KENAIKAN YESUS

Hari ini bertepatan dengan peringatan hari Kebangkitan Nasional bangsa kita,
kita rayakan pula Kenaikan Yesus ke Surga. Kebangkitan Yesus memberi makna
sebuah perubahan yang hebat dan hidup. Kemenangan atas maut!. Suatu
kenyataan mulia bahwa 40hari setelah kebangkitannya Yesus terangkat ke
Surga. Tentang arti Kenaikan Tuhan ini bagi kita JemaatNya. Marilah kita
baca Alkitab satu-satunya sumber untuk mencari dan mengadakan penyelidikan.

Lukas 24:50-53.
24:50. Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ
Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka.
24:51 Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan
terangkat ke sorga.
24:52 Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem
dengan sangat bersukacita.
24:53 Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.


EMPAT KEJADIAN YANG BESAR

Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita baca tentang 4 kejadian yang menandai
kehidupan Tuhan, Pelepas kita selama berada di dunia ini. Keempat kejadian
ini membentuk 4 mata rantai dari kelepasan.

1. Yesus menjadi manusia
2. PenderitaanNya dan KematianNya di kayu salib
3. KebangkitanNya
4. KenaikanNya ke Surga

Mengapa Tuhan masih harus berada di bumi ini 40 hari lamanya sesudah
kebangkitanNya dan tidak langsung naik ke Surga?


KEBANGKITAN

Mari kita mulai dengan megemukakan bahwa kenyataan kenaikan ke Surga tidak
pernah akan dimengerti, bila keajaiban kebangkitan tidak diresapi. Bila
Surga adalah tujuan akhir kita (tempat di mana orang hidup dan sekali lagi
hidup), bagaimanakah tempat dengan kehidupan yang berbunga, ya, kehidupan
kekal dapat dicapai, jika kehidupan itu tidak dimulai dari dunia ini.

Dalam Yohanes 6:22-59. Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-muridNya
mengenai roti kehidupan dan coba menjelaskan kepada mereka bahwa Dialah Roti
Hidup itu yang turun dari Surga. Bahwa mereka harus makan roti itu jika
mereka ingin memperoleh hidup yang kekal. Dalam pembahasan ini Yesus secara
berangsur-angsur beralih ke pembicaraan mengenai makan dagingNya dan minum
darahNya, "Barang siapa makan dagingKu dan minum darahKu, memperoleh hidup
yang kekal".

Pada kesempatan inilah Tuhan menunjuk pada kenyataan kenaikanNya ke Surga,
pada waktu Ia berkata: "kecil hatikah kamu karena kata-kata itu? Dan
bagaimanakah jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia
berada sebelumnya? Roh-lah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak
berguna."

Maukah mereka merasakan keindahan kenyataan Kenaikan, haruslah mereka berada
dalam roh Kebangkitan. Demikianlah kita melihat hubungan Kenaikan ke Surga
dan Kebangkitan erat sekali. Itu sebabnya kita berhenti sebentar pada
Kebangkitan. Empatpuluh hari lamanya Tuhan berada di dunia ini setelah Ia
bangkit dari kuburan. Angka 40 mempunyai arti kematian segala daging (ingat
akan kejadian air bah, waktu Musa berpuasa dan Yesus dicobai di padang
pasir).

Perjalanan keliling selama 40 hari Tuhan Yesus di dunia ini adalah untuk
meyakinkan murid-muridNya. Pikiran kedagingan tidak boleh mengurangi
kenyataan ini. Kekurangan iman murid- murid ini tidak boleh mengeruhkan
kebenaran ini. Kenyataan ini harus menjadi pegangan mereka yang telah
melihat Dia. Tuhan menyatakan diriNya di berbagai tempat dan pada berbagai
orang. Ia tidak dilihat oleh seseorang saja, tetapi pernah oleh 500 orang,
bukan sebagai hantu. Tidak ada yang begitu nyata seperti kebangkitanNya.
Empat puluh hari diperlukan untuk meneguhkan kebenaran yang besar ini. Bukan
saja untuk meneguhkan, tetapi juga untuk memberi penghiburan kepada
murid-muridNya. Air mata dihapus, tidak terasa lagi sebagai suatu musibah
bila Yesus pergi, karena mereka teringat akan kata-kata Yesus: "Adalah
berguna bagi kamu, bila Aku pergi, jika tidak, Penghibur tidak akan datang
padamu." Aneh, 40 hari lamanya tidak ada yang bersungut-sungut, tidak ada
ahli Torat atau orang Farisi yang menentangNya. Tidak ada orang jahat yang
melontari Dia dengan batu.


KENAIKAN KE SURGA

Lukas menceritakan kepada kita: Dia membawa mereka ke Betania dan sambil
mengangkat tanganNya, Ia memberkati mereka. Kedua bagian Alkitab ini tidak
bertentangan, karena tempat Yesus naik ke Surga adalah Bukit Zaitun dari
mana Betania dapat dilihat dan juga jalan ke Yerusalem. Suatu pemandangan
yang indah. Langit terbuka, rumah penuh kebahagiaan dan jalan yang dijalani
oleh Kristus, dengan kaki-kaki penuh berkat. Murid-murid semuanya pergi
mengikuti Dia dan banyak yang terheran-heran melihat Pelepas yang tersalib,
berjalan- jalan. Mereka melintasi sungai Kidron dan langsung ke bukit
Zaitun. Di sinilah terjadi apa yang belum pernah dilihat mata mereka. Dia
naik ke Surga sebagai Raja, berbeda dengan Elia, tiada kereta berapi yang
mengangkatNya, tidak ada malaikat, tetapi oleh kekuatan RohNya sendiri.
Sekali lagi untuk yang terakhir kali segala mata memandang sosok Illahi,
terpaku mereka memandangNya, sampai awan menutup pandangan murid-muridNya.


RAJA YANG MULIA

Dia, Yesus yang tersalib dan dihina, Pelepas yang telah bangkit, melepaskan
EfodNya sebagai Imam Besar (jalan penderitaan salib) dan jubah biru (jubah
kebangkitan) untuk masuk ke pintu gerbang kekal sebagai Raja mulia.
"Angkatlah kepalamu hai pintu-pintu gerbang, terangkatlah kamu hai
pintu-pintu berabab-abad, supaya masuk raja kemuliaan. Siapa Raja kemuliaan
itu? Tuhan, jaya dan perkasa dalam peperangan. Terangkatlah hai pintu-pintu
gerbang, hai pintu-pintu berabad-abad, supaya masuk Raja kemuliaan. Siapakah
Dia Raja kemuliaan ini? Tuhan, semesta alam, Dialah Raja kemuliaan. Sela."
Mazmur 24:7-16. Dan kita melihat Dia Raja kemuliaan duduk di atas singgasana
yang pernah ditinggalkanNya 33 � tahun lamanya untuk menyelesaikan tugasNya
sampai tuntas. Sesudah Ia menyelesaikan karya penyelamatan. Dalam Mazmur 47
kita diingatkan berulangkali untuk bersorak-sorai dan menyanyikan Mazmur
karenaNya.


ARTI KENAIKANNYA KE SURGA

Jadi Tuhan telah naik ke Surga dan duduk di atas arasjNya. Lalu apa
sekarang? Apakah yang akan terjadi? Inilah hal pokok yang sangat menentukan,
yang harus diminta oleh tiap- tiap orang Kristen yang sungguh-sungguh dengan
berapi-api dengan hati yang penuh kerinduan. Kita mengetahui bahwa peristiwa
kenaikan bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Untuk tiap orang Kristen
yang telah disucikan oleh darahNya, hal ini sangat berharga. Kami ulangi
lagi pernyataan ini: Apakah artinya kenaikan Yesus bagi kita? Dalam
pendahuluan, sudah kami menunjuk kepada Lukas 24. Begitu jelas tertulis:
"Sambil mengangkat tanganNya, IA MEMBERKATI MEREKA, dan pada waktu Ia
memberkati mereka terjadilah ... "

Dengan kata lain, berkat itu berlaku terus-menerus. Berkat itu tidak
diberikan untuk saat itu saja, tetapi mengandung nubuatan berkat yang
berlanjut. Inilah berkat yang berhubungan dengan kenaikanNya. Dalam Mazmur
24:3-6 diberikan syarat-syarat untuk dapat menerima berkat kenaikan
tersebut. "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang
boleh berdiri di tempatNya yang kudus? Orang-orang yang bersih tangannya dan
murni hatinya yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan dan yang tidak
bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan
dari Allah yang menyelamatkan dia. Itulah angkatan orang-orang yang
menanyakan Dia, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub. Sela." Mazmur 24:3-6.


TUJUAN BERKAT INI

Telah kita lihat syarat-syarat untuk dapat menerima berkat yang berhubungan
dengan kenaikan. Kita akan maju selangkah dan melihat apa tujuanya, sehingga
berkat ini diberikan dan apakah isi berkat itu. Mari kita baca Efesus
4:8-16. Bagian Alkitab ini telah dikutip rasul Paulus dari Mazmur 68:19.
Yang dikutipnya adalah: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa
tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian- pemberian kepada manusia." Kalimat
yang di atas menyatakan tujuan Tuhan Yesus naik ke Surga dan tujuan ini
adalah: untuk mencurahkan Roh KudusNya dan melalui Roh Kudus membagi-bagikan
karunia-karunia rohani kepada sidang jemaatNya.

Kita berhenti sebentar kepada kalimat: Ia membawa tawanan- tawanan. Apa yang
dimaksud dengan kalimat itu? Nabi Yesaya pernah berkata, Yesaya 14:16-17,
bahwa setan oknum yang mengadakan kekacauan di atas bumi, yang tidak
melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah. Jadi setan inilah
yang merupakan penjara sehingga kita tertawan dan tidak dapat pulang ke
rumah. Penjara ini adalah DOSA, kematian dan neraka. Dalam Alkitab kita
dapati contoh- contoh yang indah, bahwa anak-anak yang hidup melepaskan
orang-orang yang tertawan sehingga dapat kembali pulang ke rumah. Ingatlah
akan perempuan yang berjinah yang tertangkap basah, pemuda dari Nain yang
dibangkitkan, pembunuh di kayu salib. Kepada kelompok ini yang hidup dalam
lumpur dosa yang ditarik keluar dari kematian dan neraka, TUHAN INGIN
MEMBERIKAN BERKAT KENAIKANNYA. Lihatlah tanganNya yang berlubang paku karena
kita, sampai saat terakhir tangan-tangan ini memberkati dan masih mau
memberkati. Banyak orang telah mengalami berkat dari tangan berlobang paku
ini.

Arahkanlah matamu tetap pada tangan-tangan ini, dan dengarlah apa yang
dikatakan bagian kedua: "dan Dia memberi pemberian-pemberian kepada umatNya"
, dan ditempat lain tertulis "dan dicurahkanNya apa yang kamu lihat dan
dengar" (Kisah 2:33) dan dalam Markus 16:19-20 "... dan Tuhan turut bekerja
dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya." Terpujilah
Nama Yesus, tidak pernah perbendaharaanNya kehabisan, tidak pernah sumber
mata air berhenti mengalir.

Setan mencoba menghalang-halangi dengan mengumumkan melalui mimbar-mimbar
dan tulisan-tulisan bahwa: "perkara ini hanya untuk jaman kerasulan". Tetapi
dalam uraian ini dapat anda baca bahwa hal itu juga untuk anda, "Sebab bagi
kamulah janji itu dan bagi anak-cucumu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu
sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita." Kisah 2:39


SUATU BERKAT YANG LEBIH BESAR LAGI

Dalam Efesus 4 kita baca bahwa berkat yang ada lebih lagi dari pada hanya
pencurahan karunia. Kenaikan ke Surga membawa kita melalui karunia dan
jabatan rohani ke dalam suatu KESATUAN PENGAJARAN DAN KESATUAN TUBUH
KRISTUS. Inilah suatu pemikiran yang ajaib dan mulia dalam kaitan dengan
kenaikan ke Surga. Hal ini membawa kita kepada KESATUAN MEMPELAI KRISTUS,
yang oleh baptisan Roh Kudus, diberi duduk bersama Pelepasnya di Surga
(Efesus 2:6). Betapa kurangnya pengertian kita mengenai nyanyian Kenaikan ke
Surga. Kita duduk menyanyi di gereja pada hari kenaikan dan tiap-tiap gereja
memperingati hari ini dalam lingkungannya masing-masing. Sungguh-sungguh
sangat disesalkan perpecahan-perpecahan ini; betapa kecil kita. Tidak ada
manusia yang mampu membawa persatuan. Kita hanya dapat mengharapkannya dari
Kristus dan Roh Kudus bila kemuliaanNya dinyatakan.

Biarlah kita terlebih dahulu dalam lingkungan kita sendiri bersatu, menjadi
satu hati. Jika demikian, maka datanglah pekerjaan Roh dari tangan Kristus
yang penuh berkat akan bekerja sama. Sesungguhnya tiap kita sangat
memerlukan tangan itu!

AMIN.

Sumber : F.G.van Gessel (1892-1958)




Blessings
Bagus Pramono
May 20, 2004




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke