ZAITUN
"... Dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, yaitu minyak zaitun... "
(QS.24:35)
Pohon zaitun atau olive dalam bahasa Inggris, sejenis pohon hijau di kawasan 
separuh tropika, terkenal tumbuh di hampir seluruh Mediterranean terutama 
kawasan kering. Berbatang menggerutu hijau kelabu, dengan ketinggian 7-12 
meter. Daunnya halus meruncing berwarna hijau kelabu dan sedikit keras. 
Berbunga halus keputihan, buah yang dihasilkan berwarna hijau kekuningan 
berbiji ungu seperti batu.

Sejenis tanaman ladang, buahnya dipungut dengan hanya menggoncang pohonnya. 
Adayang digunakan untuk membuat minyak atau dimakan begitu saja. Dipercayai 
minyak zaitun adalah minyak masak terbaik, berperisa dan mudah dicerna. Perahan 
buah zaitun pada cuaca sejuk mampu menghasilkan 40% hingga 60 % minyak yang 
mengandungi 75% gliserad (glycerides) daripada asid oleic dan selebihnya 
daripada asid linolenik dan palmatik. Di bawah suhu tinggi, minyak yang 
dihasilkan lebih rendah mutunya dan terdedah kepada asid lemak bebas. Penyakit 
jantung koroner CVD (Cardio Vascular Disease), adalah salah satu penyakit yang 
menjadi penyebab kematian ke-2 terbesar di Indonesia. 

Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah, tingginya kadar kolesterol dalam 
darah, khususnya LDL (low density lipoprotein) jenis kolesterol jahat, karena 
menjadi penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah, dan HDL (high density 
lipoprotein) yang disebut koletserol yang baik, karena besarnya peranan dalam 
meningkatkan daya kekebalan (imunitas) tubuh. Idealnya bila manusia memiliki 
kadar LDL rendah, tinggi kandungan HDL-nya Didalam minyak zaitun (olive oil) 
ternyata mengandung banyak omega-9. 

Dari hasil penelitian yang dilaporkan akhr-akhir ini, khususnya hasil 
penelitian sejak tahun 1992, dan lebih-lebih di tahun 1988, 1999 dan tahun 
2000, menyimpulkan bahwa Omega-9 memiliki daya perlindungan tubuh yang mampu 
menurunkan LDL, dan meningkatkan HDL yang lebih besar dibandingkan Omega-3 dan 
Omega-6. Tetapi laporan hasil penelitian yang baru juga menyatakan bahwa 
Omega-6 memiliki segi negatif karena berkaitan dengan meningkatan senyawa 
eicosanoids yang menstimulir pertumbuhan tumor pada binatang percobaan.

Indahnya adalah bahwa Omega-3 dan Omega-9 justru memiliki potensi untuk 
memblokir produk senyawa eicosanoids yang berbahaya tersebut. Masyarakat yang 
hidup di kawasan Mediteranian, jarang ditemukan kasus penyakit jantung koroner 
CVD (Cardio Vascular Disease). Hal ini mungkin karena tingginya konsumsi 
Omega-9 dan Omega-3 yang terkandung dalam minyak zaitun. Sedang di 
Amerika-Eropa konsumsi lemaknya memiliki rasio 10 : 1 (Omega-6 : Omega:3) yang 
kini dianggap tidak sehat. 

Minyak zaitun juga digunakan untuk membersih kulit peka di samping melindungi 
kulit daripada kering dan tua sebelum waktu, karena ia berkhasiat melembabkan 
dan memulihkan. Sebab itu ia sering digunakan untuk menghasilkan pelembab, krim 
tangan dan antikeriput. Ia boleh digunakan langsung tanpa pewangi atau setelah 
diproses menjadi bahan kecantikan seperti krim, syampo, buih dan minyak mandi. 
Dipastikan losyen dan krim terbaik yang dihasilkan dari minyak asli khusus 
untuk kulit kering selalu mengandung minyak zaitun atau bijan. 

Dari segi pengobatan, minyak zaitun dijadikan pelarut obat yang dilarutkan di 
dalam minyak seperti untuk mengobati perut memulas, mengeluarkan batu karang 
halus atau dijadikan salep. Tergolong antara buah-buahan terkenal, zaitun enak 
dimakan sebelum masak atau masih hijau, dibuat jeruk ataupun apabila masak dan 
berwarna hitam. Kayunya yang keras turut digunakan sebagai bahan ukiran.

Kirim email ke