|
Jumat, 22/01/2010 09:44 WIB Kerusuhan SARA 18 Ribu Warga Nigeria Mengungsi Rita Uli Hutapea - detikNews Jos - Kerusuhan SARA yang terjadi di Nigeria menyebabkan sekitar 18 ribu orang meninggalkan rumah mereka. Mereka kini tinggal di masjid-masjid, gereja dan tenda-tenda darurat. Demikian disampaikan Palang Merah Internasional seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (22/1/2010). Jumlah korban tewas selama empat hari bentrokan antara warga muslim dan Kristen itu setidaknya mencapai 160 orang. Namun menurut para pemimpin lokal muslim dan Kristen, korban tewas telah mencapai sekitar 300 orang. Paramedis juga memberikan angka yang sama. "Sejauh ini sekitar 18.000 orang telah pergi dari rumah mereka akibat bentrokan itu," demikian statemen Palang Merah Internasional. "Selama bentrokan dan setelahnya, tim-tim Palang Merah Nigeria telah memberikan pertolongan pertama pada lebih dari 250 orang dengan luka-luka tembak, golok, memar atau retak dan mengevakuasi 150 korban tewas ke rumah sakit terdekat," kata Umar Mairiga, direktur manajemen bencana Palang Merah Nigeria. Kerusuhan SARA terjadi di Kota Jos, Nigeria utara sejak Minggu, 17 Januari lalu. Kelompok gank-gank bersenjata golok dan pistol menebar teror di kota itu. Kekerasan ini terjadi setelah keributan mengenai rencana pembangunan sebuah masjid di satu daerah mayoritas Kristen di kota Jos. Di Kota Jos sendiri, jumlah populasi warga muslim dan Kristen hampir sama besarnya. Menurut warga setempat, kerusuhan mulai mereda pada Rabu, 20 Januari waktu setempat setelah tentara Nigeria dikerahkan ke kota tersebut. Jam malam juga diberlakukan di kota itu. (ita/iy) Rabu, 20/01/2010 15:10 WIB 300 Orang Tewas Dalam Kerusuhan SARA di Nigeria Rita Uli Hutapea - detikNews Jos - Kerusuhan SARA terjadi di Nigeria. Sekitar 300 orang telah tewas dalam bentrokan selama tiga hari di Kota Jos. Menurut Palang Merah, lebih dari 100 orang luka-luka serius akibat kerusuhan itu. Aksi pembakaran rumah warga pun terjadi. Akibatnya, menurut Palang Merah, sekitar 3 ribu orang telah kehilangan tempat tinggal. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/1/2010). Tentara telah dikerahkan untuk mengendalikan bentrokan yang terjadi antara warga Kristen dan muslim itu. Otoritas juga menerapkan jam malam di kota tersebut. Wakil Presiden Nigeria Goodluck Jonathan telah memerintahkan pengerahan militer ke kota tersebut. Semua penerbangan ke kota itu juga dihentikan untuk sementara. Menurut warga setempat, bentrokan itu dipicu oleh perseteruan mengenai pembangunan sebuah masjid. Menurut para pemimpin agama Islam dan Kristen di kota tersebut, sekitar 300 orang telah tewas dalam tiga hari bentrokan. Tidak ada angka resmi dari pemerintah. Jos terletak di antara wilayah utara Nigeria yang didominasi warga muslim dan wilayah selatan Nigeria yang didominasi warga Kristen. Kota tersebut sering mengalami kerusuhan SARA. Pada November 2008, ratusan orang tewas dalam kerusuhan selama dua hari di Jos. Bentrokan tersebut dipicu oleh rumor bahwa sebuah partai Islam telah kalah dari partai Kristen dalam pemilihan lokal. (ita/iy) ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari) |

