From: "Evy Rosmala" <[EMAIL PROTECTED]>
Prens and fam yg gue kasihi, hari ini gue mau share cerita keberadaan para pengkikut
Kristus di 'Negeri Sakura' ini. Mudah2an ada waktunya buat baca sharing gue, kiranya
Tuhan memberkati.
Selama gue bekerja di perusahaan Jepang, orang2 Jepang yg gue kenal dekat hanya
bos-bos Jepang yg sifat2 ""teganya dikau"" sangat melekat bagi mereka. Gue dan mungkin
temen2 smua ngga bisa mengerti dengan sifat2 bos2 Jepang kita itu. Gue pikir smua
mereka sama (kalo ada yg 'normal' ya..tetep aja beda krn mereka ngga
kenal Kristus, bahkan gue pribadi pernah sempet kesel dan bertanya langsung pada satu
orang cewe Jepang yg menggunakan salib besar di kantor waktu itu, gue
merasa heran to the point gue tanya apa dia s'orang Kristen, jawabnya nyantai
sekali.."Oh ngga.. salib ini hanya ascesories aja kok..its common in Japan"
(Heh??!! She doen't know How the Cross is so meaningful for us!). Saat itu smakin
nyata bagi gue bhw Tuhan adalah assesoris bagi mereka. Tapi diantara orang2 yg spt
itu, ternyata masih terdapat orang2 Jepang yg menjadi pengikut Kristus yg setia dan yg
militan di dalam Tuhan, dan Negri Jepang juga mengalami Sejarah Kekristenan dan
sejarah Gereja di negri ini sungguh menakjubkan! Meskipun sebagian besar orang Jepang
saat ini, masih dalam belenggu 'kegelapan'. Orang2 Jepang pada umumnya mereka beragama
Shinto dan Budha, namun dalam upacara pernikahan mereka lebih memilih upacara
pernikahan Kristen di gereja. Dan pada saat kematian, mrk akan kembali dengan upacara
kematian dalam agama Shinto dan Budha. Kekristenan hanya sebagai trend bagi sebagian
besar orang di negri ini. Hal tsb kemungkinan besar dilatarbelakangi dengan keberadaan
budaya barat (America) yg menjadi kiblat bagi negri ini. "Mereka menjadi rancu dalam
penggunaan upacara gerejawi dengan budaya barat itu sendiri."
Kemarin Minggu, gue ibadah di Gereja (G3I)-Tokyo, gue menerima info ttg gereja ini
dari Mr.Harada (bosnya Ully), ibadah gerejanya hampir sama dengan ibadah gereja
oikumene. Gereja ini adalah gereja untuk orang2 Indonesia yg berada di Jepang, dan
gembala sidangnya adalah seorang Jepang, bernama Yasuo Atsumi. Blio pernah melayani
cukup lama di Indonesia, bahkan pernah melayani sampai ke Kalimantan. Sehubungan
dengan ibadah peringatan naiknya Roh Kudus, kita jemaat mendapatkan khotbah Kisah Para
Rasul 7:51-60 (''Kesaksian dan Pengorbanan Stefanus'').
Hal2 yg disampaikan blio pada hari itu, cukup membuka image baru gue ttg Negri Nippon
dan orang2nya. Brikut ini adalah sdikit dari kesimpulan kisah perjalanan
gereja di Jepang yg cukup panjang..tp sayang, mnrt Pedeta Atsumi, kita tidak dapat
menemukan buku ttg ini dalam bahasa Inggris, kalau ada yg berminat, mnrt
blio, ada buku ttg Sejarah gereja di Asia, dan sdikit disinggung ttg Gereja di Jepang,
yg di jual di toko buku, Indonesia. Sejarah gereja di Jepang sudah ada dari tahun
1600-an!(amazing, right?) Agama Kristen dibawa pertama kali oleh 26 orang pastor yg
akhirnya menjadi martir di negri ini. Dalam perjuangan membawa Kabar Baik, mereka
dihalang-halangi oleh pemerintahan Jepang saat itu (kita kenal mrk dengan nama Shogun).
Selama ke 26 pastor ini melayani, sudah begitu banyak pengikut Kristus yg bertumbuh
dengan pesat.
Pemerintahan saat itu membenci keberadaan para pastor,mnrt Pdt.Atsumi pemerintahan
saat itu takut pengikut Kristus menjadi bertambah banyak, sehingga
mereka di adili, dan disiksa dengan merefleksikan cara2 penyaliban Tuhan Yesus
sendiri. Mereka berjalan sepanjang 1000km dari Kyoto sampai Nagasaki
(thn.1637), dan pada akhir perjalanan mereka, di Nagasaki, mereka di salibkan!
