Seri : Kisah sahabat

Sekecil Apapun Tidak Akan Sia-Sia

Jangan sekali-kali kau remehkan sekecil apapun kebaikan yang dapat kau lakukan. 
Semua akan tertulis dalam buku catatan amal, dan semua itu tidak akan luput 
dari pengamatan Allah.

Suatu hari ada seorang lelaki tua yang berjalan di tepi pantai di waktu subuh. 
Ia melihat seorang pemuda sedang memunguti ikan bintang laut yang terdampar ke 
daratan, lalu melemparkannya kembali ke lautan.

Lelaki tua itu mendekatainya seraya berkata, “..anak muda, mengapa kau 
melakukan ini?’

“Jika ikan-ikan ini tidak saya kembalikan ke laut, ia akan mati terkena cahaya 
matahari.” Jawab sang pemuda.

“Akan tetapi pantai ini kan panjangnya bermil-mil dan ada jutaan ikan bintang 
laut di sini! Sia-sia saja usahamu ini.” Kata lelaki tua dengan penuh keheranan.

Pemuda itu memandang ikan bintang laut yang ada di genggamannya, kemudian 
melemparkannya ke laut seraya berkata, “Bagimu mungkin sia-sia, namun bagi ikan 
yang satu ini mudah-mudahan usahaku tidak sia-sia.”

Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan sebenarnya tidaklah sia-sia, baik 
untuk orang lain maupun untuk diri kita sendiri. Dan yang lebih dari itu adalah 
bahwa kebaikan yang kita perbuat mengalami snowball effect (semakin lama 
menggelinding, semakin besar bolanya). Itulah mungkin sebabnya Sayyidina 
Muhammad al-Bagir menasehati putranya, Sayyidina Ja’far ash-Shadiq, “..duhai 
anakku, sesungguhnya Allah menyembunyikan tiga di balik tiga :
1.    Ia menyembunyikan ridha-Nya di dalam ketaatan kepada-Nya. Karena itu, 
janganlah kau remehkan sekecil apapun ketaatan karena mungkin di situlah 
terletak ridha-Nya.
2.    Ia menyembunyikan amarah-Nya dalam maksiat. Karena itu, janganlah kau 
remehkan sekecil apapun perbuatan maksiat karena mungkin di situlah terletak 
amarah-Nya.
3.    Ia menyembunyikan kekasih-Nya di antara makhluk-makhluk-Nya. Karena itu, 
janganlah kau remehkan sehina apapun makhluk-Nya, karena mungkin ia adalah 
kekasih Allah.

Send from : Majelis Ta'lim Raudhatul Musthafa 

Kirim email ke