Kecil Tapi Berarti

Seringkali kita berpikir bahwa untuk menjalani kehidupan yang benar-benar 
istimewa, kita harus melakukan tindakan besar atau prestasi hebat yang akan 
membuat kita dikenal orang dan menjadi bahan pembicaraan banyak orang. 
Ternyata... hal itu tidaklah sepenuhnya benar. Justru sebaliknya, hidup yang 
penuh makna akan diperoleh dari serangkaian tindakan sehari-hari yang baik, 
yang meski terkesan sepele, tapi justru menambahkan sesuatu yang sungguh hebat 
bagi jalan kehidupan.

Sadarilah, setiap peristiwa yang kita hadapi setiap hari, pastilah atas 
skenario dari Tuhan, oleh karenanya, setiap orang yang memasuki kehidupan kita 
pasti memunyai satu pelajaran untuk disampaikan atau satu kisah untuk 
diceritakan. Atau bisa jadi, setiap orang yang pada suatu waktu Anda temui atau 
menghiasi hari-hari Anda, mengisyaratkan adanya suatu kesempatan pada kita 
untuk menunjukkan kebaikan-kebaikan kita yang menegaskan kemanusiaan kita.

Mengapa tidak kita ciptakan lebih banyak makna bagi kehidupan kita melalui 
hal-hal kecil yang bisa kita sampaikan pada orang-orang di sekitar kita. Saya 
pikir, jika hari ini kita membuat satu orang tersenyum atau kita bisa 
mencerahkan suasana hati orang lain, maka hari kita akan menjadi hari yang 
bermanfaat. Karena betapapun sangat sederhananya, kebaikan, adalah biaya yang 
harus kita bayar atas kesempatan yang kita peroleh untuk bisa hidup di bumi ini.

Marilah kita tantang diri kita untuk lebih kreatif dalam menunjukkan kebaikan 
kepada orang-orang di sekitar kita. Mungkin dengan menawarkan tempat duduk kita 
di angkutan umum kepada seseorang yang lebih membutuhkannya (hal ini sangat 
klise, tapi selalu saja membuat orang lain senang menerimanya...), mungkin 
dengan memberi ucapan "selamat pagi...", "terima kasih dan selamat menjalankan 
tugas" kepada petugas pom bensin ketika selesai mengisi bensin atau petugas 
pintu tol ketika membayar tol. Mungkin dengan menjadi orang pertama yang 
memberikan salam atau sapaan kepada petugas satpam di tempat kita bekerja. 
Semuanya merupakan hal-hal kecil tapi merupakan hal-hal yang luar biasa untuk 
mengawalinya.

Suatu waktu, saya pernah diberi hadiah bingkisan yang isinya ikan asin oleh 
seorang alumnus pelatihan saya, saya begitu senang dan terharu atas perhatian 
yang diberikannya itu. Sungguh, saya tidak melihat isi dari hadiah itu, tapi 
saya merasakan kesungguhan dia dalam memberikan hadiah tersebut. Saya juga 
orang biasa, yang cenderung merasa senang kalau diberikan sesuatu, Anda juga 
pasti merasakan hal yang sama. Maka, senangkanlah orang-orang di sekitar Anda, 
dengan memberikan sesuatu, meskipun hal-hal yang kecil... 

Posted by Yusef J. Hilmi (www.jusefjh.blogspot.com)

Kirim email ke