From: "Dewi Kriswanti" <[EMAIL PROTECTED]>
RENUNGAN HARI INI
Kamis, 27 Januari 2005
KEHIDUPAN YANG BERPUSAT PADA ALLAH
Bacaan: Mazmur 27:1-6
"TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?
TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?" (Mazmur
27:1).
Judul di atas sepertinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun kalau kita
menyimaknya, maka kita akan temukan suatu makna yang sangat dalam, berkaitan
dengan kehidupan orang percaya yang berpusat pada Allah. Dalam ayat renungan
kita hari ini, dikatakan: "Tuhan adalah terang dan keselamatanku" (The Lord is
my light and my salvation ). Konsep ini, bagi orang Yahudi adalah berbicara
tentang kesukaan, kebahagiaan, dan kesenangan. Hal itu biasanya mempunyai
hubungan dengan kebahagiaan seseorang yang dikaitkan dengan persoalan materi.
Dalam konsep dunia, kebahagian seseorang dapat terwujud apabila ia ditopang
dengan materi. Dan inilah yang disebut sebagai kehidupan yang berpusat pada
dunia, yang akhirnya membentuk manusia menjadi pribadi materialis.
Seseorang yang menjadikan Tuhan sebagai terangnya, dia dapat memiliki dan
menikmati hidup ini dengan sukacita, sekalipun tidak harus ditunjang oleh
materi dan fasilitas duniawi. Orang seperti ini dapat merasakan, bahwa Tuhan
adalah segala-galanya dalam kehidupannya. Demikian juga dengan kita, sekalipun
mungkin kita tidak memiliki apa-apa, tetapi kita tetap dapat bersukacita di
dalam Tuhan. Karena Yesus berkata: "Damai sejahtera yang Kuberikan, tidak
seperti yang dunia berikan" (Yoh. 14:27). Inilah kelebihan orang yang percaya
kepada Tuhan Yesus. Kalau kita menyadari, bahwa kita hidup karena Tuhan, maka
kita tidak akan menjadi manusia yang materialis. Karena kita memiliki harta
sejati yang tidak akan rusak atau dicuri, karena harta itu adalah Yesus.
Masalahnya sekarang, bagaimana kita dapat menikmati pribadi Tuhan, dan
menikmati karya Tuhan, bahkan pribadi Tuhan itu sendiri dalam kehidupannya.
Melalui penyembahan pribadi dan pujian yang tulus kepada Tuhan merupakan
pertemuan bahkan merupakan juga saat-saat teduh yang indah dalam memulihkan
hubungan kita dengan Tuhan. Hal-hal ini jarang atau bahkan sama sekali tidak
dilakukan oleh orang kebanyakan. Pada umumnya orang yang bertemu dengan Tuhan
dalam doa hanya untuk meminta-minta. Tetapi tidak untuk menyembah Tuhan dan
duduk dalam hadiratNya. Sebenarnya melalui duduk diam dihadiratNya kita akan
memiliki pengalaman-pengalaman rohani yang indah yang tidak dapat diungkapkan
dengan kata-kata. Orang yang menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupanNya dapat
berkata: "Aku dapat hidup tanpa siapapun dan apapun tetapi aku tidak dapat
hidup tanpa Tuhan." JA
Doa:Bawa kami masuk dalam pusat kehidupanMu yang penuh dengan kesukaan Tuhan,
amin.
HIDUP YANG BERPUSAT PADA ALLAH ADALAH HIDUP YANG TIDAK MEMIKIRKAN HAL-HAL
DUNIAWI
=========================================
From: "Daniel Alamsjah" <[EMAIL PROTECTED]>
HATI BAPA UNTUK ISMAEL
Pada waktu itu Israel akan menjadi yg ketiga disamping Mesir dan disamping
Asyur, suatu berkat diatas bumi, yang diberkati oleh Tuhan semesta alam dengan
berfirman " Diberkatilah Mesir, umatKu, dan Asyur, buatan tanganKu, dan Israel,
milik pusakaKu" (Yesaya
19:24-25.)
