Assalamualaikum Wr Wb,

Semoga bermanfaat.

Brisbane ( Berita ) :  Tidak sedikit Muslim Indonesia memperlakukan Al
Qur'an lebih rendah dari buku pelajaran sekolah padahal kitab suci itu
merupakan pedoman yang menginspirasi Muslim mencapai sukses hidup di dunia
dan akhirat. Bahkan Nabi Muhammad SAW berhasil mengubah masyarakatnya dengan
Al Qur'an.

Pandangan itu disampaikan Penyusun Buku "Inspiring Qur'an" dan Pendiri
Asosiasi Trainer Muslim Indonesia, Heru Sriwidodo Sari, di depan puluhan
peserta pelatihan "Memetakan Hidup dan Meraih Sukses Hidup dengan Al
Fatihah" Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Minggu
[07/09].  "(Umat) Islam 'mundur' karena meninggalkan Al Qur'an," katanya.

Menurut Heru, keberhasilan umat Islam di masa lampau membentuk dan menguasai
peradaban dunia selama 700 tahun sebelum bangsa-bangsa Barat maju adalah
karena mereka berpegang teguh pada Al Qur'an.

 Namun umat Islam kemudian mengalami kemunduran setelah mereka meninggalkan
Al Qur'an.

Umat Islam harus mampu mengembalikan dan mewariskan peradaban yang membangun
seperti yang telah diraih Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya di masa
lalu dengan menjadikan Al Qur'an basis inspirasi sukses hidup mereka di
dunia dan akhirat, katanya.

Penulis buku "Total Manajemen Berbasis Al Fatihah Merain Sukses
Berkelanjutan" (2007) dan "Mapping Strategi Sukses Hakiki" (2006) itu lebih
lanjut mengatakan, tujuh ayat dalam Surat Al-Fatihah yang dibaca dalam
setiap shalat justru mengandung rumus tujuh langkah pembuka sukses hidup
hakiki seorang Muslim.

Heru menjelaskan secara panjang lebar tentang makna tiap ayat dalam Surat Al
Fatihah tersebut dalam konteks menggapai sukses hidup Muslim di dunia dan
akhirat.

Ke-tujuh kekuatan nilai yang terkandung dalam Al Fatihah itu dapat
dirumuskan ke dalam apa yang disebut Heru sebagai "kekuatan visi, potensi,
peluang, motivasi, misi, strategi, dan gerak". Ke-tujuh kekuatan itu harus
dilakukan secara sinergis dan utuh sehingga Muslim yang melakukannya menjadi
pribadi gemilang, katanya.

"Untuk bisa sukses, Anda harus berubah … Selama kita meletakkan visi yang
luar biasa, kita akan termotivasi untuk menggapai cita-cita," katanya.

Bagi Muslim, awal dari perubahan diri mereka akan muncul dari "membaca"
sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Al Qur'an surat 96 ayat 1 - 5.

Dampak dari kegiatan membaca itu terhadap diri setiap Muslim adalah
timbulnya kesadaran, tercapainya visi, dan tunduk kepada Tuhannya, kata
Heru.
Program pelatihan itu merupakan bagian dari kegiatan IISB mengisi bulan suci
Ramadhan. Dua kegiatan lainnya adalah buka puasa bersama bagi Muslim
Indonesia dan mancanegara setiap Sabtu, serta taman pendidikan Al Quran bagi
anak-anak dan remaja Muslim Indonesia.( ant )

Sumber;
http://beritasore.com/2008/09/08/umat-islam-%E2%80%99mundur%E2%80%99-meninggalkan-al-qur%E2%80%99an/

Wassalam,
Hanafi

Kirim email ke