Bagus pak, lanjutkan dan kembangkan, bayangkan usaha bapak akan besar sekali, 
sampe se Indonesia kalo perlu..tapi tidak perlu tergesa2..yang penting arahkan 
ke sana pak..
Rahasia yang paling penting untuk buka usaha sebenarnya cuman satu pak, 
mulailah usaha dengan niat agar kita bermanfaat bagi orang lain..bukan untuk 
cari uang..insya Allah, Allah akan membantu kita pak....
Lana's


--- On Wed, 5/6/09, Agus Rasyidi <[email protected]> wrote:

> From: Agus Rasyidi <[email protected]>
> Subject: [Ar-Royyan-8923] 14 RAHASIA BUKA USAHA
> To: [email protected], [email protected], "MILIS RW 14" 
> <[email protected]>, "MILIS LINTAS BODEBA" <[email protected]>
> Date: Wednesday, May 6, 2009, 11:04 PM
> Beberapa rahasia dibawah ini merupakan ilham mengapa di
> rumah kami sekarang telah berjalan warung, disamping
> sembako, makanan ringan dll, juga didisplay herbal Islam
> seperti Sari Kurma, Madu, Habbatussauda dll. Dan yang tak
> ketinggalan produk dari Bosco (Bonecom), yakni makanan
> olahan dari ikan dan udang. Lambat laun, bukan tidak mungkin
> pekerjaan yang saya geluti di kantor (karyawan swasta) bisa
> saya tinggal dan fokus ke usaha rumahan, termasuk bisnis
> online dgn penawaran produk seperti yang saya jalani selama
> ini, dan alhamdulillah customer yang pernah pesan ada yang
> dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan tidak ketinggalan
> dari Jawa tentunya. Terima kasih saya haturkan atas
> perhatian dari miliser semua selama ini, dan terkadang agak
> terganggu dengan email yang berbau promosi, tetapi yang
> jelas produk yang saya tawarkan memang diperlukan khan,
> bukan semata-mata konsumtif. Ingin silaturahmi dengan saya ?
> Silahkan bisa datang ke rumah, atau via email ke
> [email protected] ( untuk email kantor
> [email protected] terkadang saya terima terkadang tidak
> terima, tidak lolos dari admin IT ).
> Semoga berkenan.
> 
> wassalam / agus rasyidi
> 
> ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
> 
> 
> 14 RAHASIA BUKA USAHA
> 
> Dalam sebuah seminar kewirausahaan terbeber fakta, betapa
> banyak orang ingin berhenti jadi karyawan, dan kemudian
> mulai buka usaha sendiri. Ada yang sudah siap dengan modal
> plus perencanaan yang njlimet. Ada yang baru berbekal dengan
> gagasan semata. Namun ada pula yang punya banyak uang, tapi
> bingung mau diapain. Masih banyak yang blank (bingung). Tak
> tahu bagaimana dan dari mana harus memulai.
> 
> Banyak usahawan sukses karena kelihaian dalam memulai dan
> memperluas usaha. Berikut 14 rahasianya yang umumnya mereka
> pakai. Namun tidak ada jaminan Anda akan berhasil dengan
> cara-cara berikut. Meski begitu, kini Anda punya banyak
> alternatif. Anda pun bisa mencuri inspirasi dari
> masing-masing cara itu.
> 
> 1.Penuhi Kebutuhan Konsumen
> Ini merupakan cara buka usaha yang paling umum. Jika di
> kantor Anda membutuhkan layanan katering, buka usaha
> katering. Jika warga di sekitar rumah anda membutuhkan jasa
> binatu, wartel, warnet, rental komputer, kursus, dll, buka
> usaha sesuai kebutuhan mereka tadi. Kuncinya, kenali
> kebutuhan konsumen. Lalu penuhi dengan harga, kualitas
> produk dan pelayanan yang lebih baik. Usaha berdasarkan
> kebutuhan konsumen yang nyata adalah hal prinsip dari semua
> jenis usaha.
> 
> 2.Jual Keunikan
> Jika Anda lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal
> baru yang berhasil Anda kreasikan. Banyak usaha baru dimulai
> dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan program
> baru. Jika berhasil menciptakan program komputer baru
> misalnya, jangan ragu mematenkan dan menjualnya. Penemuan
> baru --apalagi khas dan unik-- sangat berpeluang menembus
> pasar.
> 
> 3.Duplikasi Usaha Lain
> Bagi mereka yang merasa dirinya kurang kreatif dan
> inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar
> di mana-mana. Bahkan di depan mata. Anda hanya perlu membaca
> peluang, mengukur potensi, dan berani mengambil risiko.
> Misalnya di depan kampus A usaha fotokopi laris. Apa
> salahnya menyainginya di tempat yang sama? Anda cukup
> memfotokopi usaha itu, plus memberi sedikit nilai lebih
> (harga, pelayanan, kecepatan, keramahan). Siaplah bersaing!
> 
> 4.Beri Fasilitas Tambahan
> Mirip cara sebelumnya, namun perlu sedikit sentuhan
> kreatifitas. Misalnya tetangga Anda membuka penyewaan Play
> Station. Anda masih bisa menyainginya dengan tambahan
> fasilitas atau memperluas penawaran (bar, warnet, wartel,
> makanan siap saji, dll) di lokasi yang sama. Hampir setiap
> waktu ada saja jenis usaha yang lagi ngetren. Sedikit
> fasilitas tambahan, Anda pun siap bersaing dengan yang lebih
> dulu ada.
> 
> 5.Jual Ketrampilan
> Jeli mengenali bakat orang? Itu pun awal bisnis yang
> menantang. Banyak orang berbakat yang --jika dikembangkan
> dan diberi tempat-- bisa dijual lebih mahal. Tempat-tempat
> seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, pasar,
