From: "hari" <[EMAIL PROTECTED]> Pemerintah Ganti Kerugian Gereja yang Dirusak Massa http://www.media-indonesia.com/cetak/berita.asp?id=2004060901230627
JAKARTA (Media): Pemerintah mengganti seluruh biaya perbaikan gereja yang dirusak massa di Ciputat dan Pamulang, Tangerang, Banten. Untuk memberikan keadilan bagi semua warga negara dalam memiliki tempat ibadah, pemerintah juga akan merevisi SKB Menteri Agama dan Mendagri No 1 tahun 1969 tentang Izin Mendirikan Tempat Ibadah. Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP Partai Damai Sejahtera (PDS) Ruyandi Hutasoit, kemarin, mengutip janji Menteri Agama Said Agil Husein Al Munawar. Menag bersama Ruyandi, Puan Maharani, putri Presiden Megawati Soekarnoputri, dr Andi M dari PBNU DKI, serta sejumlah tokoh lainnya, mengunjungi keempat gereja yang dirusak, Senin (7/6) malam. Rombongan berangkat dari kediaman Presiden Megawati di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, menggunakan bus setelah Menag menjalankan salat magrib. Di Ciputat dan Pamulang, rombongan disambut para pendeta dan pengurus gereja yang menjadi korban perusakan. Pendeta Jonathan Wijaya yang dianiaya dalam peristiwa itu, sudah keluar dari rumah sakit. Pada pipi korban masih terlihat bekas jahitan. Mewakili para korban, Pendeta Boy Mangual dari DPW PDS Banten kemudian menjelaskan bagaimana aksi penyerangan terjadi. Massa datang sekitar pukul 10.00-10.30 WIB ketika jemaat sedang beribadah di Gereja Ellem, Jl RM Martadinata No 3C, Ciputat; Gereja Bukit Sion di kompleks Ruko Mutiara Center Blok A3-A5, Pondok Cabe, Pamulang; Gereja Protestan Indonesia (GPI) di kompleks Ruko Mutiara Center, Blok B 12, Pondok Cabe, Pamulang; serta Gereja Ellem di kompleks Ruko Mutiara Center, Blok B6 Pondok Cabe, Pamulang. Di Gereja Ellem, kebaktian dipimpin Jonathan Wijaya. Ketika jemaat sedang menyanyikan lagu puji-pujian, puluhan orang masuk sambil membawa balok kayu. Massa memukuli kursi dan meja tempat persembahan. Selain membawa balok kayu, massa juga membawa benda keras lainnya. Alkitab yang berada di meja dan lemari tidak luput dari amukan massa. Menurut Boy Mangual, penyerang mengancam akan melakukan perusakan lagi jika tetap beribadah di ruko. Menjawab ancaman tersebut, Banser bersama aparat kepolisian akan menjaga tempat itu agar jemaat dapat beribadah dengan tenang. Kepada Menag, Ruyandi mengungkapkan ada 200 ruko yang saat ini dijadikan umat kristiani sebagai tempat kebaktian karena tidak memiliki gereja. "Di negeri ini lebih sulit mendirikan gereja ketimbang panti pijat atau tempat hiburan lainnya," ujarnya. Kesulitan yang dihadapi umat kristiani karena dalam SKB Menteri Agama dan Mendagri No 1 tahun 1969 tentang Izin Mendirikan Tempat Ibadah diwajibkan adanya persetujuan lingkungan. Kalau lingkungan menolak maka tidak boleh ada gereja di sana meski umat kristiani banyak tinggal di lingkungan itu. Kemarin, Dirjen Bimas Islam dan Dirjen Bimas Kristen Depag telah menyerahkan uang kepada pengelola gereja yang dirusak untuk memperbaiki tempat ibadahnya. Sedangkan Kadiv Humas Polri Irjen Paiman mengatakan pihaknya akan terus mengusut pelaku perusakan. (Mts/J-3) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [EMAIL PROTECTED] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

