Kebenaran Allah & Kebenaran Manusia
Manusia sejak zaman purba berusaha mencari Allah dengan caranya sendiri, mereka
menggunakan berbagai macam cara antara lain dengan menyembah dewa-dewa, patung,
maupun dengan menyiksa diri, berpuasa, serta dengan berbuat baik, dan
lain-lain. Dengan demikian, mereka merasa sudah berbuat hal yang benar yang
dapat mendekatkan mereka dengan Sang Pencipta. Padahal sesungguhnya tidak ada
satu orangpun yang dapat mendekati dan mengenal Pencipta-nya dengan caranya
sendiri, hanya dengan cara yang diberikan oleh Pencipta-nya mereka dapat
mengenal-Nya,
Kebenaran Manusia
Berdasarkan pada usaha manusia melalui perbuatan
Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah
makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka
berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk
kepada kebenaran Allah.
Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang
melakukannya, akan hidup karenanya."
Roma 1:25,10:3,5
Kegagalan kebenaran manusia
Karena tidak ada seorangpun yang mampu melakukan seluruh Hukum Taurat maka
tidak ada seorangpun orang yang hidup karenanya kecuali Yesus Kristus
Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat;
kamu hidup di luar kasih karunia.
Galatia 5:4
Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama
sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang
Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,
seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.
Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari
Allah.
Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang
berbuat baik, seorangpun tidak.
Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat
ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat
setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.
Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena
melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.
Roma 3:9-12, 19-20
Kebenaran Allah
Diberikan berdasarkan Kasih Karunia
Arti kasih karunia ialah pemberian yang diberikan secara cuma-cuma tanpa usaha
dari pihak yang diberi
Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa
Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau
bermurah hati."
Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi
kepada kemurahan hati Allah.
Roma 9:15-16
Kedaulatan mutlak Allah
Kita harus bersyukur karena kita telah diberi kasih karunia sehingga
diselamatkan
Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk
berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?"
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari
gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu
benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?
Roma 9:20-21
Berdasarkan pada Iman
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin
kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
Roma: 1:17
Cara memperoleh Kebenaran Allah
Melalui pengakuan mulut dan percaya dalam hati
Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: "Jangan katakan di dalam hatimu:
Siapakah akan naik ke sorga?", yaitu: untuk membawa Yesus turun,
atau: "Siapakah akan turun ke jurang maut?", yaitu: untuk membawa Kristus naik
dari antara orang mati.
Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu
dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya
dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka
kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku
dan diselamatkan.
Roma 10:6-10
Kita adalah anak-anak Abraham & orang Israel sejati
Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang
berasal dari Israel adalah orang Israel,
dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham,
tetapi: "Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu."
Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi
anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.
Roma 9:6-8
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham
dan berhak menerima janji Allah.
Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.
Karena ada tertulis: "Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah
melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah
menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih
banyak anak dari pada yang bersuami."
Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.
Galatia 3:29,4:26-28
Yesus Kristus sebagai batu sandungan Israel dan batu penjuru kita
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain
yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena
iman.
Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan
kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu.
Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena
perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,
seperti ada tertulis: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu
sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak
akan dipermalukan."
Roma 9:30-33
Yesus sebagai kegenapan Hukum Taurat
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau
kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk
menggenapinya.
Matius 5:17
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh
tiap-tiap orang yang percaya.
Roma 10:4
Sisa Israel akan diselamatkan
Bangsa Israel, meskipun adalah bangsa yang bebal, pada akhirnya akan
diselamatkan karena janji TUHAN kepada Abraham
Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan
mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat,
dan ibadah, dan janji-janji.
Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir
di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.
Roma 9:4, 27
Tuhan Yesus memberkati !!!
Rudy H
Disarikan dari bagian pengajaran Kitab Roma oleh Pdt. Paul Jung Ill Kuk dari
Pauline Revelation Ministry-Jakarta Tel.(021) 58302939 - Hp 0818809322
Pengajaran "Kitab Roma" dapat diikuti Setiap Sabtu jam 09.00-13.00 Mulai 5
Maret-25 Juni 2005 di Hotel Menara Peninsula Jl. Letjen S. Parman No.78 Slipi -
Jakarta
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/