Diantara salah satu yang membedakan kita dengan agama lainnya,
sedemikian diaturnya oleh Islam.
Semoga ada sedikit-sedikit kebiasaan buruk yang mulai bisa kita
tinggalkan, agar kita menjadi orang yang lebih baik dan lebih baik
lagi. Amin.
-- A. Yahya Sjarifuddin.
From: "Adnan" <[email protected]>
Date: February 12, 2009 10:45:13 AM GMT+07:00
Bismillah, Dosa Yang Dianggap Biasa : Kencing Tidak Cebok
Islam datang dengan membawa peraturan yang semuanya demi kemaslahatan
umat manusia. Di antaranya soal menghilangkan najis. Islam
mensyariatkan agar umatnya melakukan istinja’ (cebok dengan air) dan
istijmar (membersihkan kotoran dengan batu) lalu menerangkan cara
melakukannya sehingga tercapai kebersihan yang dimaksud.
Sebagian orang menganggap enteng masalah menghilangkan najis.
Akibatnya badan dan bajunya masih kotor. Dengan begitu, shalatnya
menjadi tidak sah. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengabarkan
bahwa perbuatan tersebut salah satu sebab dari pada azab kubur.
Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu berkata : “Suatu kali Rasulullah
Shallallahu’alaihi wasallam melewati kebun di antara kebun-kebun di
Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar suara dua orang yang sedang
disiksa di dalam kuburnya. Lalu Nabi Shallallahu’alaihi wasallam
bersabda :
“keduanya diazab, tetapi tidak karena masalah besar (dalam anggapan
keduanya) lalu bersabda benar (dalam riwayat lain sesungguhnya ia
masalah besar) salah satunya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi
diri dari percikan kencingnya dan yang satu lagi suka mengadu domba”
(HR Bukhari, Fathul Bari : 1/317).
Bahkan Nabi Shallallahu’alaihi wasallam mengabarkan :
“Kebanyakan azab kubur disebabkan oleh buang air kecil” (HR Ahmad :
2/236, Shahihul Jami’ : 1213).
Termasuk tidak cebok setelah buang air kecil adalah orang yang
menyudahi hajatnya dengan tergesa-gesa sebelum kencingnya habis, atau
sengaja kencing dalam posisi tertentu atau di suatu tempat yang
menjadikan percikan air kencing itu mengenainya, atau sengaja
meninggalkan istinja’ dan istijmar tidak teliti dalam melakukannya.
Saat ini, banyak umat Islam yang menyerupai orang-orang kafir dalam
masalah kencing. Beberapa kamar kecil hanya dilengkapi dengan bejana
air kencing permanen yang menempel di tembok dalam ruangan terbuka.
Setiap yang kencing dengan tanpa malu berdiri dengan disaksikan orang
yang lalu lalang keluar masuk kamar mandi. Selesai kencing ia
mengangkat pakainnya dan mengenakannya dalam keadaan najis.
Orang tersebut telah melakukan dua perkara yang diharamkan. pertama
ia tidak menjaga auratnya dari penglihatan manusia dan kedua, ia tidak
cebok dan membersihkan diri dari kencingnya.
--
Achmad Y. Sjarifuddin.
E-mail: abu [at] lathiifa.com
Website: http://www.lathiifa.com
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)