Menyongsong Tanda-Tanda Besar Kiamat

     27 Jul 08 18:46 WIB


     www.eramuslim.com


     Oleh Ihsan Tandjung


     Karena Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam merupakan Nabi
     terakhir, maka ia sering dijuluki sebagai Nabi Akhir Zaman. Dan
     ummatnya dijuluki sebagai Ummat Akir Zaman. Kita merupakan ummat yang
     bakal menyongsong kedatangan hari Kiamat. Suka maupun tidak suka
     begitulah faktanya.


     Ummat Muhamad shollallahu ’alaih wa sallam sama dengan ummat Nabi-nabi
     terdahulu. Yakni terbelah menjadi dua kelompok besar. Kelompok pertama
     mendapat hidayah dari Allah subhaanahu wa ta’aala sehingga menjadi
     orang-orang beriman. Dan kelompok kedua mengingkari ajakan dan ajaran
     para Nabiyullah ’alaihimus-salaam. Mereka tersesat dalam hidupnya di
     dunia.


     وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ 
وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
     فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ


     “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk
     menyerukan), "Sembahlah Allah ta’aala (saja), dan jauhilah Thaghut
     itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk
     oleh Allah ta’aala dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah
     pasti kesesatan baginya.” (QS An-Nahl ayat 36)


     Ummat Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam yang beriman kepadanya
     dijuluki Ummat Islam. Walaupun ummat Islam merupakan bagian dari ummat
     Akhir Zaman, namun mereka dijamin tidak bakal mengalami hari Kiamat.
     Allah ta’aala tidak membiarkan seorangpun muslim-mu’min masih hidup
     saat hari Kiamat terjadi. Pada hari tersebut hanya orang-orang yang
     tidak memiliki iman-lah yang dibiarkan tersiksa mengalami hari dahsyat
     Kiamat. Pada saat sudah dekat sekali kiamat akan terjadi, Allah
     ta’aala cabut nyawa setiap orang beriman di muka bumi melalui suatu
     angin yang amat lembut.


     إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ رِيحًا مِنْ الْيَمَنِ أَلْيَنَ مِنْ الْحَرِيرِ 
فَلَا تَدَعُ أَحَدًا فِي قَلْبِهِ قَالَ أَبُو
     عَلْقَمَةَ مِثْقَالُ حَبَّةٍ و قَالَ عَبْدُ الْعَزِيزِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ 
مِنْ إِيمَانٍ إِلَّا قَبَضَتْهُ


     ”Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’aala akan mengutus suatu angin
     yang lebih lembut dari sutera dari arah Yaman. Maka tidak seorangpun
     (karena angin tersebut) yang akan disisakan dari orang-orang yang
     masih ada iman walau seberat biji dzarrah kecuali akan dicabut
     ruhnya.” (HR Muslim 1098)


     Ummat Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam yang bakal mengalami
     dahsyatnya hari Kiamat hanyalah mereka yang tidak beriman. Mereka akan
     tampil menjadi kumpulan orang yang paling jahat saat kehancuran total
     dunia berlangsung.


     عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ 
السَّاعَةُ إِلَّا عَلَى شِرَارِ النَّاسِ


     Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Kiamat tidak akan
     berlangsung kecuali menimpa atas orang-orang yang paling jahat.” (HR
     Muslim 5243)


     Secara garis besar tanda-tanda Kiamat terbagi dua. Ada tanda-tanda
     kecil Kiamat dan ada tanda-tanda besar Kiamat. Tanda-tanda kecil
     Kiamat jumlahnya sangat banyak. Tanda kecil paling pertama adalah
     diutusnya Nabi Muhamad shollallahu ’alaih wa sallam. Semenjak saat itu
     ummat Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah menyaksikan banyak
     sekali tanda-tanda kecil Kiamat dari abad ke abad.


     Kondisi dunia dewasa ini sudah berada di ambang menjelang munculnya
     tanda-tanda besar Kiamat. Sebab hampir seluruh tanda-tanda kecil
     Kiamat yang Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam prediksikan
     sudah pada bermunculan di zaman ini. Di antaranya adalah:


     1. Perceraian banyak terjadi


     2. Banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba)


     3. Banyak mushaf diberi hiasan (ornamen)


     4. Masjid-masjid dibangun megah


     5. Berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak


     6. Berbagai peralatan musik dimainkan


     7. Berbagai jenis khamr diminum manusia


     8. Perzinaan merebak


     9. Para pengkhianat dipercaya menjadi pemimpin


     10. Orang yang amanah dianggap pengkhianat


     11. Banyak buku diterbitkan


     12. Muncul banyak pasar berdekatan satu sama lain


     13. Penumpahan darah dianggap perkara ringan


     14. Merebaknya fenomena makan riba


     Sebagian ulama berpendapat bahwa tanda-tanda besar Kiamat ada sepuluh.
     Tanda besar yang paling pertama adalah munculnya seorang lelaki di
     akhir zaman yang bakal menjadi pemimpin ummat. Ia akan mengeluarkan
     ummat dari kondisi dunia yang penuh kesewenang-wenangan dan kezaliman
     menjadi penuh keadilan dan perdamaian. Atau dengan kata lain ia bakal
     mengalihkan kita dari babak mulkan jabriyyan (kepemimpinan para
     penguasa yang memaksakan kehendak) menuju babak khilafatun ’ala minhaj
     an-Nubuwwah (kekhalifahan yang mengikuti pola kenabian).


     Dialah sosok Imam Mahdi. Seorang lelaki yang namanya mirip dengan nama
     Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dan nama ayahnya mirip nama ayah
     Nabi shollallahu ’alaih wa sallam. Kurang lebih ia bernama Muhammad
     bin Abdullah rahimahullah.


     لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ 
الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ
     فِيهِ رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ 
اسْمُ أَبِي
     يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا


     “Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah ta’aala akan panjangkan
     hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku
     namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan
     penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya
     dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.”(HR Abu Dawud 9435

Kirim email ke