---------- Forwarded message ----------
From: Nugroho Laison <[email protected]>
Date: 2010/6/14
Subject: [Dana_Abadi] Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan
To: Majelis Rasulullah <[email protected]>, tauziyah <
[email protected]>, Komunitas Tarbawi <
[email protected]>, Muslim Binus <
[email protected]>, Alumni AnNabaa <[email protected]>,
Alumni Majelis Taklim Alkhowarizmi <[email protected]>, Muhammadiyah
Society <[email protected]>, Dana Abadi Umat <
[email protected]>




http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1

http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis

Pembahasan yg cukup ringkas dan argumentatif.

Wassalam,



Nugon

Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal

------------------------------

Republika OnLine <http://www.republika.co.id/> » Ensiklopedia
Islam<http://www.republika.co.id/kanal/ensiklopedia-islam>
 » Islam 
Digest<http://www.republika.co.id/kanal/ensiklopedia-islam/islam-digest>
Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan
(1)<http://www.republika.co.id/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1>
Kamis,
10 Juni 2010, 14:13 WIB
[image: 
Smaller]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1#>
  [image: 
Reset]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1#>
  [image: 
Larger]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1#>
[image: Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan (1)]
Amina Wadud dan makmumnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Imam perempuan, bukan baru kali ini dijadikan
kontroversi. Rencana Raheel Reza, perempuan asal Kanada untuk menjadi imam
shalat Jumat di Oxford menyingkap kembali ingatan soal kontroversi serupa
yang pernah disulut Amina Wadud. Di tahun 2005, profesor wanita studi Islam
di Virginia Commonwealth University ini menggelar shalat Jumat yang juga
tidak wajar.

Pertama, ia dan jamaahnya melakukan shalat di tempat yang tak lazim, yakni
di ruangan Synod House di Gereja Katedral Saint John The Divine di kawasan
Manhattan, New York, Amerika Serikat, 18 Maret 2008. Tempat ini jelas bukan
masjid atau surau. Padahal di Manhattan, masjid bertebaran, karena Muslim di
daerah ini cukup banyak.

Kedua, ia mengimami sendiri shalat itu, dan jamaah perempuan tidak wajib
menutup aurat. Dan ketiga makmumnya tak hanya kaum wanita, tapi juga kaum
pria, yang berjajar di shaf yang sama. Sederet 'ketercengangan' juga
dibuatnya: sang muadzdzinah (wanita yang melafalkan adzan-red) juga
membiarkan rambutnya tergerai. Saat beradzan, ia menghadap para jamaah,
bukan menghadap kiblat seperti lazimnya orang sedang adzan.

Dalam acara yang disponsori Muslim Wake Up, organisasi penyeru
multikulturisme ini, Amina Wadud, bertindak selaku imam dan khatib. Ia
sendiri menyinggung aturan shafnya --laki-laki dan perempuan berbaur--
dengan kalimat, ''Wanita bukanlah seperti dasi yang menjadi pelengkap
busana. Kapan pun lelaki melakukan kontak dengan wanita, maka wanita harus
diperlakukan secara sejajar dan seimbang.''

Acara shalat Jumat itu sendiri sudah disiapkan jauh-jauh hari. Melihat
iklan-iklannya di beberapa situs --antara lain situs resmi Islam Wake Up
sendiri-- kegiatan yang dilakukannya memang seperti hendak menarik orang
untuk 'menoleh'. Acaranya itu diiklankan dengan judul Historic Jum'ah, alias
Jumat Historis. Wadud menyatakan berani menjadi imam shalat Jumat dengan
jamaah laki-laki, karena menurut dia, Rasulullah SAW pernah menyuruh Ummu
Waraqah menjadi imam shalat Jumat.

Benarkah hadis itu shahih sehingga dijadikan rujukan Wadud yang notabene
adalah seorang profesor di bidang studi Islam? Pakar hadis, Prof KH Ali
Musthafa Ya'kub, menggelengkan kepalanya. Guru Besar pada Institut Ilmu
Alquran (IIQ) Jakarta ini mengajak berlogika begini, "Kalau hadis itu
shahih, mengapa para ulama terdahulu tidak memakai hadis tersebut?"

Ia berargumen dengan pertanyaan, mengapa di antara para sahabat, misalnya
Aisyah yang ketokohannya tidak diragukan lagi, tidak menjadi imam shalat
dengan makmum laki-laki, atau menjadi khatibah (penyampai khutbah-red)?
Aisyah memang pernah menjadi imam shalat fardlu dan tarawih, dan hadis
shahih tentang itu ada. Hal yang sama juga dilakukan isteri Nabi yang
lainnya, yaitu Ummu Salamah. "Tapi mereka hanya menjadi imam shalat yang
makmumnya kaum wanita semua," ujarnya saat itu. *(bersambung)*

Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan
(2-habis)<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis>


------------------------------

Republika OnLine <http://www.republika.co.id/> » Ensiklopedia
Islam<http://www.republika.co.id/kanal/ensiklopedia-islam>
 » Islam 
Digest<http://www.republika.co.id/kanal/ensiklopedia-islam/islam-digest>
Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan
(2-habis)<http://www.republika.co.id/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis>
Kamis,
10 Juni 2010, 17:35 WIB
[image: 
Smaller]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis#>
  [image: 
Reset]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis#>
  [image: 
Larger]<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119340-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-2habis#>
[image: Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan (2-habis)]
Amina Wadud

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Tentang hadis Ummu Waraqah sendiri --yang
diriwayatkan berbagai imam-imam ahli hadis antara lain Imam Abu Dawud, Ahmad
(Kitab Musytak), Al-Hakim (Al-Mustadrak), Ad-Daaru Qutni (Al-Mu'jam al
Kabir) dan lain-lain -- ada dua versi. Di dalam riwayat Abu Dawud misalnya,
benar Ummu Waraqah itu minta kepada Rasulullah SAW untuk ditunjuk seorang
muadzin. Nabi SAW kemudian menyuruh Ummu Waraqah untuk menjadi imam bagi
penghuni rumahnya. "Jadi, dalam hal itu adalah antaumma ahla daariha (agar
ia menjadi imam bagi para penguhuni rumahnya-red)," ujar pakar hadis, Prof
KH Ali Musthafa Ya'kub.

Hadis riwayat Imam Ahmad dan Abu Dawud juga mengisahkan hal yang sama. Hadis
ini, kata Ali, sifatnya masih umum dalam artian bisa jadi makmumnya
perempuan semuanya. Bisa makmumnya laki-laki, bisa juga makmumnya laki-laki
dan perempuan. Dan di sini tidak ada kejelasan. Jadi, kata dia, menurut
kaidah fikih, memakai hadis ini ada dua pendekatan.

Pertama, sebuah dalil kalau mengandung beberapa kemungkinan-kemungkinan atau
tidak memberikan kepastian maka tidak dapat dipakai sebagai sumber hukum.
"Nah, hadis Ummu Waraqah ini yang diriwayatkan Abu Dawud, Ahmad dan
sebagainya, itu masih banyak kemungkinan. Maka dari sisi ini tidak dapat
dijadikan sebagai sumber hukum," tambahnya.

Kedua, dalam memahami hadis, kita harus membandingkan antara satu riwayat
dengan hadits yang lain. Karena pada prinsipnya, hadis itu adalah satu misi
satu ajaran dan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan antara yang
satu dan yang lain. "Ternyata dalam hadis Ummu Waraqah ini terdapat beberapa
versi, pertama Nabi SAW menyuruh Ummu Waraqah untuk menjadi imam bagi
penghuni rumahnya. Dalam versi lain, Al-mu'jam al kabir karya Imam
Ath-Thabrani, Nabi dengan jelas menyuruh Ummu Waraqah untuk menjadi imam
bagi wanita-wanita penguhuni rumahnya. Perintah dari Nabi SAW itu langsung
ada kata-kata wanita antaumma nisaa'a ahliha."

Berdasarkan kaidah pemahaman hadis yufassiru ba'duhu ba'dhan hadis itu
menafsiri satu sama lain sebagai mana ayat Alquran juga menafsirkan satu
sama lain. Maka hadis riwayat Ath-Thabrani menafsirkan hadis yang sifatnya
umum yang hanya menyebutkan penghuni rumahnya saja. Atau dengan kata lain
bahwa hadis versi pertama yang menyebutkan bahwa Ummu Waraqah diperintahkan
Nabi untuk menjadi imam penghuni rumahnya itu tidak dipakai.

Dan yang dipakai sekarang adalah hadis versi yang kedua yang menyatakan
bahwa Nabi menyuruh Ummu Waraqah untuk menjadi imam shalat bagi wanita
penguhuni rumahnya. "Dari sini sudah jelas bahwa hadis itu yang dimaksud
adalah Ummu Waraqah menjadi imam kaum wanita penghuni rumahnya," kata Ali
lagi.

Ketiga, pengertian yang kedua ini didukung hadis lain yang diriwayatkan Imam
Ibnu Majah. Dalam hadis itu Nabi SAW bersabda, laa taummanna imraatun
rajulan yang artinya "Sekali-kali tidaklah patut seorang wanita menjadi imam
bagi laki-laki."

