From: "Erwin Siregar" <[EMAIL PROTECTED]>

Buku Yang Berkesan

Gedung-gedung yang dikeramatkan selalu mempunyai kesan yang menarik bagi saya.Namun 
kali ini, saya justru hanya ingin duduk dengan tenang di hadirat Tuhan, di dalam 
gedung sebuah gereja Katolik di kota kediamanku.Sambil duduk bersandar saya menikmati 
keheningan suasana menyendiri ini. 

Mata saya langsung tertuju kepada patung salib yang terpasang pada bagian depan 
ruangan gereja.Tapi kemudian pandangan mata saya beralih kea rah sebuah buku yang 
besar.Buku itu terletak diatas sebuah dudukan yang terbuat dari kayu.Terdorong rasa 
ingin tahu apa isinya, sayapun bangkit berdiri dan melangkah kedepan untuk melihatnya 
dari dekat.Begitu saya mulai membuka-buka halamannya, perasaan saya mulai 
tergelitik.Rupanya buku ini diperuntukkan bagi semua orang yang ingin menuliskan 
sepatah dua kata sebagai kesan, entah dalam bentuk sebuah permohonan doa, sebuah 
ucapan terimah kash, atau kesan yang diterima dari Tuhan.Setelah membuka halaman demi 
halaman, saya terpikat oleh salah satu isinya. 

"Ya Tuhan, pastilah Roh-Mu yang memimpin saya datang ke tempat ini.Hampir saja saya 
bunuh diri, akan tetapi sekarang saya memiliki harapan baru.Semoga Engkau menolong 
saya untuk menetramkan angin topan dalam hidup saya ini!" 

Selanjutnya dalam tulisan pena yang kelihatannya ditulis oleh seorang anak kecil, saya 
membaca: "Ya Tuhan, tolonglah saya diberi kesembuhan, karena sebentar lagi saya harus 
masuk rumah sakit".Seorang bocah lain lagi meninggalkan corat-coretnya berbunyi 
begini:"Oh Tuhan, jangan biarkan teman-teman saya seenaknya mengejek saya lagi!".Tapi 
ada anak lain menulis "Bapa di Surga, tolonglah kedua orangtuaku jangan suka 
bertengkar lagi.Biarlah mereka boleh hidup harmonis bersama-sama". 

Setelah membuka beberapa halaman lebih lanjut, saya membaca kata-kata yang sangat 
menyentuh hati, yang ditulis oleh pasangan ayah-ibu:"Ya Tuhan  yang Maha Kuasa, kami 
tidak bisa mengerti tentang anak-anak kami.Menurut kenyataannya kami menjadi asing 
terhadap mereka, demikian juga sebaliknya.Tuhan persatukanlah kembali jiwa kami dan 
tolonglah kami supaya kami dapat memahami satu sama lainnya.

Dari ungkapan-ungkapan yang banyak ini, saya memperoleh bukti yang jelas mengenai 
penderitaan dan dukacita yang melanda para warga di dalam kota dimana aku 
berdiam.Tentu saja inilah yang merupakan tugas utamaku,--mengajarkan kepada 
orang-orang yang hidup di sekitarku agar mereka boleh hidup dalam naungan kasih Tuhan, 
yang penuh kuasa dan yang selalu hadir dimana-mana.

 Rudy Lack----Youth With A Mission
www.ywam.org

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang 
takut akan Dia.
============================================
From: "jimmyokberto" <[EMAIL PROTECTED]>

Melintas diatas rel

MAZMUR 43:5 
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? 
Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Betapa senangnya dulu , ketika saya dapat melihat kereta melintas di rel-nya. Apalagi 
dapat menaikinya dan ikut dalam perjalannya. 
Serasa baru kemarin aku suka naik di atapnya dan bergantung di sisi pintunya yang 
terbuka jika aku menumpang kereta rel diesel. Angin yang menerpa tubuh terkadang 
menyegarkan membawa kepada suatua suasana yang lain dalam suatu perjalanan. Menentang 
angina dan terus berjalan terbawa oleh lajunya kereta yang bergerak secepatnya diatas 
110 km/jam.

Dikarenakan kurang hati-hati , selalu menimbulkan suatu kejadian yang tidak selalu 
kita inginkan yaitu "KECELAKAAN".  Baik saat menumpang kereta, terakhir terberita 
belasan orang terkena stroom. Saat mereka, para penumpang hendak memulai harti kerja 
mereka. Dengan terpaksa harus menggunakan fasilitas yang salah. Hanya karena untuk 
mengejar waktu. Mengejar waktu untuk dapat ke tempat kerja. Mengejar waktu untuk 
bekerja. Mengejar waktu untuk mendapatkan hasil dari bekerja. 
Mengejar waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena waktu harus dikejar dan 
dapat menjadi masalah dan masalah terus menerus , apakah akan selalu begitu dalam 
suatu kehidupan anak manusia?
Tadi pagi , aku melintas jalan yang lain. Jalan yang melintas di rel kereta. Lintasan 
rel kereta tanpa penjaga.
Sebenarnya aku juga mengejar waktu; akan tetapi entah bagaimana bisa aku dapat 
berhenti dahulu sebentar terdiam. Dan dalam hitungan beberapa detik. Melintaslah 
kereta cepat "express". Melintas dengan lincah diatas relnya..
Aku terdiam sejenak dalam batinku ..
Apa yang terjadi bila aku terus mengejar waktu dan melintas rel kereta tersebut dan 
dalam beberapa detik , aku tak dapat membayangkan apa yang terjadi.

Setiap waktu bukan kita yang menentukan; setiap waktu bukan kita yang 
merencanakan; setiap waktu bukan milik kita sendiri.
Sang Pencipta waktulah yang memiliki waktu tersebut.
Dengan demikian kepada Sang Pencipta kita harus berdiam diri dalam waktu untukNYA.

Waktu untukNYA adalah waktu yang hanya dihabiskan hanya berdua dengan 
Sang Pencipta. Waktu yang sangat khusus dan khusuk.
Sehingga hubungan dengan Sang Pencipta menjadi indah, seindah apa yang telah 
diciptakan bagi kita.
Kita menyerahkan segala permasalahan diri hanya kepada Sang Pencipta dan memohon 
kepadaNYA untuk menyelesaikan bagi kita dengan indah dan tepat pada waktuNYA.
Kita dapat mencurahkan segala cerita hati, keinginan jiwa dan apalagi yang lain tanpa 
kita merasa curiga untuk dibocorkan segala urusan pribadi kita kepada orang lain.
Karena Sang Pencipta selalu menampung seluruh permasalahan aku, kamu 
dan kita semua anak manusia dan tidak pernah mengeluh seperti kita 
yang selalu lelah dan lelah bila kita sudah melalui batas.
Karena Sang Pencipta selalu melintas batas, melintas diatas rel kehidupan kita dan 
meminta untuk kita dapat diam sejak dan membagi waktuNYA bersama-sama. 

Ingatlah waktu adalah bukan milik sendiri, waktu adalah milik Sang Pencipta dan kita 
harus membagi waktu denganNYA.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [EMAIL PROTECTED]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
WebSite: http://jnm.clear-net.com (Webmaster wanted!)
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke