From: Mang_Ucup 

Tangis seorang Bayi

Di tengah malam yg sunyi senyap dibawah sayup2 alunannya lagu "Malam Kudus",
terdengar se-akan2 ada bayi yg menangis, tetapi bukannya bayi yg berada di dlm 
palungan ataupun bayi yg berada dlm pelukan kasih sayangnya seorang Ibu, 
melainkan bayi yg masih berbentuk janin, janin yg usianya belum juga dua bln. 

Janin yg ditakdirkan untuk lahir sebagai bayi haram, 
bayi yg kelahirannya tidak di inginkan di dunia ini, 
bayi yg akan dicampakan di dlm kehidupannya, 
bayi yg tidak akan mendapatkan kasih sayang entah dari sang ayah maupun dari 
ibunya.

Sambil menangis di dlm kandungan Ibunya janin tsb se-akan2 berkata:
Mamah/Papah yg sangat saya kasihi!
Pada saat ini jutaan manusia di dunia ini gembira memperingati
hari kelahirannya Bayi Yesus, 
tetapi kenapa wajah Mamah & Papa
terlihat muram dan sedih
Apakah Mamah tidak ingin saya hidup dilahirkan di dunia ini?

Mamah berikanlah saya kesempatan numpang hidup sejenak lagi!
Apakah Mamah tidak bisa mengasihi saya? 
Apakah kehadiran saya ini bukannya buah dari kasih antara Mamah dan Papah? 
Kenapa Mamah begitu teganya ingin membunuh saya, apakah dosa saya?
Apakah Mamah tidak ingin melihat wajah tawa saya yang lucu? 

Mamah berikanlah saya kesempatan numpang hidup sejenak lagi!
Berilah kesempatan agar saya bisa melihat dan menatap wajah Mamah.
Berilah kesempatan agar saya bisa hidup seperti juga anak2 lainnya
Bukankah kehidupan itu sebenarnya karunia dari Allah?
Apakah saya tidak layak untuk mendapatkan karunia ini?

Mamah berikanlah saya kesempatan numpang hidup sejenak lagi!
Apabila Mamah sdh tidak menginginkan saya lagi,
berikanlah saya kepada Mamah2 lainnya 
yg sudah lama mendambakan kehadiran bayinya
Apabila Mamah tidak menginginkan saya lagi,
berikanlah saya kepanti asuhan 
saya rela untuk hidup sebagai anak yatim yg tidak bisa merasakan
kasih sayang dari seorang Ibu maupun Ayah
Apabila ini semuanya masih merupakan beban juga bagi Mamah
buanglah saya ke tempat sampah
saya yakin Allah Bapa di surga akan memelihara saya.

Mamah berikanlah saya kesempatan untuk numpang
hidup di dalam kandungan Mamah
hanya untuk sejenak waktu lagi Mah,
bersabarlah sejenak saya mohon padamu Mah
bayimu yg berada di dlm kandungan
dan yg sangat menyayangi Mamah & Papah.

Tulisan ini disajikan dgn penuh rasa kasih oleh Mang Ucup untuk 
perempuan-perempuan di seluruh dunia, yg pada saat ini dlm pergumulan, marilah 
kita doakan bersama agar mereka mendapatkan ketabahan maupun kekuatan untuk 
memelihara bayinya. Saya percaya, bahwa Allah Bapa di sorga akan selalu 
melindungi mereka dimana pun juga mereka berada. Amin.

Apabila menurut Anda artikel ini bisa menguatkan dan bisa menjadikan berkat 
bagi yg lainnya silahkan di fwd kepada rekan2 maupun sobat2 lainnya.

Maranatha
Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org
=======================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Sikap thd anak cacat

Anak bagi sebuah keluarga adalah sebuah karunia,rahmat dan berkat.Kehadiran 
seorang anak di tengah2 keluarga merupakan harapan dan dambaan.
Isak tangis kehadirannya pertama kali di dunia, saat ia dilahirkan merupakan 
kegembiraan tersendiri. Tetapi suasana menjadi lain ketika anak yang dinantikan 
itu hidup dalam keadaan cacat mental. Terkadang kondisi macam ini dipandang 
sebagai sebuah aib atau malapetaka. Dan sangat sedikit yang menerimanya sebagai 
sebuah rahmat.

Keluarga dalam tradisi gereja dipahami sebagai persekutuan pribadi2, perhatian 
khusus perlu diberikan kepada anak-anak, dengan mengembangkan penghargaan yg 
mendalam terhadap martabat pribadi mereka, serta sikap sungguh menghormati 
setiap anak .

Dengan memupuk serta menunjukkan kepedulian yg mesra dan besar thd  setiap anak 
yg lahir di dunia, Gereja  dipanggil untuk mengutarakan sekali lagi dalam 
sejarah teladan dan perintah Kristus Tuhan yg menaruh anak2 di jantung kerajaan 
Allah: "Biarkanlah anak-anak datang kepadaKu dan jangan menghalang-halangi 
mereka, sebab mereka itulah yg mempunyai Kerajaan Sorga." (luk 18:16).
Setiap menerima, cinta kasih, penghargaan,kepedulian terhadap setiap anak yg 
lahir di dunia ini, perhatian dalam setiap kehidupannya di bidang jasmani, 
emosional, pendidikan, rohani, semuanya itu menjadi ciri khas pokok bagi semua 
orang Kristen, Khususnya bagi Keluarga Kristen.

Pengalaman istimewa dari Ny Dwianto patut sebagai acuan bagi keluarga yg 
melahirkan seorang anak cacat.Berikut penuturan beliau:
Bagi saya yang  memiliki anak cacat merupakan sesuatu yang sangat istimewa. 
Usai melahirkan dia belum mengetahui bahwa anaknya menderita cacat mental.Ibu 
tsb baru sadar setelah memeriksakan anaknya ke RSPAD. Pada saat itulah  Ny 
Dwianto tahu tentang kondisi anaknya. Tak tahan melihat kondisi anak tsb, dia 
pun menangis sepanjang malam. "Kesedihan itu ternyata tidak terbatas. Dengan 
kondisi anak kami demikian, saya dan suami berikhtiar dan semakin menjadi lebih 
dekat kepada Tuhan.Kami sepakat untuk tetap
berjuang. Apapun yg kami hadapi, kami tetap akan mencari yg terbaik.

Meski sempat shock, toh mereka akhirnya menerima keadaan ini. Mereka lalu 
berusaha dengan berbagai cara agar anaknya bisa menikmati sekolah atau pendikan 
yang pantas. "Saya berdoa terus: "Tuhan kalau mau ambil, ambillah anak saya ini 
lebih dulu, jangan saya. Ny Dwianto membayangkan kalau dia meninggal lebih 
dahulu, anaknya tidak ada yang mendampingi dan merawat. Permintaan itu setiap 
hari saya doakan. Akhirnya dia sampai pada suatu sikap bhw ini adalah rahmat.

Awalnya Ny.Dwianto berpikir, bagaimana caranya mengajarkan kepada anaknya 
ketika tiba waktunya mengalami haid,juga bagaimana menjelaskan kepada 
kakak-adiknya berpacaran. Toh pada akhirnya itu tidak menjadi masalah. Semuanya 
berjalan dengan baik.
Pada akhirnya Tuhan sendiri yang menentukannya.Sekarang ini semua mulai 
terjawab satu persatu.Pengalaman seperti ini perlu di sharingkan kepada 
keluarga yang dikaruniai anak cacat. Anak tsb memang tidak tumbuh  normal 
sebagaimana anak2 yang lain, secara mental maupun fisik.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa makin lanjut usia seorang perempuan pada 
waktu melahirkan,makin besar kemungkinan anaknya cacat mental.Apalagi bila 
seorang perempuan mengkonsumsi obat-obatan, minuman keras. Seolah-olah 
pernyataan itu benar, hingga banyak orangtua merasa, entah malu, sedih. 
Buntutnya anak mereka akan disembunyikan, dijauhkan dari lingkungan 
sosialnya.Siapa sih orangtua yang tidak malu mempunyai anak demikian. Buang air 
kecil, air besar, semuanya dalam keadaan seperti itu. Pokoknya macam2lah," 
kisahnya.

Menurut Ny.Dwianto, kondisi fisik dan mental anaknya oleh dokter dikategorikan  
sebagai Sindroma Down berpengaruh pada gerak motoriknya. Karena itu pada usia 7 
tahun dan mencoba belajar jalan, tangan dan diayun bersamaan sejajar. Bahkan 
menyusupun merupakan sesuatu yang paling susah.gerakan yg paling sederhana 
merupakan kesulitan yg luar biasa baginya.

Bagi saya pengalaman menjadi seorang ibu yg memiliki anak semacam ini merupakan 
yang sangat istimewa. Bahwa dia sdh bisa jalan itu merupakan suatu yang luar 
biasa bagus. Merasa malu sebagai orangtua yg mempunyai cacat mental jelas akan 
membawa akibat lain yg merugikan anak itu sendiri.
Jadi apa yang ingin saya katakan;pertama jangan malu,karena anak tetap 
mempunyai hak untuk hidup,mempunyai hak untuk dihargai dan diperlakukan spt 
manusia.Disamping tidak perlu malu, orangtua mesti menggali potensi anaknya.
"Kalau orangtua tidak mau membawa keluar, bawalah ia kesekolah. Jangan 
menyembunyikan nya. Apa yang dialami keluarga Dwianto adalah cermin bagi 
keluarga2 yang mempunyai anak yg menderita cacat mental.

Dalam kasus lain, pengalaman sebuah keluarga atas penderitaan  anaknya bisa 
menimbulkan perpecahan kalau dasar perkawinan orangtua tidak kuat, akibatnya 
lebih parah lagi tetapi sebaliknya, bila perkawinan itu kokoh, maka kehidupan 
keluarga dapat semakin kokoh.
Meminjam ungkapan Kahlil Gibran, tak lebih dari sebuah hadiah yang dipinjamkan 
kepada orangtua oleh yang empunya hidup. Anak ditipkan kepada orangtua untuk 
dilahirkan, dibesarkan dengan sejumlah tanggungjawab yang mesti mereka emban.

Walsinur Silalahi.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke