From: sunanto choa 

Padang Gurun Kehidupan
Oleh : Sunanto

Tuhan memakai Musa untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir dan 
menuntun mereka untuk pergi ke tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madunya.
Tetapi sebelum mereka masuk ke tanah perjanjian terlebih dahulu harus melewati 
daerah padang gurun.
Tuhan tidak membawa mereka langsung masuk ke tanah perjanjian sebab bangsa 
Israel belum siap untuk menerima tanah perjanjian tersebut.
Bangsa Israel harus diuji dulu di padang gurun agar mereka siap menerima tanah 
perjanjian.
Padang gurun dimaksudkan untuk mengeluarkan Mesir (dunia) dari diri bangsa 
Israel.
Bangsa Israel secara fisik memang sudah keluar dari Mesir namun Mesir belum 
keluar dari dalam diri mereka.
Ini terbukti ketika mengalami penderitaan di padang gurun mereka ingin kembali 
ke Mesir.

Perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju tanah perjanjian merupakan lambang 
perjalanan rohani kita.
Mesir melambangkan kehidupan lama (dunia ) sedangkan tanah perjanjian 
melambangkan janji Tuhan tentang hidup yang berkelimpahan dan berkemenangan.
Sama seperti bangsa Israel, kitapun harus mengalami pengujian dengan mengalami 
masa di padang gurun sebelum menerima penggenapan janji Tuhan.
Cara hidup, pola pikir dan persepsi yang lama (dunia) harus dibuang dan dirubah 
sesuai prinsip dan nilai dari kerajaan Allah agar kita dapat menerima 
penggenapan janji Tuhan.
Tuhan akan mengijinkan krisis demi krisis untuk mengubah kita sebab hanya 
itulah satu-satunya cara agar kita bisa berubah.
Padang gurun bukanlah suatu pilihan melainkan hal yang harus dijalani oleh 
setiap orang percaya yang ingin menggenapi janji Tuhan.
Padang gurun dirancang untuk sukar sedemikian rupa dengan tujuan mematikan 
manusia lama kita.
Setelah padang gurun kita akan mati terhadap dunia sehingga kehidupan sejati 
akan lahir.

Salah satu tantangan terbesar ketika melewati masa di padang gurun adalah 
keinginan untuk menyerah. Ketika krisis melanda hidup kita biasanya kita ingin 
menyerah dan kembali ke masa sebelum krisis itu terjadi.
Di padang gurun biasanya kita akan mengalami perasaan frustasi,  tertekan, 
kesepian dan kebosanan. Kadang kita juga merasa bimbang apakah kita bisa masuk 
ke tanah perjanjian dan menerima penggenapan janji Tuhan sebab kenyataan yang 
dihadapi sangat bertolak belakang dengan janji tersebut. Sejauh mata memandang 
hanya terlihat hamparan pasir gersang dan setiap hari hanya makan manna, sangat 
berlawanan dengan janji negeri yang berlimpah susu dan madunya. Kita harus 
memiliki sikap yang selalu bersyukur dan iman yang positif bila ingin tetap 
bertahan dalam pengujian di padang gurun.
Kita perlu memegang erat-erat janji Tuhan saat menghadapi keadaan yang sukar.
Sama seperti Yosua dan Kaleb kita harus bersikap positif dengan menganggap 
musuh (masalah) yang besar sebagai kesempatan untuk membuktikan kebesaran Tuhan.
Pikiran kita perlu dijaga tetap positif dan selaras dengan Firman Tuhan.
Ucapkanlah selalu kata-kata yang positif dan penuh iman sesuai janji Tuhan 
walaupun keadaan yang dihadapi berlawanan.

John Hagee mengatakan kesulitan merupakan alat yang dipakai Tuhan untuk 
mengeluarkan secara maksimal potensi dari dalam diri kita. Dalam setiap diri 
kita terdapat potensi besar yang masih tersembunyi dan potensi itu hanya akan 
dapat muncul secara maksimal melalui tekanan yang kita alami. Kesulitan adalah 
sebuah modal dan kandungan dari sebuah kehebatan. Buah zaitun tidak akan 
menjadi minyak dan buah anggur tidak akan menjadi minuman enak sebelum 
dihancurkan. Demikian hidup kita tidak akan menjadi indah dan berguna secara 
maksimal sebelum dihancurkan. 

Tujuan Tuhan mengijinkan padang gurun bukanlah agar kita menderita.
Bapa kita tidak mempunyai keinginan untuk membuat anak-anakNya menderita
Tujuan Tuhan adalah agar kita dapat mengenalNya dengan intim dan mengalami 
kasihNya yang besar. Tuhan ingin kita bisa mengalami kasihNya yang tanpa syarat 
dan memakai kita untuk membagikan kasih itu kepada orang lain. Jadi tetap 
bertahanlah dan jangan menyerah dalam kesulitan yang sedang anda hadapi. 
Percayalah, pada akhirnya semuanya akan indah adanya dan satu hari nanti engkau 
akan melihat pelangi kasihNya memancar terang dari kehidupanmu.
===========================================
From: Saumiman Saud 


CANTIK, BAHAGIA JUGA BAHAYA

Saumiman Saud

 

            "Memang aku tahu bahwa engaku adalah seorang perempuan yang cantyik 
parasnya. Apabila orang Mesir melihat engaku, mereka akan berkata: itu 
isterinya. Jadi mereka akan membunuh  aku dna membiarkan engaku hidup" 
(Kejadian 12 : 11b-12) 

          Saya tertarik dengan ucapan yang dilontarkan rekan hamba Tuhan kami 
di sini beberapa waktu yang lalu, beliau mengatakan punya isteri yang cantik 
itu bahagia , tetapi juga bahaya. Anda mau tahu kenapa begitu? Koq bisa cantik 
itu menjadi bahagia sekaligus bahaya?  Apa yang membuat orang cantik menjadi 
begitu mengerikan? Bahaya!

 

            Memiliki wajah cantik dan tampan memang sangat bahagia sekali, di 
mana-mana menjadi daya tarik tersendiri. Mengapa tidak, orang cantik temannya 
banyak, yang penting ia tidak sombong dan pandai bergaul. Di kampus biasanya 
yang cantik bakal menjadi bunga kampus, di mana-mana banyak penggemarnya, asal 
tahu jaga diri saja; sebab kalau tidak bisa menjadi piala bergilir. Apa pula 
itu piala bergilir? Waktu saya masih SMA dulu istilah ini sudah ada sebenarnya, 
kalau seorang gadis dikatakan piala bergilir artinya ia suka sekali gonta-ganti 
pasangannya, mungkin hari ini si X datang bertamu besok lusa sudah si Y, bahkan 
banyak lagi yang lain. Hari ini nonton bersama dengan si pembawa Mercedes Benz, 
besoknya ke restoran dengan yang si pembawa BMW, lusanya pergi lagi dengan 
pilot Helikopter.

 

            Cantik sesunguhnya bukan usaha kita, itu boleh dikatakan pemberian 
Tuhan, oleh sebab itu kecantikan bukan suatu hal yang perlu disombongkan. 
Beruntunglah anda jika dikatakan cantik, ketimbang jelek. Tetapi saya yakinlah 
, teman-teman kita tidak bakal mengatakan kita itu jelek, kalaupaun mereka 
mengatakannya juga, pastilah mereka itu sudah tidak akur apa kita. Mungkin iri 
atau benci pada kita. 

 

            Orang cantik sering mendapat prioritas, apalagi ketemu para pria 
yang "hidung belang", jangan tanya saya apa artinya hidung belang, buka kamus 
sendiri aja kawan, bisa jadi orang cantik yang antriannya paling belakang 
menjadi paling depan, maksudnya didahulukan. Di bus misalnya orang cantik yang 
tidak mendapat tempat duduk, tiba-tiba ada yang mengalah dan memberikan 
kepadanya. Hebatkan, inilah dahsyatnya orang cantik. 

            Seseorang akan hahagia sekali kalau pacarnya cantik, isterinya 
cantik, anak-anaknya juga cantik, ke mana-mana dipuji orang akan kecantikannya 
dan menjadi pusat perhatiaan. Apalagi disebut mirip dengan bintang-bintang film 
terkenal. Wui....bangga rasanya. Namun ingat, ada bahayanya juga, orang itu 
akan jadi sombong dan angkuh. Mestinya orang cantik dapat berhemat, sebab ia 
tidak perlu membeli banyak kosmetik lagi, pakaiannya sederhana sudah cukup, 
tabungannya bisa jadi banyak. Orang yang cantik, tanpa merias diri sudah 
kelihatan cantik.  

            Tetapi yang menjadi masalah adalah, kemana-mana orang cantik suka 
dilirik, jadi repot juga. Sang pacar sulit menjaga sang kekasih, sebab banyak 
banyak saingannya. Bagi orang tua yang punya anak cantik, mungkin setiap 
weekend telepon pada berdering  dan banyak tamu yang bertandang. Si orang tua 
menjadi super ketat menjaga anaknya. Inilah letak kesulitan punya orang-orang 
dekat yang cantik.   

 

            Abraham itu punya isteri yang cantik, namanya Sara. Oleh karena 
isterinya cantik maka ia menjadi takut, sehingga ia melakukan kesalahan dan itu 
terulang dua kali ketika berada di Mesir dasn ketika berhadapan dengan 
Abimelekh. Ia tidak mengaku Sara sebagai isterinya, sebab ia takut dibunuh 
karena bisa direbut orang. Dan hal  yang sangat riskan sekali terjadi , sang 
isteri hampir menjadi milik orang, susahkan dan bahayakan punya isteri yang 
cantik? (lihat Kejadian 12 : 10-20 ; 20 : 2-5)

 

            Memang ada orang bilang cantik itu relatif, benar sih kalimat ini.  
Tetapi jujur saja, rupanya bagi yang mengatakan itu juga ada standard 
patokannya untuk orang cantik, buktinya ada suara terbanyak dari orang-orang 
yang memang mengaku atau menilai seseorang itu cantik dan tidak, dan herannya 
penilaiannya sama, tetap sja mata yang menilai itu tahu mana yang cantik. 
berartikan ada standardnya.  

 

Bagi mereka yang merasa diri tidak cantik, jangan berkecil hati, sebab justru 
ini merupakan kelebihan anda yang tidak dimiliki oleh orang cantik. Orang 
cantik itu takut sekali dengan ketidak cantikannya, itu sebabnya kemana-mana 
selalu memperhatikan keadaan dirinya, dan hal ini tentu merupakan kesusahannya 
tersendiri. Bagi orang cantik, sebutir jerawat saja muncul di wajahnya, atau 
segaris kerutan saja akan membuatnya tidak dapat tidur nyenyak 
berminggu-minggu. Tadinya ia penuih suka-cita, sekarang menjadi muram, karena 
takut kalau kecantikannya bakal hilang.

 

  Bagi mereka yang merasa tidak cantik, peduli amat dengan jerawat satu atau 
segaris keriput, jadi ia boleh menikmati hidup dengan penuh suka-cita selalu, 
tanpa kuatir akan masalah kecantikan. Setiap orang yang sudah mengetahui 
dirinya cantik, maka pada saat yang sama muncul rasa ketakutan akan dirinya 
menjadi tidak cantik. Padahal setiap orang yang hidup di dunia ini pada sauatu 
hari kelak bakal menjadi tidak cantik lagi. Ada banyak orang stress dengan 
dirinya yang tiba-tiba menjadi kurang atau tidak cantik.

 

 Firman Tuhan itu tidak salah, manusia itu selalu melihat apa yang di depan 
mata, tetapi Tuhan itu melihat hati. Jadi bagi manusia yang penting yang 
kelihatan di luar saja, misalnya cantik, tetapi bagi Tuhan yang penting justru 
di dalam hatinya. Makanya tidak heran perusahaan penerbangan, merekrut 
pramugari pasti yang salah satu syaratnya berpenampilan menarik, mereka sungkan 
menyebut secara langsung cantik. Sekretaris di kantor pastilah yang cantik, 
mungkin juga ketrampilannya menjadi nomer dua.

 

Hai orang-orang  cantik dan yang merasa tidak cantik, bersyukurlah, sebab Tuhan 
 yang kita sembah itu ternyata tidak memandang masalah kecantikan.. Siapapun 
kita, Tuhan akan menerima kita tanpa memandang bulu, kita semua orang berdosa 
yang sudah kehilangan kecantikan dari Tuhan, tetapi IA itu mengasihi kita, 
sehingga IA akan menyucikan segala dosa-dosa kita, supaya kita yang tidak 
cantik menjadi cantik kembali, inilah kecantikan yang sesunguhnya kita harapkan 
bukan! Apakah anda sudah cantik dihadapan TUHAN?



Saumiman Saud   
Indonesian Evangelical Church San Jose 
Alamat Surat : 400 Budd Ave,  Campbell, CA  95008 
Persekutuan Pemuda : Jumat, jam 07.PM 
Kebaktian Minggu Jam 10.00 AM di 600 West Campbell

[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke