Obama Tunjuk Bekas Tentara Israel Sebagai Kepala Staff Gedung Putih
Jumat, 07 Nov 2008 10:07 WIB

Presiden terpilih Barack Obama makin nyata menunjukkan
keperbihakannya pada kaum Yahudi dan Israel.  Berita terbaru
menyebutkan bahwa Rahm Emanuel menerima tawaran Obama untuk
menjadi Kepala Staff Gedung Putih.

Beberapa jam setelah dinyatakan menang dalam pemilu presiden AS
kemarin, Obama menawarkan jabatan Kepala Staff Gedung Putih pada
rekannya, sesama anggota Kongres dari negara bagian Illinois,
Rahm Emanuel. Yang perlu dicatat, Emanuel dulu pernah berdinas di
kemiliteran Israel.

Sumber-sumber di Partai Demokrat mengatakan, Emanuel kemungkinan
besar menerima tawaran tersebut dan ia akan menjadi orang paling
penting dalam lingkaran baru pemerintahan Obama. Ia berhasil
menjadi orang dekat Obama lewat sahabat karibnya, David Axerold
yang juga konsultan politik Emanuel. Sebelum masuk ke lingkaran
Obama, Emanuel menjadi penasehat politik Bill Clinton, saat
menjabat sebagai presiden AS.

Radio dan media massa Israel dalam laporannya menyebutkan bahwa
Emanuel yang lahir di daerah pendudukan Yerusalem, pernah
bertugas di kemiliteran Israel sebagai relawan dan pernah
ditempatkan di wilayah utara Israel saat Perang Teluk 1991. Ayah
Emanuel adalah bekas tentara Irgun, tentara bawah tanah bagian
dari gerakan kelompok Yahudi ultra-nasionalis yang melakukan
perlawanan terhadap pasukan Inggris dan mengusir orang-orang
Palestina menjelang terbentuknya negara ilegal Israel pada tahun
1948.

Ketika menjadi penasehat di pemerintahan Clinton, Emanuel dikenal
sebagai ahli strategi dan dipandang sebagai salah satu arsitek
kebijakan-kebijakan kontroversial AS.

"Saya adalah orang yang dikenal temperamental, pendendam, suka
bicara keji dan kejam. Dan itulah yang selalu dikatakan ibu saya
yang suka membual tentang diri saya," kata Emanuel dalam
kesempatan makan malam bersama dengan para wartawan setahun lalu.

Israel tentu saja senang mendengar kabar Obama akan menunjuk
Emanuel sebagi kepala staff Gedung Putih-nya. Surat kabar Israel
Maariv dalam headlinenya bahkan menyebut Emanuel sebagai "Orang
kami (Israel) di Gedung Putih."

"Jelas dia akan memberikan pengaruh yang besar pada presiden agar
lebih pro-Israel," kata ayah Emanuel pada surat kabar Maariv.

Sementara situs Israel Ynet menulis, "Emanuel adalah seorang
pro-Israel dan tidak akan mau menerima tawaran jabatan itu
kecuali dia yakin bahwa presien terpilih Obama juga pro-Israel."
(ln/aby)

        -- A. Yahya Sjarifuddin


http://www.eramuslim.com/berita/dunia/obama-tunjuk-bekas-tentara-israel-sebagai-kepala-staff-gedung-putih.htm

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, 
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke