From: "Yennie Onsent" <[EMAIL PROTECTED]>
Dimulai dari Diri Sendiri Dr. Andar Ismail Seorang pembaca bertanya apakah mengarang menjadi semakin mudah kalau sudah sering melakukannya. Jawabannya ada dua dan keduanya saling bertolak belakang. Pertama ya. Kegiatan apa pun terasa lebih mudah bila kita sering melakukannya. Jika kita tiap hari bersepeda, maka kegiatan itu terasa mudah. Tetapi jika kita bersepeda hanya setahun sekali, kita merasa kaku dan canggung. Demikian pula halnya dengan mengarang. Semakin banyak kita mengarang semakin lancar rasanya arus pena kita. Kedua, tidak. Ternyata saya juga merasa bahwa mengarang Seri Selamat terasa semakin susah. Dulu saya merasa enteng menulis sebuah renungan, sekarang sering terasa berat terutama pada tahap penyelesaiannya. Perasaan berat itu berbentuk pertanyaan yang saya ajukan kepada diri sendiri, "Apakah aku sendiri sudah melaksanakan pesan yang kusampaikan ini ?" Kadang-kadang pertanyaan itu mengikuti selama berhari-hari, ke manapun saya pergi: di jalan, di kebun, di mobil, di meja makan, bahkan sampai di tempat tidur. Saya merasa dibisiki oleh kata-kata dalam renungan yang saya tulis. Saya jadi merasa ditulis oleh tulisan saya sendiri. Benar, itulah yang saya rasakan sekarang. dulu saya menulis Seri Selamat, sekarang sayalah yang ditulis oleh Seri Selamat. Ternyata mengolah bisikan renungan itu malah lebih susah daripada menulisnya. Inilah susahnya berkhotbah. Menyampaikannya mudah, melaksanakannya susah. Sebuah khotbah sebenarrnya ditujukan kepada diri sendiri. Orang pertama yang harus mendengarkan nasihat kita adalah diri kita sendiri. Sebuah khotbah atau renungan berangkat dari diri kita sendiri dan ujung-ujungnya mendarat pada diri kita sendiri lagi. Jika kita berkhotbah, namun kita sendiri tidak melaksanakan pesannya, maka kita sebenarnya membohongi diri sendiri. Agaknya itulah yang dimaksud pengarang Kitab 1 Yohanes. Katanya, "Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran" (1 Yoh. 2 : 4). Pengarang yang lazim disebut "Kelompok Yohanin" (perhatikan 17 kata majemuk kami dalam pendahuluan di 1 : 1-4) menulisi gereja-gereja di propinsi Asia yang pada peralihan abad pertama dilanda ajaran Gnostik. Salah satu ciri ajaran Gnostik adalah mengalegorikan (memberi arti kiasan dan merohanikan) segala perbuatan dan perkataan Yesus. Kejadian yang biasa-biasa diberi arti rohani sehingga terdengar mendalam, namun sulit terjangkau kenyataan hidup sehari-hari. Akibatnya firman Tuhan mengawang tinggi, namun penerapan atau pelaksanaannya diabaikan. Tulisan "Kelompok Yohanin" justru mau mendaratkan kembali firman Tuhan untuk dituruti dan dilaksanakan dalam hidup sehari-hari. Perhatikan tiga kata menuruti dalam 1 Yohanes 2 : 3 - 5. Sebagai bagian dari "Kelompok Yohanin" Injil Yohanes juga menekankan penurutan dan pelaksanaan firman Tuhan. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yoh. 14 : 15). "Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya" (Yoh. 15 : 10). Dengan penekanan ini "kelompok Yohanin" bermaksud bahwa firman Tuhan bukanlah hanya untuk diketahui dan diberitahukan, melainkan untuk dituruti serta dilaksanakan. Siapa yang mengetahui firman Tuhan namun tidak menurutinya sebenarnya adalah "seorang pendusta", artinya ia membohongi dirinya sendiri. Menuruti firman Tuhan dimulai dari diri sendiri. Sebenarnya segala sesuatu dimulai dari diri sendiri. Sebuah nasihat menjadi ampuh hanya jika kita sendiri melaksanakannya. Pendidikan dimulai dari diri sendiri. Demokrasi dimulai dari diri sendiri. Keadilan dimulai dari diri sendiri. Segala sesuatu dimulai dari diri sendiri. Bahkan perdamaian dunia yang begitu luas dimulai dari titik yang kecil, yaitu hati kita masing-masing. Sebuah puisi klasik dari Cina berbunyi : Kalau dalam hati menyala setitik cahaya Bersemilah sebuah keindahan dalam raga jiwa Bila keindahan bersemi dalam raga jiwa Keluarga hidup sentosa Bila keluarga sentosa Negara pun sejahtera Maka lahirlah kedamaian di dunia. Segala sesuatu dimulai dari diri sendiri. Itulah yang sekarang saya gumuli setelah lebih dari 10 tahun menulis buku renungan Seri Selamat. Dulu, pada akhir penulisan sebuah bab saya berdoa kiranya bab itu membuat pembaca bertumbuh, namun sekarang saya berdoa kiranya bab itu membuat saya bertobat. Dulu saya seolah-olah mau "mengubah dunia", sekarang saya merasa bahwa sayalah yang harus berubah. Dulu saya berkhotbah kepada ratusan ribu pembaca, sekarang saya merasa berkhotbah kepada diri sendiri. Ternyata berkhotbah kepada diri sendiri justru lebih berat. Itulah maksud jawaban saya atas pertanyaan tentang mudah atau susahnya menulis Seri Selamat. Makin lama ranya makin susah. Bukan susah menyusunnya, sebab bahannya sudah tersedia berupa catatan khotbah dari masa 20 tahun yang lalu, melainkan susah menaati dan melaksanakannya. Dulu setelah menulis sebuah bab saya merasa bangga, namun sekarang saya merasa malu kepada diri sendiri: Apakah aku sendiri menuruti dan melaksanakannya? Sebab firman Tuhan bukan hanya untuk diyakini dan diberitakan atau dipercayai serta diamini, melainkan terutama untuk dilaksanakan. Padahal, sekali lagi, justru pelaksanaannya itu yang susah. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada. http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511 http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/IYOolB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [EMAIL PROTECTED] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

