From: Saumiman Saud 

BERJUANG MENUJU KESEMPURNAAN
1 Timotius 4 : 6-16, Kisah 24 :16
 
 Saumiman Saud
 
            Tuhan yang menciptakan kita ini memberikan kebebasan penuh kepada 
kita untuk mengambil keputusan di dalam dunia ini, kalaupun kita kadang nakal 
namun tangan-Nya tidak pernah tergopoh-gopoh menyelintik kita. Herannya sebelum 
mengalami selintik dari Tuhan, manusia sering  menjadi lupa diri. Tidak pernah 
ada perubahan di dalam hidupnya. Perubahan diri seseorang terutama di dalam hal 
rohani biasanya tidak muncul sebelum perubahan benar-benar diperlukan. 
Seseorang tidak pernah datang pada Kristus sebelum mereka merasa dirinya sangat 
berdosa dan memerlukan pengampunan; dan mereka tidak pernah bertumbuh  di dalam 
Kristus tanpa perasaan frustrasi atau kekurangan yang mendorong untuk 
menginginkan lebih banyak dari Tuhan. Inilah kesombongan manusia yang sudah 
berdosa itu terbawa-bawa sampai sekarang.
 
          Kadang perubahan rohani ini ditimbulkan oleh keadaan yang justru 
tidak menyenangkan dan memalukan. Satu waktu ketika saya masih kuliah, waktu 
itu ada acara besar di kampus saya lupa acara apa yang pesertanya hampir dari 
seluruh Indonesia. Selain menjadi panitia pelaksana, saya juga ditugaskan untuk 
mengatur acara penutupan acara pada waktu itu, terus terang waktui itu 
kondisnya cukup sibuk dan melelahkan.  Pada sat yang bersamaan ada seorang 
rekan panitia bermaksud membantu mengatur acara yang semestinya ditugaskan 
kepada saya. Maksudnya hatinya baik sih, tetapi entah kenapa saya tiba-tiba 
menja marah padanya, seakan-akan pikiran saya bahwa beliau itu mencampuri 
urusan saya.
 
           Malam itu saya tidak bisa tidur nyenyak, selalu menjadi pemikiran 
samapim pagi, mengapa saya melakukan hal yang sebodoh ini? Mengapa saya kurang 
ramah? Mengapa saya kurang sabar? Sebab kalau keadaan seperti ini tidak berubah 
menjadi lebih baik did lam hidup saya , maka jangan harap saya bakal mempunyai 
banyak teman, pergaulan sya akan terganggu. Teman-teman akan menghindari saya, 
reputasi kehidupan sya akan cacat.. Keesokan harinya saya cepat-cepat menemui 
teman sya itu, saya minta maaf padanya, dan damai sejahtera itu kembali lagi di 
dalam hidup saya.
 
           Kadang kala Allah membiarkan kita melakukan hal-hal yang bodoh 
supaya kita merasa tertemplak, malu dan bisa melihat kekurangan hidup kita,  
dengan demikian kita ingin membuat perubahan, menjadi hidup lebih dekat dengan 
Tuhan. Apabila kehidupan kita dekat dengan Tuhan maka secara otomatis perubahan 
menuju yang positip itu segera terjadi.
 
Sekarang timbul pertanyaan? Bagaimana di dalam hidup ini kita berjuang menuju 
lebih sempurna?  Apa rahasianya? Ada 3 langkah  yang perlu kita perhatikan di 
sini:
 
1.     Manusia Lalu kita 
     Apa yang dilakukan oleh manusia lama kita? "Mengutamakan takhyul dan 
dongeng nenek-nenek tua (1 Timotius 4 :7a). Jelas sekali yang dimaksud dengan 
takhyul dan dongeng nenek tua adalah ajaran sesat, dan ini merupakan tradisi 
dari para pengajar ajaran sesat. Ajaran ini tidak berlandaskan ajaran Alkitab 
dan sangat bertentangan dengan firman Tuhan. Ajaran-ajaran seperti ini yang 
masih dibicarakan oleh orang-orang bodoh yang tidak mentaati firman Allah.  
Paulus juga mengingatkanm Titus di dalam hal ini (Titus 1:14), demikian juga 
mengingatkan Timotius dengan hal yang sama pada suratnya yang kedua (2 Timotius 
4 :4)
 
     Sebelum seseorang percaya kepada Tuhan, memang pengaruh dari tradisi itu 
sangat kuat, dan barang kali orang-orang yang yang baru percaya juga mengalami 
kesulitan yang sama, tekanan dari orang tua sanak famili yang masih terikat 
ajaran tradisi. Seandainya seseorang tidak memiliki  iman yang kuat yang 
dibarengi dengan support dari orang-orang sekitar, maka ia begitu gampang 
terpengaruh.  Itu sebabnya Paulus mengingatkan Timotius supaya jangan "sibuk 
dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya' (I Tim 1:4). Mungkin 
kita kadang perlu cari tahu akan ajaran-ajaran yang sesat , tetapi tidak boleh 
samapi terpengaruh. Itu sebabnya Sekolah Alkitab Malam ataupun traning sangat 
perlu. 
 
     Seorang tukang besi boleh memakai alat-alat berat semacam palu, gergaji 
untuk memotong dan memukul besi, namun ia tidak boleh sampai lalai memukul diri 
sendiri. Sama seperti seseorang yang ahli kimis ditugaskan menyelidik obat-obat 
narkotik, tetapi ia tidak boleh terpengaruh pada obat-obat itu. 
 
     Hongsui, Horoscope, ramalan, begitu merajalela di majalah-majalah dan 
Koran, kalau engkau tanya saya apakah kita boleh mebacanya? Saya akan jawab 
boleh saja, siapa yang melarang, dan siapa takut? Cuma pertanyaannya apa 
gunanya anda membaca itu? Bukankah waktu untuk membaca Horoscope bisa dipakai 
lebih panjang supaya membaca Alkitab dan buku-buku rohani, misalnya buku-buku 
rohani  yang baik dan terkenal. Contohnya buku yang berjudul Dinamika Kehidupan 
Orang Percaya itu lagi popular di gereja kita, bacalah.
      
2.     Manusia Kini kita 
     1 Timotius 4: 7-8  mencatat bahawa Latihan badani seperti gambaran atletik 
yang sedang berlatih, apalagi pada saat merka hendak memasuki pertandingan 
besar semacam Olympiade yang sangat terkenal di Yunani.. Latihan badan dan 
pemeliharaan tubuh sebagai sebagai respon kita memelihara bait Allah (1 
Korintus 5 :19-20) dan menjadi alat untuk melayani Dia( Roma 12:1-2)  Latihan 
badan hanya berguna selama kita hidup di dunia ini. Klau kita sudah meninggal 
dunia, maka badan itu tetap tinggal di dunia ini, kita tidak membawanya 
walaupun secantik apapun. Saya yakin korban gempa dan gelombang tsunami itu 
banyak yang terdiri dari orang-orang yang berpendidikan dan cantik rupawan, 
namun ketika merka meninggal dunia, maka tubuhnya sudah menjadi bangkai dan 
tidak beguna lagi. 
 
     Yang sangat diperlukan justru latihan rohani, yang berguna  untuk masa 
yang akan dating. Rasul Paulus memng tidak mengatkan bahwa kita hanay 
memerlukan latihan badani, tetapi ia juga menekankan perlunya latihan rohani. 
Tubuh manusia yang sehat tanpa dibarengi kekudusan hidup maka sangat bahaya. 
Semakin sehat tubuh kita, maka semakin cenderung terpengaruh akan perbuatan 
jahat. Namun kalau orang yang sehat dan kuat dibarengi dengan hidup rohani yang 
bagus tentu sangat bermanfaat sekali, ia akan hidup sehat jasmani dan rohani. 
 
     Hidup kudus juga tanpa dibarengi tubuih yang sehat juga tidak berguna, 
sebab akan menjadi batu snadungan bagi mereka yang belum percaya. Ketika Ayub 
yang hidupnya begitu kusus namun menderita, maka sorotan dari orang-orang yang 
belum percvaya terhadap kehidupan orang percaya menjadi negatif. Itu sebabnya 
perlu menjaga keseimbangan.
 
     Di dalam dunia yang semakin bebasa dan teknologi canggih, maka hidup 
mencapai kesempurnaan ini tidak gampang. Apalagi mereka yang hidup bebas di 
Negara bebas. Kemarin saya menelpon seorang saudari, sya bertanya padanya saat 
ini tinggalnya dengan siapa? Dia menjawab agak ragu, dengan pacarnya.  
Jelek-jelek kita yang tinggal di Indonesia yang namanya orang Asia, nginap saja 
di rumah pacar sudah sangat sungkan sekali kalau tidak terpaksa, mudah-mudahan 
kondisi baik ini masih berlaku smapi saat ini, nah  apalagi sekarang tinggal 
bersama sebelum menikah. 
 
                3. Manusia  Masa Depan kita 
          Kembali kalau kita perhatikan 1 Tim 4 :7-8 yang snagat diutamakan di 
sini adalah hidup beribadah. Tujuannya supaya membentuk watak kita dengan 
dengan kebenaran. Watak dan tingakh laku kita yang saleh lebih berharga dari 
segala emas permata kita. Bahkan lebih penting dari piagam penghargaan dan 
segala sertifikat kita. 
 
Sekali lagi rasul Paulus memakai gambaran atletik, rupanya disiplin itu sangat 
perlu membentuk kehidupan saleh. Atlet harus mengendalikan tubuhnya, taat pada 
peraturan, diet yang ketat, tidur yang cukup. Saya masih ingat seorang pemain 
bulu tangkis terkenal Indonesia pada masa lalu. Namnya Liem Swe King, waktu itu 
semua pemain sudah diatur sedemikian rupa supaya mempersiapkan diri bertanding, 
namun ia menhilang dari platnas dan pergi jalan-jalan sehingga sewaktu 
gilirannya bertanding ia terlambat tiba, akhirnya ia kalah WO.
 
 Kalau hari ini anda boleh melihat team olah raga begitu kuat did lam sebauh 
pertandingan, itu semua terjadi karena merka semua sudah digembeleng dengan 
susah payah. Semuanya itu tidak muncul dengan kebetulan dan instant.  Demikain 
juga kehidupan rohani seseorang yang percaya pada Tuhan, ibadah itu bukan hanya 
hari Minggu datang ke gereja kebaktian, lalu setelah selesai maka habis. Tetapi 
sesunguhnya ibadah itu  mencakup segala aspek kehidupan kita. Pada waktu kita 
studi di kampus, waktu bergaul dengan teman-teman, waktu kerja, waktu pacaran 
dan segala waktu di dalam kehidupan kita, harus tercermin unsur ibadahnya. Apa 
gunanya kita begitu khusuk di gereja beribadah, tetapi did lam kehidupan 
sehari-hari kita tidak karuan. 
 
          Latihan rohani itu tidak mudah, kita  harus berjuang keras (1 Tim 4 
:10a). Artinya kita perlu bekerja keras seperti seorang atlet yang memaksa diri 
latihan. Kalau hari ini kita mau menjdi orang Kristen unggulan maka kita harus 
melakukan ibadah dengan anugerah Allah untuk kemuliaan namaNya. 
 
          Pelatihan diri ini tidak hanya berguna bagi diri kita secara pribadi, 
tetapi juga membawa dampak bagi orang lain. Kelanjutan dari 1 Timotius 4 :11-12 
menuliskan bahwa orang yang terlatih dalam hal ibadah, maka ia kana menjadi 
teladan bagi yang lain, baik melalui perkataan,  tingkah laku,  Kasih, Roh 
Semangat sukacita , dalam iman dan kesucian. Rindukah kita demikian??

Saumiman Saud   
Indonesian Evangelical Church San Jose 
Alamat Surat : 400 Budd Ave,  Campbell, CA  95008 
Persekutuan Pemuda : Jumat, jam 07.PM 
Kebaktian Minggu Jam 10.00 AM di 600 West Campbell 

[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke