----- Original Message ----- From: Brian Arfi (Fauzan Abu Ramza) Sent: Friday, May 14, 2010 7:13 PM
Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya tentang tips, dimintai saran, dan diminta motivasinya tentang bisnis. Walaupun saya merasa bisnis saya juga masih dalam tahap pertumbuhan, dan masih belum merasakan kesuksesan yang melimpah, saya sering tetap mencoba untuk berbagi apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya, berharap semoga apa yang saya ceritakan bisa membantu. Nggak jauh tentang ini, barusan ada teman lama yang tiba-tiba nge-YM. Kebetulan, ini adalah hari dimana YM saya sempat menyala. Dimana hari hari lain YM ini tidak akan pernah aktif karena saya lebih aktif di twitter Anyway, teman ini bercerita bahwa ia sudah sejak lama ingin memulai berbisnis. Dan memang sekitar tahun lalu, beliau ini pernah repot-repot main ke tempat saya di Jakarta (bawa oleh-oleh pula). Kemudian saat itu dia cerita sambil sharing tentang bisnis yang ingin ia bangun. Dan saat itu pertama kali suaminya dikenalkan pada saya. Kembali ke sore tadi. Di YM dia sharing mengenai ketakutannya memulai bisnis. Saya nanya, kenapa takut? Dia bilang, cuman takut aja, mungkin karena takut mulai. Nah, karena saya makin gak paham, saya tanya lebih jauh. Sebab takutnya itu kenapa, karena dia sudah lakukan langkah persiapan, eh, pas mau marketing kok stop karena takut. Dia tetap tidak bergeming, dan semakin bingunglah saya kenapa bisa takut. Karena bingung, akhirnya saya langsung kasih solusi. Solusi jitu yang paling tepat untuk semua orang yang takut untuk memulai bisnis. Saya tanya satu kali lagi apa dia benar benar mau mendengar saran saya. Karena saking ampuhnya, saran saya ini sering membuat orang stress. Dia bilang, ya. Maka saya tulis besar besar make bold: GAK USAH BISNIS. Yap. Itulah tips cara jitu saya untuk mengatasi ketakutan memulai bisnis yang saya ceritakan pada teman saya ini. Tentu saja, dia langsung stress (sepertinya) karena YMnya bertuliskan “argh T_T” Kemudian dia nanya lagi, ada nggak sesuatu yang bisa membangkitkan semangatnya dia. Dan jawaban saya, “kembalikan ke tujuannya, ngapain bisnis?” Dijawabnya, “untuk menggapai impian”. Halah… abstrak banget, saya nggak bisa berkutik karena jawabannya juga nggak jelas sih. Makanya trus saya nanya lebih jelas, apa impiannya. Dibilangnya, “banyak” DIENGG….. >.< Kemudian dia mengalihkan arah pembicaraan ke pertanyaannya selanjutnya. Do’i bertanya apakah PernikMuslim dan DheZign pernah gagal atau nggak. Saya langsung menahan tawa sebisanya karena perut serasa mau keluar semua gara gara kaget Saya langsung bilang, apa dia nggak pernah ngelihat liputan saya dan bisnis saya di media? Dan langsung saya lanjutkan dengan penjelasan bahwa saya sering sekali gagal. 9 kali berbisnis, semuanya gagal total. Belum ngitung pengalaman dagang, yang juga gak begitu menghasilkan. Ditambah lagi dalam bisnis yang sekarang, sering kesandung juga. Ditolak supplier, dimaki orang, dianggap remeh, dihina, bingung gak bisa gaji karyawan. Semuanya sering dan jadi makanan sehari-hari. Langsung kagetlah dia. Pikir saya dalam hati, lah masak dia nggak tau kalo memang seperti inilah resiko berbisnis. Dan kemudian saya menerawang ke masa-masa awal dulu di’cuci otak’ di entrepreneur university oleh pak Purdi Chandra… ternyata sama. Memang biasanya pemula dalam berbisnis sering menbayangkan yang indah indah saja. Takut juga gagal, tapi nggak ngerti kalau konsekwensi berbisnis adalah seperti yang sudah saya ceritakan diatas. Dia melanjutkan pertanyaan dengan,apa yang membuat saya nggak putus asa, dan langsung direvisi pertanyaannya jadi, apakah saya pernah putus asa? Lanjut tulis ke dia, bahwa saya sering sekali putus asa, desperate istilah kerennya, sedih, stress, bahkan pingin mati, itu sering saya alami. Kalau nggak karena istri dan anak mungkin saya sudah lama nggak hidup, hehe… Mungkin itulah jalan yang ditunjukkan Allah pada saya, menikah muda karena memang saya butuh dari sisi emosional juga (selain dari faktor jasmani). Nggak usah wirausaha, putus asa, sedih, stress, bahkan pingin mati juga pasti dialami oleh orang orang biasa. Cuma, biasanya entrepreneur itu mengalami hal-hal itu lebih sering Itulah pilihan hidup. Makanya, yang sering saya katakan, wirausaha itu bukan untuk semua orang. Nggak salah kalau ada yang bilang semua orang itu bisa sukses berwirausaha. Permasalahannya bukan pada bisa atau nggak. Kenyataannya, nggak semua orang mau membayar harganya. Ibaratnya naik pesawat. Semua orang tentu saja bisa naik pesawat. Tapi apakah semua orang mau naik pesawat? belum tentu. Ada yang takut, ada yang nggak mau bayar harganya, ada yang males. Macem-macem. Nah itulah kenyataan dunia. Wirausaha atau jadi entrepreneur itu juga sama. Semua orang bisa, tapi seringkali nggak mau bayar harganya. Jadi nggak semua orang akhirnya menjadi sukses dengan wirausaha. Harga dari sukses wirausaha ya itu tadi, dirundung banyak sekali permasalahan serius. Yang seringkali kita nggak ngerti ada jalan keluarnya atau nggak. Ibarat kita ditinggalkan disebuah ruangan gelap gulita, tanpa sedikitpun cahaya, dan kita disuruh untuk mencari jalan keluar. Dunia bisnis dan wirausaha itu persis seperti itu. Seperti intan yang harus mengalami proses panjang Semua orang tahu perumpamaan ini. Bahwa untuk menjadi indah, intan harus melewati proses panjang. Bagi tetesan air untuk menghancurkan batu, juga butuh proses dan waktu yang lama. Sedihnya, jarang yang menangkap esensinya. Memang mereka banyak mengerti bahwa untuk menjadi sukses itu butuh pengorbanan, dan butuh waktu. Tapi, mengerti dan melaksanakan itu beda jauh. Melaksanakan sendiri itu tentu jauh lebih sulit. Itulah wirausaha. Jadi, kalau anda masih takut berwirausaha, takut gagal, ikuti saran dan solusi jitu dari saya di atas. Maka anda akan menghindari kegagalan dalam bisnis (yang sebenarnya adalah syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan). Baca juga 21 komentar menarik lainnya di http://j.mp/takut Semoga bermanfaat -- Wassalamu'alaykum Wa Rahmatulloh Wa Barokatuh http://DheZign.com | http://twitter.com/dhezign | http://facebook.com/dhezig n | http://facebook.com/brianarfi Brian Arfi / Fauzan Abu Ramza PT. DheZign Online Solution - Web Development - Web Apps Development - Online Marketing Services - "100% Money Back Guarantee!" 021-4555-61-88 - 031-78-123-815 ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com - Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari)

