From: "Samosir" <[EMAIL PROTECTED]>

MENARA BABEL

"Marilah kita mendirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya 
sampai ke langit, dan marilah kita mencari nama" (Kej.11:4). Ini adalah slogan 
kepongahan manusia yang akhirnya menuai hukuman Tuhan dan mereka dicerai-beraikan ke 
seluruh dunia. Dan sekalipun dalam hubungan itu terhadap manusia Tuhan berkomentar: 
"mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan 
dapat terlaksana" (Kej.11:6). Kenyataannya hukuman diterima anak-anak manusia itu 
sehingga mereka kacau-balau bahasanya, terserak, dan berhenti mendirikan kota itu 
(Kej.11:7-9).

Dalam kehidupan manusia sekalipun Tuhan tidak selalu memberikan peringatan secara 
langsung, sekali-kali jeweran Tuhan juga diberikan sebagai peringatan, namun sayang 
peringatan-peringatan itu tidak membuat manusia jera dan selalu timbul keinginan 
meninggikan diri bahkan menjadi 'seperti Allah.' Setidaknya ada tiga kasus mencolok 
bisa menjadi cermin bagi kita.

Pertama, ketika 'The Beattles' berada di sebuah negara Amerika Latin, John Lennon 
sesumbar, bahwa "The Beattles Lebih Populer dari Yesus." Tidak lama sesudah itu The 
Beattles bubar dan John Lenon tertembak mati. Kedua, si mulut besar petinju Muhammad 
Ali pernah berujar "I'm The Greatest," kemudian ia terkena penyakit parkinson yang 
membuatnya sulit berbicara maupun menulis!

Ketiga, mirip dengan itu adalah bintang film Christopher Reeves. Ia memainkan tokoh 
'Superman' layar lebar. Mungkin kita tidak sadar bahwa film Superman adalah imitasi 
berita Injil, dimana sang 'El' bapa yang bernama Jor El mengirimkan 'El' anak yang 
bernama Kal El ke bumi untuk menjadi juruselamat bumi (El adalah nama pribadi Allah 
yang pertama dinyatakan dalam kitab Kejadian 1). Menyedihkan bahwa kemudian si bintang 
film mengalami kecelakaan sehingga lumpuh dari ujung kaki sampai ke leher dan sekarang 
hanya mampu duduk di kursi roda saja. Suatu pengalaman tragis menimpa si manusia 
'super.'

Memang tidak ada bukti adanya kaitan langsung antara ucapan kepongahan dan peran yang 
dimainkan para selebriti di atas, tetapi dari ketiga kasus itu kita bisa belajar bahwa 
manusia itu terbatas dan jangan sekali-kali menjadi pongah apalagi sesumbar 
seakan-akan mereka bisa berucap, berperan, atau berbuat apa saja untuk meninggikan 
diri.

Masakini, di kalangan Kristen, dengan meluasnya pengaruh Teologi Sukses, godaan Iblis 
kepada Yesus "Jikalau Engkau Anak Allah, perintahkan batu menjadi roti. . . . jatuhkan 
diri-Mu ke bawah. . . . Kerajaan dunia dengan kemegahannya akan diberikan kepada-Mu" 
(Mat.4:1-11), bukan saja tetap dibisikkan kepada umat Kristen tetapi banyak yang telah 
terjerat olehnya yang tanpa sadar membuktikan bahwa mereka sebenarnya telah terjerat 
pada 'penyenyembah Iblis.'

Sudah lama ada ajaran 'allah-allah kecil' (little gods Benny Hinn, Kenneth Hagin, 
Charles Capps, Morris Cerullo, dll.) yang dijadikan slogan kepercayaan diri umat 
gereja penganut 'words of faith', dan kita tidak lupa adanya ajaran sukses materi yang 
diberitakan mimbar-mimbar gereja tertentu, bahkan ada yang menjadikannya sebagai 
simbol gereja 'successful family', membangun gereja terbesar di Asia, dan sekarang 
membangun Menara Doa tertinggi di dunia.

Slogan-slogan ajaran keliru yang mengatakan bahwa kita harus menjadi manusia iman 
bermental 'rajawali' juga meluas di kalangan gereja tertentu bahkan menjadi daya 
dorong besar adanya umat Kristen yang berambisi mendirikan partai dan menjadi RI-1. Di 
kalangan pebisnis Kristen ada juga yang mengaku sebagai 'manusia unggul' yang katanya 
bersama Tuhan, padahal orang tahu bahwa ia unggul karena praktek KKN-nya yang dimulai 
dimasa ORBA dan masih dipraktekkan sampai sekarang.

Menara Babel merupakan peringatan kepada umat manusia agar jangan menonjolkan dan 
meninggikan diri, karena hal itu tidak disukai Allah, dan bila dalam kasus ketiga 
contoh di atas bisa kita lihat kemungkinan Tuhan menjewer secara langsung, sekalipun 
masa kini adalah masa anugerah dimana Tuhan membiarkan umat-Nya sampai pengadilan dan 
hukuman di kemudian hari, tidak jarang Tuhan sekali-kali masih memberi peringatan agar 
umat-Nya tidak sombong dan meninggikan diri.

Jonggi Cho berkali-kali sesumbar bahwa ia memiliki gereja terbesar di dunia dengan 
pertumbuhan jemaat yang terus menerus secara spektakular, namun fakta sekarang 
menunjukkan bahwa jemaatnya merosot karena banyak jemaatnya kecewa dan keluar dan 
banyak yang kembali ke kepercayaan mereka semula, ketika janji-janji pengkotbah itu 
tidak lagi seampuh ketika Korea mengalami 'boom ekonomi' dulu.

Memang kalau ada capres Kristen yang sesumbar dan percaya bahwa ia akan bisa menggaet 
20% suara pemilih Pemilu dan mendambakan mujizat Tuhan bahwa angka itu bisa mencapai 
lebih dari itu, syukur kalau masih diingatkan dengan kenyataan bahwa perolehannya 
lebih kecil dari perpuluhan pengharapan imannya dan tidak dipermalukan lebih besar 
lagi.

Banyak umat Kristen sekarang menjadikan slogan 'new age' yang berpusat diri sendiri 
dan 'menuhankan diri sendiri' (I am god) menjadi slogan gereja. Pelatihan-pelatihan 
pengembangan diri yang mengajarkan itu sekarang makin banyak diajarkan di 
gereja-gereja, dan bukannya mengajarkan kerendahan hati Tuhan Yesus Kristus yang perlu 
ditaati umat Tuhan.

Sudah tiba saatnya umat Kristen sekarang sadar dan kembali kepada kerendahan hati 
Injil dan meninggikan Tuhan di atas dirinya, karena itulah yang juga dialami rasul 
Paulus, yang berkata:

"Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa 
itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk 
menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali 
berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan 
kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku 
menjadi sempurna." (2Kor.12:7-8).

Salam kasih dari Herlianto www.yabina.org. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke