sejak zaman nenek moyang kita dimanfaatkan untuk
mengatasi aneka gangguan kesehatan. Pemanfaatan itu tentu jauh sebelum
dikenal teknologi massal untuk mengeksplorasi kandungan minyaknya.

Daun kayu putih misalnya, sejak dulu dimanfaatkan untuk mengurangi
rasa sakit maupun bengkak akibat gigitan serangga. Daunnya yang telah
dijadikan ekstrak atau dikeringkan biasa dimanfaatkan untuk ramuan
penambah stamina.

Pengusir Nyamuk
Fadli, seorang warga di bilangan Cinere, Jakarta, sengaja menanam kayu
putih sebagai pengusir nyamuk di halaman samping rumahnya."Selain
ditanam di halaman rumah, saya juga biasa meletakkan di ruangan, dalam
pot. Ruangan jadi bebas nyamuk," ujarnya.

Aroma tanaman inilah yang membuat nyamuk atau serangga tak ingin
berada di dekatnya.
Daun kayu putih juga dapat diborehkan langsung ke kulit agar nyamuk
tidak sudi hinggap. Cukup dengan meremas-remas atau menumbuk daunnya,
lalu membalurkannya ke kulit.

Jika ingin menggunakan tanaman kayu putih secara utuh sebagai pengusir
nyamuk, cukup letakkan di dalam ruangan. Supaya efektif daya halaunya,
Fadli mencontohkan perbandingan ruangan dengan tanaman, yakni untuk
ruangan 2 kali 3 meter cukup diisi satu tanaman kayu putih setinggi
satu meter."Jika lebih luas ruangannya, tentu tanamannya harus lebih
banyak," katanya.

Tanaman bernama Latin Melaleuca leucadendra L. ini secara turun
temurun dikenal dalam pengobatan tradisonal, seperti untuk mengatasi
batuk rejan. Sukarsih mengaku pernah memiliki pengalaman batuk rejan
atau orang biasa menyebutnya batuk seratus hari.

"Orangtua saya sudah membawa ke dokter untuk berobat, tetapi hasilnya
belum ada. Suatu hari ketika berkunjung ke tempat saudara, saya
disarankan minum ramuan kencur dan minyak kayu putih," kenangnya.

Cara penggunaannya adalah, dua rimpang kencur ukuran sedang diparut
untuk diambil airnya. Campur dengan air hangat secukupnya dan
tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih.
Ramuan ini diminum setiap pagi dan malam menjelang tidur. "Hasilnya,
sewaktu malam tiba, batuknya sudah jauh berkurang," tuturnya.

Setelah seminggu minum ramuan itu, ia sembuh dari batuk rejan. "Saat
ini pengobatan tersebut juga saya terapkan kepada anak-anak, hasilnya
tidak mengmengecewakan. Yang pasti lebih murah daripada harus bolak
balik ke dokter," ungkapnya.

Sulingan Daun
Perkembangan teknologi penyulingan telah menggeser penggunaan kayu
putih secara utuh. Kandungan utama tanaman ini adalah minyak atsiri,
yang dapat diolah setelah melalui proses penyulingan.
Tak heran, dalam setahun produknya mencapai ribuan liter untuk beragam
keperluan rumah tangga maupun industri, dari mulai minyak gosok, bahan
campuran sabun, parfum, hingga obat.
Kayu putih memang termasuk komoditi yang bernilai ekonomis tinggi.
Secara umum sumber sulingan minyak kayu putih berasal dari daunnya,
dan biasa dinamakan minyak kayu putih (cajeput oil).

Karena dapat meredakan beragam keluhan, orang menyebut kayu putih
sebagai si multiguna. Perhatikan saja, minyaknya biasa dimanfaatkan
dari mulai obat gosok untuk mengurangi pembengkakan maupun rasa gatal
karena gigitan serangga, sakit gigi, sakit kepala, pegal-pegal, otot
kram, perut kembung, luka memar, hingga untuk campuran obat batuk.

Sejumlah penelitian juga membuktikan, tanaman ini berkhasiat
diaforetik (peluruh keringat), analgesik (pereda nyeri), desinfektan
(pembunuh kuman), ekspektoran (peluruh dahak), dan antispasmodik
(pereda nyeri perut).

Tunggal Atau Campuran
Daun kayu putih bisa dimanfaatkan sebagai campuran aneka ramuan. Anda
juga bisa menggunakan produk minyak kayu putih yang mudah dijumpai di
pasaran, atau dicampur bahan lain.
Berikut contoh penggunaan kayu putih untuk beragam keluhan:
Obat luka
- Lumatkan beberapa lembar daun kayu putih segar. Borehkan ke bagian
kulit yang luka karena sengatan atau gigitan serangga untuk mengurangi
rasa sakit dan bengkak.
- Segenggam daun kayu putih segar direbus dengan air secukupnya.
Bersihkan luka sebelum dicuci dengan air rebusan daun kayu putih.
Jangan gunakan air rebusan ini untuk luka lama, agar tidak terjadi
infeksi.
Obat batuk
Cuci bersih dua rimpang kencur, parut, lalu peras untuk diambil
airnya. Tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih. Tambahkan sedikit
air hangat dan satu sendok teh madu, kemudian diminum.
Pereda nyeri
Gunakan minyak kayu putih yang dijual di pasaran. Oleskan ke bagian
tubuh yang nyeri atau sebagai minyak pijat untuk meredakan perut
kembung, sakit kepala, dan masuk angin.
Pengusir nyamuk
- Letakkan tanaman kayu putih di ruangan atau oleskan minyak kayu
putih ke lengan dan kaki agar nyamuk tidak mengganggu. Hindari
penggunaan minyak sebelum mandi karena justru bisa menyebabkan rasa
tidak nyaman.
- Jika Anda menggunakan minyak esensial kayu putih, uapkan dengan
tungku yang akan menebarkan aromanya ke seluruh ruangan. Pastikan
proses pembakaran dengan tungku ini berlangsung baik, sehingga tidak
menimbulkan sesak napas.


Lalang Ken Handita

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, 
Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia 
berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya Ya Allah, 
ampunilah ia.  Ya Allah sayangilah ia (Shahih Muslim no. 469) 

Kirim email ke