--- In [email protected], "yulius_hg82" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Saya pingin tahu apa bedanya antara kepenuhan Roh, bahasa Roh,
buah2
> Roh, dan roh tertawa (ex Toronto blessing)? Apakah Toronto
blessing
> termasuk perbuatan iblis untuk menipu manusia di zaman akhir ini?
Saya
> harap teman2 dapat membantu saya memahaminya.
=====================================================================
Berikut ini saya ingin menjawab pertanyaan Yulius (?) mengenai:
1. Kepenuhan Roh
2. Bahasa Roh
3. Buah-buah Roh
4. roh tertawa
Hal-hal seperti ini kita harus lihat dari segi apa yang Alkitab
catat. Jadi harus terlepas dari penafsiran pribadi yang sering
disesuaikan dengan pendirian pribadi.
1. Kepenuhan Roh
Memperoleh Kepenuhan Roh adalah hak mutlak dari Roh sendiri. Kalau
kita ambil dari contoh Kepenuhan Roh-nya Saul (raja pertama dari
bani Israel) kita dapati pernyataan bahwa tujuan dari phenomena ini
adalah untuk menjadikan seseorang mahluk baru.
1Sa 10:5-6 Sesudah itu engkau akan sampai ke Gibea, tempat
kedudukan pasukan orang Filistin. Dan apabila engkau masuk kota,
engkau akan berjumpa di sana dengan serombongan nabi, yang turun
dari bukit pengorbanan dengan gambus, rebana, suling dan kecapi di
depan mereka; mereka sendiri akan kepenuhan seperti nabi. (6) Maka
Roh YAHWEH akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama
dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain.
Dan apa yang dikatakan oleh Samuel kepada Saul sungguh-singguh
terjadi seperti yang tercatat di 1 Samuel 10:10.
Dalam rangka dizaman Perjanjian Baru, kita baca hal yang sama; murid-
murid yang tadinya penuh dengan ketakutan berubah menjadi para
penginjil yang berani.
Kisah para rasul 4:31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah
tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus,
lalu mereka memberitakan firman Tuhan dengan berani.
Banyak lagi ayat-ayat yng membeberkan tentang apa yang terjadi
kepada orang-orang yang dipenuhi Roh Kudus, tetapi saya hanya ingin
sekadar "touching the surface" saja.
2. Bahasa Roh
Bahasa Roh terdiri dari dua phenomena�bahasa dunia yang asing bagi
yang mengatakannya, dan bahasa surga yang tidak ada didunia ini.
Bahasa dunia yang asing bagi yang mengucapkannya; seperti orang yang
tidak tahu menggunakan bahasa Jepang, tetapi mulutnya mengucapkan
bahasa Jepang yang dapat dimengerti oleh orang Jepang disekitarnya.
Ini terjadi dan dicatat di Kisah para rasul:
Kisah 2:4-12 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka
mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan
oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. (5) Waktu itu di
Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di
bawah kolong langit. (6) Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah
orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar
rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. (7)
Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah
mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? (8) Bagaimana
mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam
bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal
kita: (9) kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia,
Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, (10) Frigia dan Pamfilia,
Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene,
pendatang-pendatang dari Roma, (11) baik orang Yahudi maupun
penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar
mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-
perbuatan besar yang dilakukan Tuhan." (12) Mereka semuanya
tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang
kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"
Nah ini contoh dari phenomena bahasa yang diberikan oleh Roh Kudus
kepada orang-orang yang dipakaiNya untuk menyampaikan berita kepada
orang dari negeri asing.
Bahasa Roh yang lainnya adalah bahasa surgawi yang tidak terdapat
didunia ini.
Mar 16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya:
mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara
dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Bahasa surgawi ini sering dipakai secara kebablasan oleh sementara
orang. Kita ambil contoh dari kecaman rasul Paulus terhadap jemaat
Korintus.
1Ko 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-
kata kepada manusia, tetapi kepada Tuhan. Sebab tidak ada seorangpun
yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang
rahasia.
Ini contoh yang diajarkan oleh rasul Paulus�ada bahasa surgawi.
Tetapi ini sering disalah-gunakan. Dikalangan neo-pentakosta kita
sering mendengar bahasa lidah yang tidak ada yang mengerti bahkan
bisa membingungkan orang-orang yang baru mengenal Tuhan.
Yang paling baik adalah hal yang berikut ini.
1Ko 14:5 Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa
roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang
yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata
dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya,
sehingga Jemaat dapat dibangun.
1Ko 14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh:
jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah
orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja
kamu ucapkan di udara!
3. Buah-buah Roh
Lagi-lagi kita akan mengambil contoh dari pelajaran rasul Paulus
yang ditujukan kepada jemaat di Galatia.
Gal 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, (23)
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-
hal itu.
4. Roh tertawa
Phenomenum ini sukar untuk di-category-kan, apakah ini adalah sub-
category dari buah-buah Roh "sukacita," atau bukan. Hal ini baru
terjadi di Toronto Blessing dan gereja-gereja yang dimulai oleh
Rodney-Brown cs. Kalau ini merupakan "buah Roh" kita terbentur
dengan sub-category "penguasaan diri."
Karena mereka yang terpingkal-pingkal tanpa sebab tersebut, akan
terus terpingkal-pingkal karena kebutan tangan siapapun yang ingin
melakukannya. Jadi tidak ada penguasaan diri sama sekali.
Juga di pertemuan-pertemuan tersebut, kita dapati orang-orang yang
menggonggong seperti anjing dan mengaum seperti binatang buas. Jadi
ada penjelmaan yang sangat meresahkan terdapat dalam kegaduhan
kepenuhan roh tersebut.
Saya lebih bisa menerima penjelmaan dari seorang manusia yang selama
ini bertindak seperti binatang, berubah menjadi manusia yang waras.
Seperti apa yang terjadi dengan seorang yang dirasuk setan di Gerasa.
Setelah orang tersebut di bebaskan Tuhan Yesus, dia menjelma sebagai
berikut:
(Mar 5:20) Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah
Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan
mereka semua menjadi heran.
Jadi, dari keadaan seperti binatang, menjadi seorang yang berguna
untuk kerajaan Tuhan.
Nah semoga keterangan ini cukuplah sudah.
Tuhan memberkati.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/