From: [EMAIL PROTECTED] 

Kidung Agung


OPEN FORUM 030101 JP-G
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah setiap buku di dalam Alkitab mempunyai tiga tingkatan 
pengertian yaitu sejarah, moral dan rohani ?

MR. C: Itu adalah pertanyaan yang bagus. Jawabannya adalah ya. 
Pernyataan-pernyataan didalam Alkitab dibuat sedemikian rupa bukan untuk 
mengajarkan sejarah. Misalnya di dalam buku Amsal (arti dari kata Amsal adalah 
"perumpamaan"), ini adalah pengajaran moral, tetapi tujuan yang sebenarnya 
adalah untuk mengerti arti-arti rohani-nya. Sebelum kita menemukan pernyataan 
Injil didalamnya, kita belum sepenuhnya mengerti apa yang sedang Tuhan ajarkan 
disitu, dan makna rohaninya harus ada dengan hubungannya dengan Injil Yesus 
Kristus.

Di Matius 13:34-35 kita baca:
"Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan 
tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka, supaya genaplah 
firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan 
perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan." 

Ini adalah sejajar dengan apa yang dikatakan dalam kitab Perjanjian Lama, di 
Mazmur 78:2 Tuhan berfirman:
"Aku mau membuka mulut mengatakan amsal [perumpamaan], aku mau mengucapkan 
teka-teki dari zaman purbakala." 

Kitab-kitab seperti 1 Raja-raja, 2 Raja-raja, 1 Tawarikh dan 2 Tawarikh 
mempunyai banyak pernyataan-pernyataan sejarah dimana didalamnya juga ada 
pengertian moral dan rohani. Dari waktu ke waktu kita bisa melihat Injil di 
dalamnya. Salah satu hambatannya untuk menemukan pernyataan-pernyataan Injil di 
dalamnya adalah kemampuan kita yang terbatas, tetapi ingatlah bahwa Tuhan Yesus 
Kristus ada di dalam setiap halaman-halaman Alkitab.

Dan Markus 4:11-12 Yesus berkata:
"Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada 
orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan, supaya: 
Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar, mereka tidak 
mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun."

Ini adalah peringatan yang sangat serius sekali. Dalam kata lain, Tuhan menulis 
banyak bagian dalam Alkitab dengan menggunakan perumpamaan-perumpamaan supaya 
ketika orang yang tidak percaya mencari di dalam Alkitab mereka tidak mengerti 
dan hanya menemukan kontradiksi-kontradiksi. 

Sedangkan bagi orang-orang yang percaya, ketika mereka mulai mengerti arti 
rohani dari perumpamaan-perumpamaan tersebut, mereka akan sangat dikuatkan. 
Orang-orang yang percaya akan dikuatkan dalam pengertian mereka tentang Injil 
karena ini adalah sungguh-sungguh Firman Tuhan yang ajaib. Tidak ada manusia 
yang dapat menyembunyikan arti-arti yang sebenarnya dari Injil dengan begitu 
indahnya dan begitu konsisten di dalam pernyataan-pernyataan yang berbeda di 
dalam seluruh Alkitab mulai dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu walaupun 
Tuhan menggunakan orang yang berbeda-beda untuk menuliskan firman-Nya. 

Jadi, ada orang-orang yang tidak mau atau takut untuk menggunakan perumpamaan, 
tetapi itu tidak berarti bahwa perumpamaan-perumpamaan ini tidak ada di dalam 
Alkitab. Malah pada kenyataannya, dalam beberapa bagian, setiap orang bisa 
langsung melihat perumpamaan tersebut dengan jelas. Misalnya, ketika Yohanes 
melihat Yesus, ia berkata di Yohanes 1:29:
"Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."

Yohanes tidak berkata, "Saya akan memberitahukan kepada anda secara metafora, 
ini adalah Anak domba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia."

Dalam kata lain, tidak ada peringatan bahwa dia akan berkata di dalam metafora 
atau perumpamaan. Dia cukup membuat deklarasi. Dan setiap orang percaya yang 
mempunyai hubungan khusus dengan Alkitab, mengetahui dengan benar bahwa Yesus 
adalah Anak Domba yang disembelih sebagai kurban penghapus dosa, dan Yohanes 
membicarakan ini dalam kalimat parabolik atau metafora ini. 

Ini adalah salah satu perumpamaan yang mudah, dan bila kita mengartikannya 
secara benar, dimana-mana kita baca di dalam Alkitab kita akan mendapatkan hal 
yang sama di seluruh Alkitab dalam kitab manapun yang kita baca. 

Jadi bila ada sesuatu hal yang tidak masuk akal di dalam Injil tersebut, maka 
kita harus mencari arti rohaninya, tetapi kita harus membiarkan Alkitab yang 
mengarahkan kita, yaitu Alkitab-lah yang akan menerangkan Alkitab. Kita tidak 
bisa mengambil ide-ide yang berasal dari luar Alkitab atau dari hasil pikiran 
kita sendiri. Ini harus datang dari Alkitab karena Alkitab adalah kamus bagi 
dirinya sendiri. 

Di 1 Korintus 2:12-13 Tuhan berkata:
"Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita 
tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan 
hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang 
karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh 
hikmat manusia, tetapi oleh Roh [membandingkan hal-hal yang rohani dengan yang 
rohani/comparing spiritual things with spiritual - KJV]."

OPEN FORUM 112499 D
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah ada arti-arti rohani dalam kitab-kitab yang dikarang oleh 
Salomo seperti dalam kitab Amsal atau Kidung Agung?

MR. C: Ya, kitab Amsal, Pengkhotbah dan Kidung Agung adalah kumpulan 
perumpamaan-perumpamaan dan peribahasa-peribahasa. Kata "Amsal" sendiri berarti 
"perumpamaan". Dan perumpamaan ini adalah cerita-cerita duniawi dengan 
arti-arti rohani. Bahkan seluruh Alkitab berisikan perumpamaan-perumpamaan 
(Markus 4:11-12, Matius 13:34). Ini adalah hal yang sangat penting sekali bahwa 
kita juga harus melihat kepada arti-arti rohaninya selain dari artinya secara 
literal. Dan ketika kita mulai mengerti makna rohani-nya kita bisa mengerti 
lebih banyak tentang Injil Yesus Kristus. 

Kitab Amsal banyak berbicara tentang perempuan yang merupakan gambaran dari 
hubungan "orang yang percaya" dengan Kristus. Sedangkan kitab Pengkhotbah 
khususnya berpusat pada kenyataan bahwa dunia ini tidak mempunyai apa-apa untuk 
ditawarkan. Kita bisa mempunyai yang terbaik yang dunia bisa berikan, akan 
tetapi, ketika semuanya telah terjadi, itu tidak mempunyai arti. Semuanya 
"sia-sia" (Pengkhotbah 1:2). Pasal penutup di Pengkhotbah memberitahukan kepada 
kita sesuatu yang sangat berarti, di Pengkhotbah 12:13-14 kita baca:
"Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan 
berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap 
orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku 
atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat." 

Ini adalah pernyataan berkuasa yang memberitahukan kepada kita bahwa kita 
dengan betul-betul sangat memerlukan Juruselamat. Kita harus menjalankan 
perintah-perintah Allah, dan satu-satunya jalan supaya kita dapat melaksanakan 
perintah-perintah Allah adalah apabila kita menjadi diselamatkan (menerima 
kebangkitan jiwa yang baru).

Dan Kitab Kidung Agung bercerita mengenai hubungan Tuhan dengan "badan kumpulan 
orang-orang yang percaya" (body of believers) yang merupakan pengantin rohani 
Kristus (Wahyu 21). Dan itu adalah ayat-ayat yang sulit karena menggunakan gaya 
bahasa yang sangat simbolis. Kita harus membaca dan meneliti setiap kata dan 
setiap kalimat dengan seksama dan berhati-hati untuk bisa menemukan arti 
rohaninya.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as 
the waters cover the sea.  (Habakkuk 2:14)
www.familyradio.com
============================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Umur Bumi

In a message dated 2/20/2004 11:17:06 PM Pacific Standard Time, yusuf.nanang@ 
writes:

Dear pak Setiawan,
Apa benar dari jaman Adam ke jaman Musa 2000 tahun, dari Musa ke jaman Yesus 
2000 tahun dan memang dari jaman Yesus sampai sekarang sudah 2000 tahun ? jadi 
umur bumi sekarang 6000 tahun. lalu bagaimana dengan binatang purba yang 
umurnya jutaan tahun lalu seperti kata para arkeolog? Bisa dijelaskan secara 
Alkitabiah?
Best Regards,
Yusuf Nanang S
-----------------------------------------------------------

Dear Beloved,

Menurut perhitungan di dalam Alkitab umur bumi ini adalah kurang-lebih 13,000 
tahun dari zaman Adam sampai sekarang, bukan jutaan tahun seperti perkiraan 
para ilmuwan. Mereka yang membuat klaim umur bumi jutaan tahun tidak mempunyai 
bukti yang konkret tentang hal itu. Sebetulnya para ilmuwan tidak betul-betul 
mengetahui apa yang mereka katakan, kesimpulan mereka hanya didasarkan dari 
perkiraan yang satu kepada perkiraan yang lain, dan selalu berubah-ubah. Itulah 
sebabnya mereka bisa mendapatkan angka jutaan bahkan milyaran tahun.

