Pak Agus , makasih artikelnya. Berarti itu bukan hadist....ya......tapi
hanya advise dari dokter ya....

  Riyadhus Shalihin
-Imam An-Nawawi-
*Bab* 100: Kitab Adab-adab Makanan Mengucapkan Bismillah Pada Permulaan
Makan Dan Alhamdulillah Pada Penghabisannya
 Dari 'Amr bin Abu Salamah radhiallahu 'anhuma, katanya: "Rasulullah صلی
الله عليه وسلم bersabda kepadaku:

"Ucapkanlah Bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu serta makanlah dari
makanan yang ada di dekatmu." (Muttafaq 'alaih)
*Nomor:* 724
*Sumber:* riyadhus-shalihin
  5. Al Maa'idah
75. Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya
telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat
benar, kedua-duanya biasa memakan makanan*[433]*. Perhatikan bagaimana Kami
menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami),
kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan
ayat-ayat Kami itu).

 [433]. Maksudnya ialah: bahwa Isa a.s. dan ibunya adalah manusia, yang
memerlukan apa yang diperlukan manusia, seperti makan, minum dan sebagainya.




Pada 29 Juli 2003 02:02, Agus Rasidi <[email protected]> menulis:

>
> ----- Original Message ----- From: syaikhul muqorrobin
> Sent: Wednesday, March 18, 2009 6:02 PM
>
> Sayangnya lafadz yang seringkali dikatakan sebagai hadits nabi ini
> tidak kita temukan di kitab-kitab hadits yang muktamad, semacam Shahih
> Bukhari, Shahih Muslim, Sunan An-Nasa”i, Sunan Abu Daud, Sunan
> At-Tirmizy, Sunan Ibnu Majah dan lainnya.
> Juga tidak kami dapati di kitab-kitab hadits ahkam semacam Bulughul Maram
> atau Nailul Authar dan sejenisnya.
>
> Sheikh Nawawi Al-Bantani pernah mengatakan bahwa lafadz ini hanyalah hikmah
> dan bukan hadits nabi shallallahu alayhi wasallam.
> Namun keterangan yang lebih rinci kita dapat dari seorang ahli
> hadits di negeri ini, yaitu Al-Ustadz Prof. KH. Ali Mustafa Ya”qub, MA.
> Beliau menyebutkan bahwa lafadz itu didapatnya tertulis pada salah satu
> kitab yang disebut dengan Ar-Rahmah fii Ath-Thibb wa Ar-Rahmah karya
> Al-Imam As-Suyuti (wafat 911 H).
>
> Namun alih-alih sebagai hadits nabi, lafadz itu ternyata hanyalah
> merupakan perkataan seorang tabib (dokter) dari Sudan, yang tidak ada
> kaitannya dengan urusan syariah dan agama.
>
> Mungkin sebagai sebuah advis atau nasehat dari seorang dokter,
> esensi nasehat tersebut ada benarnya, namun kalau dikatakan bahwa
> lafadz itu merupakan sabda nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam,
> sungguh sangat
> disayangkan.
> Sebab kita tahu bahwa hal itu merupakan sebuah kebohongan serius
> kepada beliau. Sampai ada hadits yang menyebutkan bahwa orang yang
> sengaja berdusta tentang nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam, maka
> dia harus menyiapkan
> tempat duduknya dari api neraka.
>
> Bukan Hadits Tapi Nasehat Dokter
> Di dalam kisah itu As-Suyuti menuliskan bahwa ada empat orang dokter
> ahli berkumpul di hadapan Kisra raja Persia. Masing-masing berasal dari
> negeri yang berbeda. Yaitu dari Iraq, Romawi, India dan Sudan.
>
> Masing-masing diminta untuk memberikan resep yang paling manjur yang
> tidak memberikan efek samping. Dokter dari Iraq memberi resep berupa
> minum air hangat tiga teguk setiap hari begitu bangun tidur. Resep
> dokter dari Romawi adalah menelan 3 biji rasyad (sejenis sayuran) tiap
> hari. Resep dokter India adalah menelan 3 biji ihlilaj tiap hari. Ihlilaj
> adalah sejenis gandum yang tumbuh di India, Afghanistan dan Cina.
> Giliran dokter dari Sudan, resepnya adalah tidak makan kecuali sudah
> lapar dan berhenti sebelum kenyang.
> Rupanya resep terakhir inilah yang dianggap paling manjur dan juga diakui
> oleh ketiga rekannya.
>
> Dalam mengisahkan cerita tentang nasehat dokter dari Sudan ini,
> Al-Imam As-Suyuthi sama sekali tidak menyebutkan bahwa lafadz ini
> datang dari Rasulullah SAW. Sehingga kalau sampai banyak penceramah
> main kutip lafadz ini sehingga akhirnya seolah menjadi hadits nabi,
> sungguh sangat disayangkan.
>
> Wallahu a”lam bishshawab, wassalamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
>
> Ahmad Sarwat, Lc.
>
> sumber : eramuslim.com
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------
> - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
> - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
>
> Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
> seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
> (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)
>
>

Kirim email ke