Mungkin ada Roker yang pulang kantor dari sekitar Juanda/Gondangdia,
bisa antisipasi.
-- A. Yahya Sjarifuddin.
Senin, 04/01/2010 12:52 WIB
Ada Tablig Akbar di Monas
Massa Majelis Rasulullah Sebelum Magrib Mengalir ke Monas
*Nala Edwin* - detikNews
* *
*Jakarta* - Acara tablig akbar Majelis Rasulullah SAW
<http://www.detiknews.com/read/2010/01/04/120216/1271135/10/ada-tablig-akbar-nanti-malam-monas-terancam-macet>
di Monas baru dimulai pukul 21.00 WIB. Namun massa mulai mengalir
sebelum Magrib. Bisa jadi arus massa bertepatan dengan jam pulang kantor
Anda.
Pihak Majelis Rasulullah SAW berpendapat, seruan agar massa datang lebih
awal agar tidak terjadi kemacetan.
"Kita minta mereka datang lebih cepat. Kemudian kita akan salat Magrib
di Monas. Hal ini agar tidak terjadi penumpukan jamaah," kata Juru
Bicara Majelis Rasulullah SAW, Muhammad Fakhrurrozi, Senin (4/1/2010).
Fakhrurrozi menyatakan untuk mencegah terjadinya kemacetan di daerah
itu, pihaknya juga telah mengadakan koordinasi dengan kepolisian. Dia
mengklaim massa yang akan hadir di Monas mencapai satu juta orang,
berasal dari penjuru Indonesia.
Fakhrurrozi meminta anggota Majelis Rasullulah SAW untuk mematuhi aturan
lalu lintas yang ada. "Kalau yang memakai motor harus pakai helm dan
yang menggunakan bus tidak boleh naik ke atas bus,"katanya.
Agenda tablig akbar tersebut dalah pembacaan Maulid Adh Dhiyaul Lami,
tausiyah-tausiyah yang akan disampaikan oleh para habib dari Timur
Tengah, dengan penceramah inti yaitu Habib Umar bin Hafidh (Pimpinan
Pondok Pesantren Darul Musthofa, Yaman), zikir dan doa.
"Acara seperti ini sudah sering kita gelar. Tahun baru kemarin kita
adakan acara di Senayan," katanya.
Selama ini, Majelis Rasulullah SAW sering mengadakan pengajian di
berbagai tempat. Jumlah massa yang banyak, yang sering berkonvoi sembari
membawa bendera, seringkali memicu kemacetan panjang. * (nal/nrl)
*