Tidak ada cara yang sangat akurat untuk menghitung umur dari suatu benda yang 
berumur sangat tua, para ilmuwan dapat mengukur bahan radio aktif yang mereka 
temukan dalam suatu benda, mereka dapat menentukan waktu kemerosotan dari satu 
isotop ke isotop yang lain dengan tepat, tetapi mereka tidak dapat mengetahui 
dengan pasti apa kondisi mula-mula dari benda tersebut.

Satu-satunya bukti tentang data-data umur bumi dapat kita temukan dalam 
tulisan-tulisan yang mencatat peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam 
sejarah bumi. Tetapi penemuan tulisan hanya kembali kira-kira 5000 tahun yang 
lalu, sedangkan sebelum 5000 tahun yang lalu tidak ada tulisan-tulisan yang 
dapat ditemukan.

Tetapi semua bukti-bukti yang ada tidak pernah berlawanan dengan Alkitab, dan 
catatan yang diberikan Alkitab memberikan kita data yang cukup lengkap tentang 
umur bumi. Dan semua data-data ini kembali tepat kepada hari penciptaan yang 
pertama dimana Tuhan menciptakan langit dan bumi. Bahkan Alkitab menceritakan 
segalanya dari permulaan sampai nubuatan akhir zaman. Di 2 Petrus 1:21 kita 
baca:
"sebab tidak pernah nubuat [Kitab Suci] dihasilkan oleh kehendak manusia, 
tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah."

Ini berarti dalam bahasa aslinya (Ibrani untuk Perjanjian Lama dan Yunani untuk 
Perjanjian Baru) Tuhan-lah yang mengarang seluruh isi Alkitab huruf demi huruf, 
kata demi kata, kalimat demi kalimat. Tuhan-lah (yaitu Allah Roh Kudus) yang 
menggerakkan orang-orang kudus pada zaman dahulu untuk menuliskan sebagaimana 
Allah Roh Kudus menggerakkan mereka dalam pencatatan semua nubuat-nubuat yang 
ada di dalam seluruh Alkitab. 

Pada hari penciptaan yang pertama tidak ada manusia disana untuk mencatat semua 
hal-hal itu, tetapi Tuhan ada disana, dan Dia-lah yang menyuruh Musa untuk 
menulis bagaimana tepatnya yang terjadi pada waktu permulaan seperti percakapan 
antara Hawa dan si Ular, dan percapakan antara Tuhan dengan Adam dan Hawa. 
Dalam kata lain Tuhan-lah yang membimbing tangan Musa dan panitera-panitera 
lainnya sehingga mereka dapat menuliskannya dengan tepat dan akurat di dalam 
kitab-kitab tersebut apa yang Tuhan ingin untuk dituliskan kepada umat manusia. 
Hal yang sama juga terjadi ketika Tuhan menggerakkan orang-orang tertentu untuk 
mengumpulkan semua kitab-kitab tersebut menjadi satu kitab. 

Jadi menurut penanggalan Alkitab, Adam hidup kira-kira 13,000 tahun yang lalu, 
Nuh hidup 7000 tahun yang lalu (peristiwa air bah), Ayub hidup 5000 tahun yang 
lalu, Abraham hidup 4000 tahun yang lalu, Musa hidup 3500 tahun yang lalu, 
Salomo hidup kira-kira 3000 tahun yang lalu (pembangunan Bait Suci), Yesaya 
hidup 2700 yang lalu, Nebukadnezar raja Babel hidup kira-kira 2600 tahun yang 
lalu (Yerusalem dan Bait Suci dihancurkan) dan Kristus dilahirkan 2000 tahun 
yang lalu. 

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as 
the waters cover the sea.  (Habakkuk 2:14)

May the Lord richly bless you,
Setiawan 
=============================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Planet


OPEN FORUM 030599 I
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah menurut anda kita akan menemukan kehidupan di planet lain?

