From: [EMAIL PROTECTED] 

Iman dan Perbuatan


OPEN FORUM 0702899 O
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah kalimat dalam kitab Yakobus, "iman tanpa perbuatan adalah 
kosong" diterapkan pada Yesus dimana umat manusia diciptakan untuk-Nya sehingga 
Ia dapat berkerja?

MR. C: Kitab Yakobus, khususnya pasal 2, sudah menjadi hal yang membingungkan 
untuk begitu banyak orang. Beberapa ahli-ahli teologia sudah berpikir-pikir, 
"Bagaimana mungkin ini bisa ada di Alkitab?" Kita baca di Yakobus 2:17:
"Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka 
iman itu pada hakekatnya adalah mati."

Atau Yakobus 2:20 mengatakan:
"Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa 
perbuatan adalah iman yang kosong?"

Dan Yakobus 2:24 mengatakan:
"Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan 
bukan hanya karena iman."

Bagaimana ini bisa begini? Tetapi sebetulnya iman kita sendiri juga merupakan 
suatu "perbuatan" atau "pekerjaan" sama seperti semua perbuatan-perbuatan baik 
yang lain (1 Tesalonika 1:3-4). Kita mengetahui prinsip Alkitab adalah kita 
tidak dapat diselamatkan karena perbuatan kita sendiri, dan keselamatan berarti 
bahwa kita sudah "dibenarkan", yakni, kita sudah menjadi benar di hadapan Allah 
karena "kasih karunia" (anugrah) Allah bukan karena perbuatan kita sendiri (2 
Timotius 1:9, Roma 11:6).

Ketika Alkitab berkata bahwa manusia dibenarkan oleh perbuatan-perbuatannya dan 
bukan hanya oleh iman, iman dan perbuatan siapakah itu? Itu hanya bisa menunjuk 
kepada iman milik Kristus dan perbuatan yang dilakukan oleh Kristus. --Kristus 
adalah intisari dari iman-- (Wahyu 19:11). 

Ini cocok sekali dengan Galatia 2:16 dimana Allah berkata:
"Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum 
Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus [yaitu iman milik 
Kristus]. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami 
dibenarkan oleh karena iman dalam [milik] Kristus dan bukan oleh karena 
melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh 
karena melakukan hukum Taurat."

Atau di Galatia 3:11 dimana kita baca:
"Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan 
hukum Taurat [yaitu melakukan pekerjaan-pekerjaan] adalah jelas, karena: "Orang 
yang benar akan hidup oleh iman." 

Nah, di Yakobus 2 Allah memberikan kita ilustrasi tentang Abraham dan tentang 
Rahab yang adalah seorang pelacur. Ketika Allah berbicara tentang perbuatan dan 
iman yang menyelamatkan mereka, itu tidak mungkin berbicara tentang iman atau 
perbuatan Abraham atau Rahab. Itu sedang berbicara tentang iman dan perbuatan 
Kristus. Kita baca di Yakobus 2:21:
"Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika 
ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?"

Perbuatan-perbuatan siapa? Itu adalah perbuatan-perbuatan Kristus, yaitu, 
perbuatan yang Kristus lakukan untuk menyelamatkannya. Fakta bahwa Abraham 
sudah diselamatkan dibuktikan oleh ketaatannya dalam mengikuti perintah Allah 
kepadanya. Hanya orang-orang percaya sejati yang akan melakukan hal-hal itu. 
Itulah bukti bahwa mereka sudah diselamatkan oleh perbuatan Kristus. 

Yakobus 2:22 berkata:
"Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh 
perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna."

Iman tanpa perbuatan itu tidak mungkin karena iman adalah perbuatan, dan iman 
menghasilkan perbuatan. Yang satu adalah penolong yang lain. Ketika seseorang 
berpikiran bahwa ia mempunyai iman tetapi tidak ada perbuatan, maka dia tidak 
mungkin punya iman yang sesungguhnya karena iman adalah perbuatan.

So faith comes by hearing, and hearing by the word of God.  (Roma 10:17)
www.familyradio.com 
================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Nabi PB


OPEN FORUM 111799 F
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Bagaimana kita tahu bahwa tidak akan ada lagi nabi-nabi setelah 
Alkitab selesai ditulis?

MR. C: Dalam masa Perjanjian Lama kadang-kadang seseorang diangkat menjadi nabi 
(yaitu seorang yang bernubuat), seorang nabi diberikan tugas untuk menyatakan 
firman Tuhan. Ketika masa Perjanjian Baru dimulai, pada hari Pentakosta yang 
kita baca di Kisah Rasul pasal 2, Tuhan menjadikan setiap orang yang percaya 
sebagai nabi.

Setiap pria, wanita dan anak-anak yang sudah benar-benar diselamatkan adalah 
seorang nabi (orang yang bernubuat). Dan seorang nabi diberi mandat untuk 
memberitakan firman Tuhan kepada dunia. Setiap orang yang percaya harus menjadi 
saksi dari firman Tuhan. 

Beberapa nabi di zaman Perjanjian Lama dan beberapa nabi di zaman awal 
Perjanjian Baru kadang-kadang menerima pesan-pesan langsung dari Allah, ini 
adalah tambahan dari tulisan firman Tuhan yang mereka miliki. Tetapi semenjak 
Alkitab selesai ditulis, yaitu sekitar tahun 95 Sesudah Masehi, semua nabi 
(yaitu semua orang yang percaya) hanya mempunyai satu sumber untuk bernubuat 
dan sumber itu adalah Alkitab dan Alkitab saja secara keseluruhan, tidak 
ditambahkan dan tidak dikurangi. 

Itulah sebabnya di Wahyu 22:18-19 Tuhan berkata:
"Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat 
dari kitab ini [yaitu Alkitab]: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada 
perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya 
malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang 
mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah 
akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang 
tertulis di dalam kitab ini."

Ungkapan "mengambil bagian dari pohon kehidupan dan dari kota kudus (yaitu 
Yerusalem baru)" adalah gaya bahasa yang menunjukkan bahwa mereka tidak 
diselamatkan dan akan berada dibawah murka Allah yang kekal. Jadi kita harus 
mempelajari Alkitab dengan seksama, dan sewaktu kita berbagi firman tersebut 
kepada orang yang lain kita sedang berlaku sebagai nabi. Pada hari ini ada 
lebih banyak nabi di dunia daripada sebelumnya di sepanjang sejarah.

PENANYA: Apa yang dapat saya lakukan supaya saya bisa diselamatkan?

MR. C: Tidak ada pekerjaan apapun juga yang dapat kita lakukan sendiri supaya 
kita bisa diselamatkan (Efesus 2:8-9, Titus 3:5). Seluruh pekerjaan keselamatan 
adalah 100% karya Tuhan. Hanya Tuhan yang dapat membayar upah dosa-dosa kita, 
kita tidak dapat membayar upah dosa-dosa kita dengan pekerjaan apapun yang kita 
lakukan sendiri. Jadi kita benar-benar harus menunggu Tuhan (Mazmur 130:5, 
Ratapan 3:26). Dan selagi kita menunggu Tuhan, kita bisa membaca Alkitab serta 
memohon dan berdoa kepada Tuhan. Tuhan berkata di Roma 10:17:
"Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus 
[firman Tuhan - KJV]." 

Ketika kita membaca Alkitab kita bisa mempelajari sesuatu tentang Tuhan dan 
rencana keselamatan-Nya. Tetapi kalau kita akan diselamatkan Tuhan-lah yang 
harus menyelamatkan kita. Itu benar-benar 100% tergantung dari tindakan Tuhan 
apakah kita nanti akan diselamatkan atau tidak.

Ketika kita benar-benar sudah menjadi diselamatkan Tuhan memberikan kita iman 
untuk percaya kepada-Nya dengan sepenuh hati. Kita mengetahui bahwa kita tidak 
layak untuk mendapatkan keselamatan, kita tidak pantas untuk mendapat 
keselamatan, tetapi Tuhan dalam belas kasihan-Nya yang besar telah 
menyelamatkan kita. Kita tidak mengerti mengapa, tetapi itulah yang 
dilakukan-Nya. Dan kita bersyukur kepada Tuhan sepenuhnya karena keselamatan 
yang berasal daripada-Nya.

Kita mungkin dengan putus asa mau melakukan sesuatu untuk membuat diri kita 
diselamatkan tetapi kita tidak bisa. Kita adalah para pendosa, kita berada di 
bawah murka Allah, kita tidak dapat memberikan diri kita sendiri hidup yang 
kekal yang adalah bagian karunia dari keselamatan. Hanya Tuhan yang dapat 
memberikan kita karunia hidup yang kekal. 

Now we have received, not the spirit of the world, but the spirit which is of 
God; that we might know the things that are freely given to us of God. Which 
things also we speak, not in the words which man's wisdom teacheth, but which 
the Holy Ghost teacheth; comparing spiritual things with spiritual  (1 
Corinthians 2:12-13).
www.familyradio.com 


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke