From: "Cindra Budiono" <[EMAIL PROTECTED]> Doa yang mendapat jawaban oleh Kenneth G Hagin.
Alkitab berkata "apa saja yang kamu minta dan doakan percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu ( Markus 11:24) Yang dimaksudkan ayat itu adalah doa-iman. Terutama hal itu berhubungan dengan keadaan perorangan. Itu berkaitan dengan keinginan keinginan anda. Yang berdoa anda sendiri; bukan seseorang lain yang berdoa bersama anda. Bukan seorang lain yang sepakat dengan anda. Bila berdoa, anda harus percaya bahwa anda telah menerimanya. Kalau anda mau melakukannya, anda akan mendapatkan "apapun yang anda inginkan". Anda akan melihat hasilnya!!!! Saya dapat membuat hal itu terjadi bagi diri sendiri, tapi tidak selalu dapat membuatnya terjadi bagi anda. Dalam hal itu kemauan anda terlibat. Ketidakpercayaan seseorang dapat membatalkan doa iman orang lain. Biasanya orang kristen baru yang masih bayi dapat dipapah diatas iman seorang kristen yang telah dewasa. Tapi setelah beberapa saat tertentu, ALLAH MENGHARAPKAN mereka untuk mengembangkan kehidupan doa dan iman mereka sendiri. Saya telah menyaksikan hal itu diperagakan berulang kali selama saya aktif dalam pelayanan penginjilan. Dalam kebaktian2 di berbagai macam gereja itu, kebanyakan saya mengajar tentang iman dan kesembuhan. Menjelang akhir kebaktian, kami sengaja menyediakan waktu untuk tanya jawab. Sebuah pertanyaan yang berulang kali diajukan orang adalah: "Dulu waktu saya baru diselamatkan, setiap kali sakit dan didoakan saya selalu menerima kesembuhan, tapi sekarang apakah sebabnya saya tidak pernah menerima kesembuhan pada saat di doakan?" Saya menjawab mereka bahwa orang kristen yang baru bagaikan bayi. Tidak ada seorang pun dilahirkan kembali langsung sebagai orang kristen yang telah dewasa. Allah menghendaki agar kita bertumbuh dan menjadi dewasa. Kita berbelas kasihan terhadap para penyandang cacad dan yang kerdil. Demikianlah juga seharusnya perasaan kita terhadap para saudara seiman yang tidak bertumbuh rohaninya. Waktu mula mula diselamatkan, anda adalah seorang bayi rohani. Jadi sudah sewajarnya bila GEMBALA anda yang memapah diatas imannya. Juga ada orang orang percaya dewasa yang mendoakan anda, yang memapah anda. Dan iman mereka bermanfaat bagi anda. Tapi selang beberapa saat, Allah tahu bahwa anda telah mendapatkan kesempatan untuk bertumbuh. Itu terlepas dari fakta, entahkah anda sendiri memang bertumbuh atau tidak. Ia berkata,"Sekarang saatnya tiba untuk menurunkan bayi dalam gendonganmu itu dan suruhlah ia belajar berjalan sendiri." Pada saat itu rupanya memang ada banyak bayi cengeng yang perlu digendong. Sekarang pun masih ada banyak orang yang lebih suka digendong. Sebagai seorang GEMBALA, saya memperhatikan bahwa ada banyak orang yang pada dasarnya terutama disembuhkan karena imanku. Para petobat baru atau kristen yang bayi dalam masalah kesembuhan ilahi paling mudah untuk disembuhkan. Sebaliknya yang paling sukar adalah org kristen yang paling kawakan. Setelah perang dunia II, di Amerika serikat terjadi kebangunan rohani dalam hal kesembuhan ilahi. Itu dimulai sekitar thn 1947 dan bertahan sampai 10 thn. Saya berbincang bincang dengan para penginjil yang berkecimpung dalam pelayanan kesembuhan ilahi itu. Pada dasarnya para peninjil itu mengatakan hal yang sama dalam hal yang satu ini yaitu: Bila mendoakan orang orang sakit yang maju berbaris dalam deretan doa, mereka tidak akan pernah berhasil menyembuhkan satupun sebelum melampaui orang orang kristen kawakan dari gereja Injil sepenuh yang kebetulan sakit dan ikut maju berderet untuk didoakan. Pada awal thn 1950 diadakan penelitian yaitu 6 minggu setelah kebaktian seri yang dipimpin oleh seorang tokoh penginjil kesembuhan ilahi berakhir. Ribuan daftar isian dikirimkan kepada mereka yang didoakan dengan 2 pertanyaan 1. Benarkan anda menerima kesembuhan pada saat penderita itu menumpangkan tangannya dan mendoakan anda? 2. Masih tetap sembuhkan anda? Sekitar 6.000 kartu dikembalikan setelah dijawab dan dari sejumlah itu hanya 3% dari orang orang injil sepenuh yang mengatakan bahwa mereka menerima kesembuhan, tapi sebaliknya 70% yang dari latar belakang gereja sejarah disembuhkan dan 70% mengatakan bahwa 6 minggu setelah kebaktian itu berakhir mereka masih tetap sembuh. ------------------------------------------------------------------------------------ Mematuhi peraturan, anda mendapat jawaban oleh Kenneth G Hagin. ..... Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh.... Efesus :6:18 Di dunia ini terdapat beraneka ragam permainan sport, yang dibatasi dengan seperangkat peraturan masing masing. Peraturan yang diterapkan pada permainan kasti tidak bisa dipaksakan untuk diterpkan pada permainan sepak bola. Kalo anda mencoba memaksakan diri untuk menerapkannya, anda akan menjadi kalut. Demikianlah halnya dengan DOA. ADA BERANEKA RAGAM DOA Peraturan atau hukum rohani yang menentukan kesuksesan jenis doa tertentu, tak akan manjur bila diterapkan pada jenis doa yang lain. Terkadang kita membuat kekeliruan dengan jalan membaurkan, menyamaratakan dan menyatukan semua jenis doa yang ada. Akibatnya? kita tidak menyaksikan hasil yang ktra rindukan. Sementara menelaah secara lebih cermat dalam firman Allah untuk menemukan jenis doa yang bagaiman yang membuat kita menikmati hasilnya; sekali lagi periksalah ayat kita yaitu Efesus 6:18. Moffat menerjemahkan ayat itu "Berdoa.... dengan semua ragam doa" dari suatu terjemahan lain terbaca "Berdoa dengan semua jenis doa." Misalnya, sebagian orang menyangka bahwa setiap doa harus diakhiri dengan perkataan "KALAU ITU MEMANG KEHENDAKMU" Mereka bersikeras bahwa itulah cara berdoa Yesus. Tapi Ia tidak selalu berdoa secara demikian. Waktu mendoakan kebangkitan Lazarus yang telah terbujur di dalam kuburnya, Ia tidak hanya berdoa," Kalau itu memang kehendakMU, Sebaliknya IA berkata,"Bapa, AKU mengucap syukur kpdMU, karena Engkau telah mendengarkan AKU." YOH11;41 Kemudian Ia memerintahkan Lazarus supaya keluar dan lazarus pun keluar. Contoh diatas adalah jenis doa yang bertujuan untuk mengubah keadaan. Kalau anda berdoa untuk mengubah keadaan sekali kali jangan menggunakan ' KALAU'. Anda menggunakan peraturan yang keliru. Satu satunya jenis doa yang dipanjatkan Yesus dengan memasukkan kata "KALAU" adalah doa pengabdian atau pemasrahanNYA. Di taman Getsemani IA berdoa, " Ya Bapaku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini daripadaKU, tetapi bukanlah kehendakKU, melainkan kehendakMUlah yang terjadi LUK 22;42 Saat itu Yesus bukanlah berdoa untuk mengubahkan sesuatu. Sebaliknya Ia memanjatkan doa pengabdian dan pemasrahan. Dan dalam doa itu kita harus menyelipkan kata " Kalau". Sebab kita mau siap untuk melakukan yang dikehendaki Yesus agar kita lakukan. Bila menyangkut hal percaya kepada Allah untuk sesuatu, kita tidak boleh berdoa " Kalau itu memang kehendakMU". Kita telah memiliki janji Allah yang tertulis dalam FirmanNYA Allah jelas berkehendak untuk mencukupi semua kebutuhan kita. Dalam Markus 11:24 kita membaca : "Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu." Kita harus menyadari bahwa Allah menghendaki agar semua kebutuhan kita dipenuhi (kebutuhan rohani, jasmani dan materi) Walaupun kita tidak hidup di bawah ikatan janji yang lama (hukum taurat), namun kita dapat lebih memahami sifat Allah dengan jalan mempelajari Perjanjian Lama. Disana kita menemukan bahwa yang dijanjikan Allah bagi umatNYA bukan hanya berkat berkat rohani. Ia juga berjanji bahwa mereka akan makmur dalam segi keuangan dan materi. Ia berjanji untuk menjauhkan sakit penyakit dari mereka dan membuat mereka berumur panjang serta hidup sepuas puasnya Keluaran 23:25,26 Dalam Mazmur 105:37 kita membaca bahwa waktu bangsa Israel dilepaskan dari Mesir, tidak terdapat seorgpun yang lemah karena sakit sakitan diantara sejumlah 2 juta orang !!!! Allah menaruh perhatian untuk setiap hal yang berhubungan dengan kehidupan kita dan Ia telah meyediakan perlengkapan sumber dayaNYA bagi kita. Kepada para suci Perjanjian lama Ia berjanji bahwa kalau mereka mau mematuhi perintah perintahNYA, mereka akan menikmati kemakmuran negri yang didiaminya. Itu meliputi pengertian bahwa seharusnya secara materipun kita juga makmur. Pada dasarnya perjanjian baru juga mengatakan hal yang sama "Hai kekasihku, lebih dari semua hal aku merindukan agar kalian menjadi makmur dan dalam keadaan sehat wal'afiat, sebagaimana keadaan jiwa kalian yang makmur itu 3 YOH 1;2 dari terjemahan Inggris King James Version. Yesus berkata bahwa Ia hendak mengaruniakan pemberian pemberian yang baik kepada para putra putriNYA, karena IA memang menaruh perhatian terhadap kita. Ia berbicara tentang keinginan hati kita dan memberitahukan cara mendapatkannya Marilah kita berjalan menurut peraturan peraturan NYA !!!!! GBU [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [EMAIL PROTECTED] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

