From: sunanto choa Kekecewaan Oleh : Sunanto
Ketika dulu baru tiba di kota Sydney, hal pertama yang saya ingin lihat adalah gedung Opera House yang mana merupakan salah satu simbol dari negara Australia. Harapan itu akhirnya terwujud dan dengan hati yang riang saya menantikan untuk melihat Opera House yang terkenal itu. Pada minggu pertama saya di Sydney, bersama dengan rombongan sekolah ( college ) kami pergi ke beberapa tempat dan salah satunya ke Opera House. Sesampai di Opera House banyak diantara kami yang kecewa sebab ternyata gedung Opera House yang terkenal itu biasa-biasa saja bila dilihat dari dekat. Salah seorang dari anggota rombongan nyeletuk : " Uh, Lapisan keramiknya seperti keramik kamar mandi " Bahkan ada yang bilang lebih bagus gedung Keong Mas yang ada di Taman Mini ( TMII ). Saya juga merasa sedikit kecewa sebab ternyata tidak ada yang istimewa dari gedung Opera itu, apalagi bila dilihat dari jarak dekat. Kekecewaan terjadi karena harapan (estimasi ) yang kita miliki tidak seperti kenyataan ( realisasi ) yang ada. Kita menjadi kecewa dengan seseorang sebab apa yang kita harapkan ada pada orang tersebut tidak menjadi kenyataan. Kita menjadi kecewa dengan gereja sebab apa yang kita harapkan bisa didapat dari gereja tidak kita dapatkan. Kita menjadi kecewa dengan Tuhan sebab apa yang kita harapkan Tuhan akan lakukan tidak terjadi dalam kenyataan. Murid-murid Yesus menjadi kecewa ketika Yesus mati di salib sebab mereka berharap Yesus menjadi Raja di bumi sehingga mereka bisa menjadi salah satu dari pejabat Kerajaan tersebut. Banyak hal dalam hidup ini yang bisa membuat kita kecewa. Seorang konselor pernikahan Kristen yang terkenal di Amerika mengatakan penyebab utama perceraian adalah kekecewaan. Ketika seseorang menikah biasanya ia memiliki harapan agar pasangannya seperti yang ia harapkan. Memang pada waktu pacaran umumnya kita lebih banyak melihat sisi baiknya daripada sisi buruknya pasangan kita. Lalu kita menjadi sangat terkejut, ternyata setelah menikah sifatnya berbeda 180 derajat Dulu ketika pacaran bicaranya sangat lembut tetapi setelah menikah kasarnya minta ampun. Lambat laun mulai lahir benih kekecewaan dan bila hal ini tidak cepat dibereskan maka dapat mengakibatkan konflik yang mengarah ke perceraian. Kekecewaan merupakan hal yang wajar dan pasti akan dialami oleh setiap orang. Sayapun sering mengalami kekecewaan dalam hidup ini. Saya pernah kecewa dengan pemimpin, keluarga, teman dan dengan banyak hal lainnya. Bahkan juga saya pernah sangat kecewa dengan Tuhan. Saya pernah berdoa siang dan malam selama sekitar tiga tahun untuk meminta sesuatu dan akhirnya Tuhan menjawab 'Tidak'. Pernahkah anda mengalami hal yang sama ? Ketika dulu saya baru mulai belajar untuk menulis, lebih banyak orang yang mengkritik dan mengecam daripada yang memuji tulisan saya. Bahkan ada yang pernah mengkritik tulisan saya dengan tajam, kalimat per kalimat ditelaah dan diuraikan satu demi satu. Jujur saja waktu itu saya sempat marah dan menjadi kecewa. Tetapi saya tidak mau tenggelam dalam kekecewaan melainkan berusaha bangkit untuk menjadi lebih baik. Bila saja waktu itu saya tenggelam dalam kekecewaan maka anda tidak akan bisa menikmati dan menerima berkat dari tulisan-tulisan saya yang pernah anda baca. Saya beryukur atas setiap kritik dan kecaman yang Tuhan ijinkan sebab itu membuat saya menjadi lebih baik lagi dan dapat memperbaiki apa yang kurang dari tulisan tersebut. Walaupun mungkin itu adalah pekerjaan Iblis yang berusaha melemahkan/menjatuhkan sehingga saya tidak bisa produktif lagi, namun Tuhan telah mereka-rekakannya untuk kebaikan. Setelah beberapa bulan ada di Sydney, saya berkesempatan untuk mengikuti sebuah konser pujian dan penyembahan di Opera House yang diadakan oleh Hillsongs Church. Setelah antri cukup panjang akhirnya saya masuk ke dalam ruang Opera House. Wow luar biasa, ternyata pemandangan di dalam Opera House sangat indah dan artistik. Tanpa henti saya berdecak kagum memuji keindahan dari ruangan Opera itu. Bila saja bukan Darlene Zschech yang memimpin pujian, bisa jadi saya akan memandang berkeliling melihat satu demi satu sisi dari ruangan Opera House itu. Saudaraku, kita sering menjadi kecewa terhadap sesuatu sebab kita biasanya hanya melihat lapisan luar dari sebuah persoalan. Sama seperti kami yang kecewa karena hanya melihat Opera House dari sisi luarnya. Padahal sisi dalamnya begitu indah dan menakjubkan. Dalam setiap masalah, pegumulan dan kekecewaan yang Tuhan ijinkan terdapat sisi lain yang indah dan yang mendatangkan kebaikan. Sekali lagi saya ingin mengatakan bahwa dalam hidup ini kita tidak bisa menghindar dari kekecewaan sebab memang tidak ada yang sempurna dalam kehidupan ini. Sebaik-baiknya dan sehebat-sehebatnya seseorang pasti punya kelemahan dan bisa berbuat salah. Sedewasa apapun karakter seseorang pasti ada kelemahannya dan masih bisa berbuat kesalahan. Sehebat dan sesempurna apapun sebuah gereja pasti ada sisi lemahnya. Hanya Yesus Kristus seorang yang tidak punya kelemahan dan tidak pernah berbuat dosa. Oleh karena itu kita harus sadar bahwa kita diciptakan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan. Tidak ada satu gereja/denominasi yang paling hebat atau paling sempurna, semuanya harus bisa saling mendukung dan melengkapi. Oh, bila kita semua bisa memiliki kesadaran seperti itu maka betapa indahnya dan harmonisnya kehidupan ini. Mari kita belajar mengatasi kekecewaan dari sang Guru Agung kita, Yesus Kristus. Di masa akhir hidupnya, Yesus dihianati dan ditinggalkan oleh murid-muridNya. Yudas menghianati dan menjualNya, kemudian Petrus menyangkalNya tiga kali. Seakan-akan jerih payahNya selama tiga tahun lebih sia-sia dan berakhir dengan kegagalan. Yesus datang untuk menebus dosa manusia dan memberikan hidup yang kekal kepada setiap orang yang percaya. Ia turun dari tahtanya yang agung dan rela menjadi serupa dengan manusia yang hina. Tetapi malah Ia ditolak, dihina dan diludahi oleh manusia yang ingin ditebusnya. Bukankah seharusnya Yesus layak/pantas menjadi kecewa ? Ya, menurut saya Ia layak menjadi kecewa tetapi Yesus tidak menjadi kecewa sebab Ia melihat jauh ke depan. Yesus telah melihat dengan iman bahwa para muridNya akan bangkit menjadi orang-orang radikal yang akan mengubah dunia. Yesus tahu bahwa setelah kematianNya, Gereja akan lahir untuk menjadi terang dan injil KerajaanNya akan diberitakan serta ditegakkan sampai ke ujung bumi. Kunci untuk mengatasi kekecewaan adalah kita harus bisa melihat dengan iman sebuah persoalan atau pergumulan yang Tuhan ijinkan. Bila ada orang yang menyerang atau mengkritik saya dengan tidak adil maka biasanya saya akan membawa orang tersebut dalam doa. Dalam doa tersebut saya mendoakan agar orang tersebut diubah dan diberkati oleh Tuhan. Saya bersyukur buat apa yang telah dilakukan oleh orang tersebut kepada saya. Lalu saya mulai melihat dengan mata iman bahwa hal ini pasti akan mendatangkan kebaikan dalam hidup saya. Akhir kata, kiranya tulisan ini bisa membantu anda yang sedang mengalami kekecewaan. Janganlah tinggal dalam kekecewaan sebab itu akan merugikan diri anda sendiri. Bangkitlah dan mulai ucapkan syukur atas setiap hal yang membuat anda kecewa. Lihatlah dengan mata iman bahwa dibalik setiap masalah dan kekecewaan yang Tuhan ijinkan terdapat harta karun kehidupan yang jauh lebih berharga dari semua harta yang ada di dunia ini. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IYOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [EMAIL PROTECTED] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