> mal-mal, adalah gudangnya orang berbakat. Ambil 2-3
> pemangkas rambut berbakat dari salom-salom kecil. Sewakan
> tempat yang bagus, lengkapi dengan alat, beri brand yang
> khusus, dan suntik dengan sistem pelayanan yang sempurna.
> Anda pun sudah memiliki sebuah usaha pemangkas rambut yang
> eksklusif.
> 
> 6.Jadi Agen
> Mirip dengan sebelumnya, Anda bisa membuka kantor keagenan
> atau biro yang menyediakan jasa atau layanan spesifik.
> Misalnya agen modeling, foto model, penyanyi berbakat, head
> hunter, pengisi acara hiburan, biro jodoh, baby sister, dll.
> Untuk usaha ini, Anda perlu pengalaman dan relasi. Tetapi
> Anda bisa tangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang
> berbakat di dalamnya.
> 
> 7.Jual Barang Second
> Masih sedikit yang peka dengan usaha ini. Barang second
> dengan nilai historis tertentu bisa punya harga tinggi. Anda
> bisa memburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak
> dipakai lagi. Anda bisa menjualnya di tempat lain dan dengan
> harga spesial. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha,
> sampai jenderal yang punya selera berpakaian dan
> beraksesoris mahal di negeri ini. Anda tidak akan kekurangan
> barang.
> 
> 8.Buka Kantor
> Semisal Anda berlatar belakang profesi seperti dokter,
> akuntan, pengacara, notaris, desainer, trainer, ataupun
> konsultan. Jika sekarang masih jadi 'pekerja' di
> perusahaan orang, siap-siaplah merintis buka kantor sendiri.
> Kurang modal dan SDM? Ajak kolega atau teman seprofesi untuk
> patungan modal. Juallah skill dan pengalaman Anda. Jika
> reputasi bagus, relasi banyak, jangan kuatir kekurangan
> klien.
> 
> 9.Jalankan DS/MLM
> Bisnis ini prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi
> alternatif. Direct Selling dan Multi-Level Marketing sering
> disebut personal franchise. Modalnya murah meriah, namun
> sudah didukung produk yang bagus, sistem pemasaran,
> pelatihan, dan jenjang karier. Sebagian perusahaan memberi
> kesempatan member mendirikan perseroan sendiri (authorized
> distributor) atau stockist. Namun waspadalah! Hindari bisnis
> skema piramid atau money game yang berkedok MLM.
> 
> 10.Beli Waralaba
> Yang modalnya lumayan besar, tapi tak mau repot pikirkan
> usaha yang sama sekali baru, beli waralaba (franchise) bisa
> jadi pilihan. Waralaba merupakan jenis usaha yang relatif
> terstandarisasi. Butuh kejelian membaca waralaba mana yang
> bagus. Berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini
> makin banyak pilihan waralaba, yang butuh modal besar atau
> sedang-sedang saja.
> 
> 11.Beli Usaha Prospektif
> Ada pula usaha tertentu punya keunikan dan SDM bagus.
> Prospek ke depannya pun cerah. Sayang untuk berkembang lebih
> jauh, usaha itu tidak punya modal lebih. Jika modal Anda
> cukup besar, dan menurut kalkulasi usaha itu bisa
> dikembangkan lebih pesat lagi, Anda bisa membelinya. Cara
> ini relatif lebih mahal, tetapi lumayan disukai investor
> tulen.
> 
> 12.Beli Usaha Sekarat
> Banyak usaha sekarat, bukan karena tidak ada prospek. Namun
> semata-mata karena manajemennya ambaradul. Jika Anda cukup
> jeli memetakan prospek ke depannya dan cukup pengalaman
> merekayasa ulang usaha, maka inilah peluang menarik. Usaha
> seperti ini bisa Anda beli dengan harga relatif murah.
> Kadang malah seperti harga 'grosir'. Namun ingat,
> biaya pemolesannya harus Anda kontrol.
> 
> 13.Buka Lokasi
> Beberapa usaha cepat sekali berkembang karena faktor
> lokasi. Semisal, ada pembangunan perumahan mewah di daerah
> pinggiran. Jika perumahan itu laku, umumnya perekonomian di
> situ akan cepat berkembang. Fasilitas pendukung akan makin
> banyak dibutuhkan. Nah, layani warga setempat dengan produk
> atau jasa yang sangat mereka butuhkan. Jangan lupa, pilihlah
> lokasi yang paling strategis di sana.
> 
> 14.Usaha Bersama
> Kadang usaha tertentu bisa lebih bagus jika didirikan dan
> dikelola bersama-sama. Semisal Anda kuper, tapi jago masak
> masakan asing. Sementara teman dekat Anda jago melobi dan
> punya relasi luas. Bisa saja Anda bersama-sama buka usaha
> restoran. Kelebihan masing-masing bisa saling memperkuat
> usaha baru, sekaligus memperbesar basis modalnya. (ed)
> 
> Sumber: Majalah BERwirausaha
> Copyrights © 2007 
> 
> 
> ------------------------------------------------------------------
> - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong
> 16913 -
> - Website http://www.arroyyan.com ; Milis
> jamaah[at]arroyyan.com -
> 
> Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh
> sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa
> memperhitungkannya dia masuk surga.
> (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama
> itu) (HR. Bukhari)




------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.
(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

Kirim email ke