Sdemikian pengorbanan nyawa para misionaris dan pada akhirnya telah
menumbuhkan para pengikut2 baru Kristus di Nagasaki.
Tidak hanya para misionaris yg dibunuh. Penduduk nagasaki seluruhnya (37,000 orang)
turut di bunuh oleh pemerintahan Edo. Mereka di asingkan, terisolir, dan
anak2, juga orang tua kelaparan. Dalam kondisi yg lemah mereka diserbu oleh belasan
ribu prajurit, dan tidak ada 1 pun orang yg selamat! Smua mereka dikubur
dalam 1 lubang. Lubang itu disembunyikan pemerintahan Jepang, mereka tidak mau hal ini
tersiar di temapt lain. Tp tidak ada yg tersembunyi bagi Allah! Setelah
perang Dunia ke-2 lubang kubur itu di buka, dan tersingkaplah smua perbuatan jahanam
para Shogun (para sultan2/kepala pemerintahan di Jepang saat itu). Saat
ini mungkin diantara kita ada yg berfikir, 'knapa Tuhan diam saja?' 'kanapa Dia tidak
membela umatnya?'
Tidak ada manusia yg dapat mengerti Pikiran Allah, dari pengorbanan smuanya itu, ke
37,000 umat dan para misionaris, saat ini telah menumbuhkan kota Nagasaki
menjadi kota yg penduduknya rata2 adalah pengkikut Kristus. Bahkan peristiwa tragis
ini, membuka mata umat2 baru pengkikut Kristus akan kekejaman kaum shogun, merubuhkan
kekaguman semu mereka dan membenci kejahatannya.
PAda beberapa waktu yg lalu Bapak Pdt. Atsumi, melayani di kota Nagasaki, dia
mengunjungi kuburan itu, dia merasakan kengerian yg luar biasa, selain itu
dia juga mengunjungi istana peninggalan Nagasaki, tempat tinggal para shogun, yg
membunuh ke 37,000 umat Kristen di kota itu. Blio membaca smua keterangan
keturunan para shogun setelah pemerintahan Edo, tidak ada yg hidup sampai umur di atas
20 tahun. Mereka hidup hanya sampai usia 19-20 tahun. Knapa demikian?
Hanya Tuhan Yang Tahu.
Prens, and fam smuanya,kisah kekristenan di Jepang mrpkan ilustrasi Pdt Atsumi dari
kisah Stephanus (martir per-tama), dalam Injil Kisah Para Rasul, pada saat dia diadili
Mahkamah Agama, Stephanus memakai pengadilannya menjadi tempat bagi dia bersaksi, dia
menceritakan sejarah gereja dari jaman Abraham sampai masanya dengan kesimpulan yg
akurat dan sistematis.
Hal ini mendatangkan kemuliaan Allah baginya(ay.55),(Stephanus saat itu di dalam
pengadilan mahkamah agama yg dijalaninya, ia dapat melihat rupa Yesus-ayat.56).
Mahkamah Agama tertusuk hatinya mendengar kesaksian Stepahus itu dan menyambutnya
dengan kertakan gigi. Tapi Stephanus yg penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit,
lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah (ay.54-55).
Setelah Stepahanus di bunuh (ia menjadi martir yg per-tama) dan Saulus hadir pada saat
itu, dia setuju Stephanus di bunuh(Pasal 8:1a). Sekali lagi
pertanyaan 'Knapa Tuhan ijinkan Stephanus, hambaNya yg setia itu mati?' Slanjutnya
setelah Stephanus dibunuh, Tuhan mengijinkan hal itu terjadi demi pertobatan
Saulus, yg menjadi Paulus dan menjadi hamba Tuhan yg besar pelayanannya di seluruh
negri, mewartakan Kabar Baik Keselamatan-Nya.
Pesan Blio yg mengakhiri khotbahnya bagi kita smua saat itu adalah: "Kesaksian yg
jelas akan menghasilkan response yg Jelas, tapi kesaksian yg samar, kabur, dan
ragu2, menghasilkan response yg ragu dan samar."
I pray, kisah nyata ini menjadi spirit bagi kita untuk juga mengambil bagian kita
dalam pelayanan bagi Tuhan,
Amen.
love,
ev:)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/