Hadis riwayat Ibnu Majah ini memang dari segi sanad tidak valid. Jadi tidak
shahih, tetapi substansinya telah diterima oleh para ulama dan diamalkan
sejak zaman sahabat sampai masa sekarang. Ini penerimaan ulama menjadi unsur
yang penting tentang hadis itu dapat dipakai sebagai sumber hukum. Jadi,
hadis kendati dari segi sanad tidak shahih, apabila substansinya diterima
oleh para ulama kemudian diamalkan, maka hadis itu dapat menjadi sumber
hukum Islam. Itu kesepakatan ulama.

Dari sini jelas, bukan hadis Ummu Waraqah yang menjadi masalah. Tapi,
menjadikan hadis itu sebagai dalil lah yang dipermasalahkan. "Menurut Imam
Ibnu Khudamah, sekiranya benar Ummu Waraqah itu benar menjadi imam kaum
laki-laki, itu hanya khusus untuk kaumnya saja di rumahnya. Tapi, yang tepat
insya Allah bahwa Nabi itu menyuruh dia untuk menjadi imam bagi
wanita-wanita di rumahnya." Jadi masalahnya, menurut Ali, hanyalah bagaimana
mamahami hadis secara menyeluruh dan benar. *(habis)*

Mengenang Kembali Kontroversi Imam Perempuan
(1)<http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/06/10/119284-mengenang-kembali-kontroversi-imam-perempuan-1>


 __._,_.___
  Reply to 
sender<[email protected]?subject=mengenang+kembali+kontroversi+imam+perempuan>|
Reply
to 
group<[email protected]?subject=mengenang+kembali+kontroversi+imam+perempuan>|
Reply
via web 
post<http://groups.yahoo.com/group/Dana_Abadi/post;_ylc=X3oDMTJxbjJmMDhlBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNzYyBHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTI3NjQ3ODI2MA--?act=reply&messageNum=1762>|
Start
a New 
Topic<http://groups.yahoo.com/group/Dana_Abadi/post;_ylc=X3oDMTJmMWM5M2I2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEyNzY0NzgyNjA->
Messages in this
topic<http://groups.yahoo.com/group/Dana_Abadi/message/1762;_ylc=X3oDMTM1OWdvbTY0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRtc2dJZAMxNzYyBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTI3NjQ3ODI2MAR0cGNJZAMxNzYy>(
1)
 Recent Activity:

   - New 
Members<http://groups.yahoo.com/group/Dana_Abadi/members;_ylc=X3oDMTJnamIxa3NsBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMjc2NDc4MjYw?o=6>
   1

 Visit Your 
Group<http://groups.yahoo.com/group/Dana_Abadi;_ylc=X3oDMTJmbzJpZjQzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEyNzY0NzgyNjA->
 MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get
the Yahoo! Toolbar
now.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15oiuc0se/M=493064.13983314.14041046.13298430/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1276485460/L=a072bbfe-7752-11df-bcd1-bb4580fbb595/B=mbwRbGKJiVM-/J=1276478260740087/K=2jU03JfO9TX9dicFbEcbYQ/A=6060255/R=0/SIG=1194m4keh/*http://us.toolbar.yahoo.com/?.cpdl=grpj>
  ------------------------------

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers
Center.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15ogo4hhh/M=493064.13814537.14041040.10835568/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1276485460/L=a072bbfe-7752-11df-bcd1-bb4580fbb595/B=mrwRbGKJiVM-/J=1276478260740087/K=2jU03JfO9TX9dicFbEcbYQ/A=6078812/R=0/SIG=114ae4ln1/*http://dogandcatanswers.yahoo.com/>
  ------------------------------

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new
interests.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15otkfo8m/M=493064.14012770.13963757.13298430/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1276485460/L=a072bbfe-7752-11df-bcd1-bb4580fbb595/B=m7wRbGKJiVM-/J=1276478260740087/K=2jU03JfO9TX9dicFbEcbYQ/A=6015306/R=0/SIG=11vlkvigg/*http://advision.webevents.yahoo.com/hobbiesandactivitieszone/>
   [image: Yahoo!
Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlcDR2cHBoBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIxMDE0OTY3BGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTI3NjQ3ODI2MA-->
Switch to: 
Text-Only<[email protected]?subject=change+delivery+format:+Traditional>,
Daily Digest<[email protected]?subject=email+delivery:+Digest>•
Unsubscribe <[email protected]?subject=unsubscribe>
• Terms
of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
   .

__,_._,___

 --
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang
berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63

Gabung : [email protected]
Keluar : [email protected]
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : [email protected]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-

Kirim email ke