Asslmkm.Wr.Wb. Semalam Hanung Bramantyo, sang sutradara, muncul di Trans-7 sama Tukul. Kiranya, kalau boleh saya komentar, persepsi saya mungkin sama seperti pada film Ayat-ayat Cinta. Mungkin di novelnya bagus tapi setelah lihat artisnya ternyata ada yang merokok (padahal cewek), trus di kesehariannya ternyata ada yang tidak berjilbab dsb. dsb.
Lebih arif barangkali membuat latarnya dengan suatu budaya yang umum saja kali ya? Enakan nonton Teropong-nya Elshinta TV deh ..... tradisi tangkap ikan rame-rame pake janur .... keindahan pantai pulau-pulau di Sangir Talaud dsb.dsb. Wass / Jaerony.- ***************************** Jumat, 06/02/2009 10:44 WIB Imam Besar Istiqlal Serukan Boikot Film Perempuan Berkalung Sorban Reza Yunanto - detikNews Jakarta - Film Perempuan Berkalung Sorban menuai kontroversi. Film ini dinilai telah menyakiti umat Islam dan kalangan pesantren. Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Mustafa Yaqub menyerukan agar film besutan sutradara Hanung Bramantyo ini diboikot. "Saya malah menganjurkan tidak usah nonton aja. Selesai. Karena memang film ini akan dapat menimbulkan salah paham terhadap Islam dan terhadap pesantren," kata Ali Mustafa Yaqub kepada detikcom. Perempuan Berkalung Sorban menceritakan perlawanan Anissa, seorang santriwati terhadap pengekangan perempuan di pesantren. Dalam film itu, Annisa berkata Islam tidak adil terhadap perempuan. Film menampilkan diskriminasi terhadap perempuan yang dilakukan ulama dengan dalih agama, seperti perempuan tidak boleh jadi pemimpin, perempuan tidak perlu berpendapat dan perempuan tidak boleh keluar rumah tanpa disertai muhrimnya. Bagi Ali Mustafa Yakub yang juga menjadi Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada dua hal yang menyakitkan umat Islam dalam film itu. Pertama, pencitraan Islam yang sangat buruk. Seolah-olah Islam mengajarkan yang tidak sesuai perkembangan zaman, misalnya, seorang perempuan tidak boleh keluar rumah untuk belajar dan sebagainya sesuai dengan mahromnya dan sebagainya itu. Kedua, penggambaran salah tentang pesantren. "Pencitraan tentang pesantren sangat disayangkan sekali, bahkan saya berani mengatakan itu bukan hanya merusak citra saja tapi memfitnah itu," kata pemimpin Pondok Pesantren Daarus Sunna tersebut. Tidak hanya memboikot, Ali Mustafa juga meminta film yang diangkat dari novel karya Abidah El Khaleiqy itu ditarik sementara dari peredaran untuk diperbaiki. http://www.detiknews.com/read/2009/02/06/104409/1080474/10/imam-besar-istiqlal-serukan-boikot-film-perempuan-berkalung-sorban Original Message : PRAsetyo, BUdhi

