Sebungkus Biskuit untuk 6 Mahasiswi Bung Hatta
Kamis, 1 Oktober 2009 - 12:43 wib
 TEXT SIZE :     
 
Rus Akbar - Okezone 
PADANG - Gempa datang tiba-tiba membuat Linda dan lima temannya sedang berada 
di kamar kos di daerah Ulukarang, Kota Padang, menyelamatkan diri dengan bawaan 
seadanya seperti tas dan telepon genggam.

Mahasiswa Universitas Bung Hatta ini pun panik melihat orang ramai berlari. 
Tanpa sempat berpikir, Linda dan kawan-kawannya mengikuti arus lautan manusia 
yang menuju ke wilayah yang lebih tinggi.

Ribuan warga Kota Padang rata-rata mengungsi ke wilayah perbukitan di antaranya 
Kecamatan Kuranji, Kecamatan Pauh, Kecamatan Lubukkilangan karena khawatir 
terjadi tsunami pascagempa.

Linda  dan temannya akhirnya sampai di wilayah Anduring Kecamatan, Padang 
Timur, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari tempat kosnya.

Tak ada sanak-saudara atau kerabat di daerah itu. Linda akhirnya terpaksa 
bermalam di emperan toko. Sekadar berteduh dari guyuran hujan yang turun ketika 
itu.

Pagi harinya, mereka memutuskan untuk kembali. Di sepanjang jalan mereka 
berusaha untuk mencari warung makanan yang buka, karena sejak malam perut 
mereka tak terisi makanan.

"Ada satu warung yang buka di daerah Lapai, namun tak ada lagi makanan yang 
tersisa. Mi instan habis, roti habis," kata Linda yang ditemui tengah 
beristirahat di daerah Simpang Tinju.

Beruntung, Linda mengaku mendapat makanan dari seorang bapak yang kebetulan 
sempat membeli biskuit di toko yang masih buka. Sebungkus biskuit itu pun 
dibagi berenam, sekadar mengganjal rasa lapar.

Tak hanya Linda dan teman-temannya, saat ini ribuan warga Padang terancam 
kelaparan karena selain seluruh toko tutup, seluruh isi rumah mereka berantakan 
dan sebagian besar tidak bisa dimasuki lagi. 

Jamal warga daerah Losparo, Kelurahan Ololadang, Kecamatan Padang Barat meminta 
 pemerintah segera mendistribusikan mi instan atau beras kepada warga, 
setidaknya bila tidak bisa ke kelurahan dirinya minta bahan makanan 
didistribusikan ke kecamatan.

"Biar kami yang jemput, karena kami sudah tidak mempunyai bahan makanan," 
terangnya.

Jamal warga daerah Losparo, Kelurahan Ololadang, Kecamatan Padang Barat dirinya 
meminta pemerintah segera mendistribusikan mi instan atau beras kepada warga, 
setidaknya bila tidak bisa ke kelurahan dirinya minta bahan makanan 
didistribusikan ke kecamatan. "Biar kami yang jemput, karena kami sudah tidak 
mempunyai bahan makanan," terangnya. (fit)

http://news.okezone.com/read/2009/10/01/337/261561/sebungkus-biskuit-untuk-6-mahasiswi-bung-hatta

<<text.gif>>

<<icon_min.gif>>

<<icon_plus.gif>>

<<fc.png>>

Kirim email ke