George Otis Jr. dalam bukunya "The last Giant" menulis bahwa the biggest of
the Last Giant itu ada di Indonesia. Transformasi akan terjadi apabila umat
Tuhan dan gereja Tuhan di Indonesia dapat meruntuhkan The Last Giant ini, namun
perlu ditanamkan dalam hati
dan pikiran kita bahwa peperangan ini bukanlah melawan darah dan daging
melainkan peperangan rohani, "Sebab perjuangan kita bukanlah melawan darah dan
daging,
tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat diudara" ( Efesus
6:12).
Kita perlu mengerti benar bahwa the last Giant adalah roh territorial yang
menguasai Indonesia, bukan manusianya, sehingga dalam peperangan terachir
melawan the last Giant ini umat/gereja Tuhan tidak mengambil sikap yang salah.
Perintah Allah adalah Matius 22:37-39 Jawab Yesus kepadanya : "Kasihilah
Tuhan,Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan
segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hokum
yang kedua, yang sama dengan itu, ialah Kasihanilah sesamamu manusia seperti
dirimu sendiri" Roh teritorialnya kita perangi, manusianya kita kasihi.
Pada Konvokasi doa bangsa-2 di Yerusalem tahun 2000 lalu (All Nations
Convocation Jerusalem 2000), seorang hamba Tuhan dari Arab menyampaikan pesan
Tuhan "Hati Bapa bagi orang Ismael" dan ini membuat pertobatan bagi
bangsa-bangsa yang hadir. Disampaikan bahwa ada "roh keberpihakan" di dalam
gereja didunia dalam memandang sebuah bangsa tertentu, sehingga menempatkan
mereka sebagai berdiri dipihak kawan atau lawan? Sama seperti saat Yosua
bertemu dengan Panglima Bala Tentara Tuhan(menjelang peperangan di Yeriko)
bertanya : "Kawankah Engkau atau Lawan?" (Yos.5:13).
Kita harus dapat meligat bangsa-2 (termasuk Arab/Ismael) bukan dari sisi kawan
atau lawan, akan tetapi dari tujuan Allah (God's Destiny) bagi bangsa-bangsa
tsb.
Ada tujuan Allah bagi bangsa-2 "Ismael" seperti tertulis didalam Yesaya
19:24-25, "Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga disamping Mesir dan
disamping Asyur, suatu berkat diatas bumi, yang diberkati oleh Tuhan semesta
alam dengan berfirman
:"Diberkatilah Mesir, Umat-Ku dan Asyur, buatan tanganKu, dan Israel, milik
pusakaKu" .
Inilah hati Allah : Ia menghargai perjanjian dengan Abraham (walaupun Ismael
bukan orang pilihan karena perjanjian Allah adalah dengan Ishak) tetapi
bagaimanapun Ismael telah disunat juga dan Allah mendengarkan Ismael, ( Isma-El
= Allah mendengar).
Mari kita lihat kehidupan Ismael sehingga Saudara dan saya dapat merasakan
"penderitaan" Ismael sehingga belas kasihan Allah memenuhi Saudara dan saya
untuk mereka :
1. Sejak dari dalam kandungan hati Ismael sudah terluka.(kej.16:6)
Pada saat Hagar (Ibu Ismael) mengandung ia ditindas sedemikian rupa
Oleh Sarah (nyonyanya dan juga ibu Ishak), sehingga Hagar tidak tahan dan
lari meninggalkan nyonyanya tsb. karena kepahitan (sakit hati). Seorang Ibu yg
sedang mengandung bila mengalami sakit hati/kepahitan akan mentransferkan sakit
hati tsb.
kepada bayi yg sedang dikandungnya.
2.Segala "keistimewaan" yg diterima Ismael direngut tiba2 oleh kehadirn Ishak.
:
Selama 13 tahun pertama dalam kehidupan Ismael ia menjadi pusat perhatian,
pusat kasih sayang baik Abraham maupun Sarah, diperlakukan sebagai anak
perjanjian dan ahli waris.
Sebagai seorang anak, Ismael tidak mengerti ketika perlakuan mereka mulai
berubah setelah Sarah mengandung, terlebih-lebih setelah Ishak lahir. Secara
manusia Ismael iri (jealous), sampai2 dipukulnya Ishak karena ia sudah tidak
tahan dengan situasi tsb.(kej.21:9) (dlm bahasa Inggris). Karena kejadian tsb.
Sarah meminta Abraham untuk mengusir Ismael,
walaupun Abraham sebal dengan permintaan Sarah itu, ia akhirnya mengusir Ismael
atas persetujuan Allah. Ismael tiba2 kehilangan segalanya : diusir, tidak
punya bapak lagi, tidak punya apa2 (hanya dibekali roti dan 1 kirbat air) dan
tanpa masa depan tentunya.
Ismael, dari seorang anak tumpuan harapandan kasih sayang tiba2 menjadi anak
buangan. Iri hati terhadap Ishak yang semakin dalam berubah menjadi kebencian
dan kemarahan.
3.Bahkan ibunya sendiri "membuang"nya.
Ketika hampir mati kehausan Hagar tidak tahan melihat penderitaan anaknya,
sehingga Ismael dibuang kebawah semak-semak (kej.12:15). Tentu ini respon yg
salah dari
seorang ibu. Hal ini membuat hati Ismael terluka lagi, saat ia menderita tentu
ia membutuhkan pelukan dan penghiburan dari ibunya, tetapi malah ia dibiarkan
sendiri.
Saudaraku, orang yang terluka tidak bisa diperangi dengan "tengking-tengking"
(Saat kita berdoa untuk orang keturunan Ismael tidak bisa dengan Menengking,
mengikat dll.) akan tetapi harus dihadapi dengan kasih Allah. Didalam kitab
suci mereka terdapat 99 nama Allah seperti yg kita kenal, tetapi ada 2 yg tidak
ada/tidak mereka kenal. Yaitu : Bapa dan Kasih, karena Ismael tidak pernah
merasakan kasih Bapa.
Seumur hidupnya Ismael tidak pernah lagi bertemu ayahnya . Pertemuan terachir
Ismael dengan ayahnya adalah di Hebron saat Abraham dikubur dan inilah untuk
pertama kalinya ia bertemu Ishak setelah diusir (kej. 25:7-9).
Saudara mari kita ubah cara kita memandang terhadap kaum Ismael saat ini,
biarlah kita melihat mereka dari pandangan Allah: "Blessed is Egypt, My People"
Tuhan menyebut mereka sebagai umat-Ku bahkan mereka akan menjadi berkat
diatas bumi. Pertemuan Ishak dan Ismael di Hebron juga mengandung nubuatan:
Hebron artinya Fellowship atau Friendship. Kita akan bertemu Ismael apabila ada
Friendship terhadap mereka. Marilah kita
bertobat jika terdapat hati yang salah terhadap Ismael: ada kemarahan,
kebencian, kegusaran, ketidak sukaan, dendam, dll. Mungkin mereka menindas kita
selama ini, tetapi ingatlh karena pada dasarnya mereka kehilangan kasih bapa
dan menderita. Mari kita sambut
mereka kemnbali kepada Bapa, mari berdoa secara profetik seperti nyanyian
dibawah ini :
Pulanglah anak-Ku (Ismael)
Bapa rindu bertemu....
Pulanglah hai anak-Ku (Ismael),
Ada ampun(kasih) Bapa bagimu
Ismael, mari pulang, kami sambut engkau dengan kasih Bapa, mari kembali ke
pelukan Bapa. Amin.
Disalin oleh daniel alamsjah, pelayan Tuhan pedesaan
Dari bulletin WKDK .
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/