MR. C: Saya pikir itu tidak akan terjadi, tidak ada kemungkinannya hal itu bisa 
terjadi. Anda harus ingat bahwa seluruh alam semesta ini diciptakan pada 13,000 
tahun yang lalu tetapi Tuhan menciptakan itu seperti kelihatannya berusia 
milyaran tahun. Sama seperti manusia pertama yang diciptakan, Adam tidak 
diciptakan sebagai seorang bayi yang baru lahir, tetapi dia diciptakan sebagai 
manusia dewasa, dan begitu juga binatang-binatang. Pertanyaan klasik "Manakah 
yang datang lebih dahulu, ayam atau telur?" bukanlah pertanyaan yang 
sesungguhnya. Sudah tentu Allah menciptakan ayam terlebih dahulu. Allah juga 
menciptakan alam semesta ini sepertinya sudah berumur milyaran tahun, tetapi 
menurut perhitungan yang teliti didalam Alkitab kita menemukan bahwa semua itu 
diciptakan 13,000 tahun yang lalu. 

Lebih dari itu Alkitab menunjukkan bahwa ketika Kristus datang kembali untuk 
kedua kalinya, seluruh alam semesta ini akan dihancurkan. Alkitab berkata bahwa 
unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api (2 Petrus 3:10, Wahyu 20:11-12). 
Semua yang ada didalam Alkitab menunjuk kepada kegiatan-kegiatan yang 
berlangsung diatas muka bumi ini. Inilah tempat dimana Allah meletakkan manusia 
yang diciptakan dalam "gambar dan rupa Tuhan" (Kejadian 1:26-27, Kejadian 9:6, 
2 Korintus 3:18). Jadi tidak ada kemungkinannya bahwa kita akan melihat mahluk 
luar angkasa yang berbentuk aneh-aneh dan berwarna hijau kebiru-biruan.

Ingatlah bahwa bumi ini adalah tempat dimana sang Juruselamat yang adalah Allah 
sendiri datang untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka. Allah 
menaruh kita di dalam alam semesta yang besar dan indah ini untuk 
memberitahukan kita sesuatu tentang kebesaran Allah yang menciptakan kita. 
Tetapi seluruh kegiatan Allah berpusat di bumi.

Adalah sangat menarik para ilmuwan merasa yakin bahwa ada suatu macam kehidupan 
diluar sana, dan mereka menghabiskan uang milyaran dollar dalam upaya mereka 
untuk membuktikan ide itu. Tetapi sampai saat ini mereka belum pernah menemukan 
adanya tanda-tanda kehidupan di bulan, di Mars, di asteroid, dsbnya. Mereka 
mungkin sudah menemukan gas methane atau sesuatu yang lainnya dan berspekulasi 
bahwa itu adalah salah satu dari susunan bangunan kehidupan. Tetapi semua itu 
adalah hasil tebak-tebakan.

Teori mereka adalah system matahari kita mempunyai kehidupan, lalu oleh hukum 
kemungkinan, seharusnya juga ada kehidupan di luar sana di antariksa yang luas 
ini, tetapi mereka sedang bermain tebak-tebakan. Alkitab memberikan kita kisah 
yang akurat, apakah kita menyukainya atau tidak. Alkitab tidak memberikan acuan 
tentang adanya kehidupan di luar sana. Alkitab berkata bahwa bintang-bintang 
merefleksi kemuliaan Allah (Kejadian 1:16, Mazmur 8:3, Mazmur 147:4).

Dan Alkitab berkata seluruh alam semesta ini akan dihancurkan pada hari 
terakhir. Kita bisa berpikir itu adalah tidak mungkin, tetapi hal itu pasti 
akan terjadi karena itulah yang dikatakan oleh Alkitab. Allah adalah Allah, Ia 
bersabda dan membawa alam semesta yang ajaib ini pada keberadaannya. Maka anda 
juga bisa percaya bahwa pada hari pengadilan terakhir (hari kiamat) Ia akan 
bersabda untuk membawa seluruh alam semesta ini pada kehancurannya. Tuhan 
memberikan nubuatan ini di 2 Petrus 3:7 kita baca:
"Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api 
dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik."

Dan ayat-ayat selanjutnya di 2 Petrus 3:10 kita baca:
"Tetapi hari Tuhan [hari kiamat] akan tiba seperti pencuri [yaitu pada saat 
yang tidak disangka-sangka sama seperti peristiwa air bah]. Pada hari itu 
langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan 
hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang 
lenyap."

Ini pararel dengan Wahyu 20:11-12 dimana kita baca:
"Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar [hari pengadilan terakhir] dan 
Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan 
tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan 
kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga 
sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut 
perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu." 

Go ye into all the world, and preach the gospel to every creature.  (Mark 16:15)
www.familyradio.com 



[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke