Senin, 30 Maret 2009 pukul 23:52:00
Mimpi Besar Itu Firdaus 

Oleh Muhsinin Fauzi


Rasulullah SAW bersabda, ''Jika engkau memohon kepada Allah SWT, memohonlah 
surga Firdaus karena ia adalah surga paling tinggi, atapnya adalah arsy Allah 
yang Maharahman.''Rasulullah SAW juga bersabda, ''Barang siapa yang harapannya, 
tujuannya akhirat, maka dunia datang padanya, sedangkan ia tidak membutuhkan 
lagi.''

Dua hadis ini memberikan pelajaran sangat penting. Pertama tentang mimpi kita 
yang seharusnya melesat melampaui dunia, yaitu surga Firdaus. Kedua tentang 
mimpi yang akan berdampak baik terhadap urusan dunia kita.Dua hadis ini juga 
memiliki alur logika yang sangat kuat dan sering dijadikan rumus motivasi. 
Pertama, motivasi yang sangat tinggi akan memberikan inspirasi dan lebih 
mendobrak.

Potensi kita keluar berlipat-lipat. Persiapan musafir dari Jakarta menuju Bali 
tidak sama dengan pelancong yang tujuannya hanya ke Cirebon, apalagi cuma 
sampai Bekasi.Kedua, untuk menggapai kebebasan finansial, rumusnya adalah 
buatlah uang mengejar kita, bukan sebaliknya. Ketiga, jika kita cermati, para 
pewaris Firdaus adalah mereka yang sangat berkualitas luar dalam. Hanya membuat 
dunia mengejar mereka adalah perkara mudah.

Ada enam kualifikasi pewaris Firdaus di surat Almukminun [23] ayat 1-11. 
Pertama, shalat dengan khusyuk. Untuk khusyuk, kita perlu menyediakan fasilitas 
ibadah yang baik dan mengatur segala urusan kehidupan sehingga tidak mengganggu 
shalat. Kedua, berpaling dari hal yang tidak berguna. Karakter orang sukses 
adalah berorientasi pada manfaat. Potensi waktu, otak, tenaga, dan harta tidak 
untuk sesuatu yang sia-sia.

Ketiga, menunaikan zakat. Firdaus bukan milik orang pelit dan tidak mampu 
berzakat. Para pewaris surga adalah mereka yang pandai mengelola aset sekaligus 
bergairah dalam berzakat. Yang terpenting adalah menjadi orang yang mampu 
berzakat, bukan menjadi orang kaya.

Keempat, menjaga kehormatan dan mampu menahan diri. Kelima, menjaga amanah. 
Dengan konsisten menjaga amanah, setumpuk kepercayaan dan kedudukan penting 
akan datang menghampiri. Keenam, menjaga shalat sehingga terjaga kesalehannya. 
Para pewaris Firdaus adalah orang saleh yang berdaya. Mereka tidak dipermainkan 
dunia yang nista, tapi memainkan dunia sehingga menjadi mulia. Jadi, mimpi 
besar kita hendaklah Firdaus, bukan yang lain.

http://www.republika.co.id/koran/0/40770/Mimpi_Besar_Itu_Firdaus

Kirim email ke