From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>

   Salam dalam kasih Kristus,

   Gereja seringkali diidentikkan dengan musik, karena tanpa musik
   rasanya seperti ada yang kurang. Tapi tahukah Anda, musik seperti
   apakah yang berkenan kepada Allah, dan lirik yang bagaimanakah yang
   menyenangkan hati Allah? Artikel "Ringkasan Referensi Perjanjian
   Baru Tentang Musik" akan memberikan pandangan yang lebih luas kepada
   Anda. Untuk itu selamat membaca.

   Sehubungan dengan tema e-JEMMi minggu ini tentang pelayanan musik,
   maka harapan kami Artikel dan Sumber Misi dapat menjadi masukan yang
   berguna. Informasi pelayanan misi di berbagai tempat di seluruh
   dunia juga kami sajikan dalam edisi ini. Kiranya informasi ini tidak
   hanya menjadi sekadar informasi saja, tetapi juga semakin mendorong
   kita untuk giat dalam melakukan pelayanan atau berdoa untuk mereka
   yang sedang di ladang Tuhan. (Lis)
   Redaksi e-JEMMi

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
                   BETAPA PUN GELAPNYA MASA LALU ANDA
                 BERSAMA KRISTUS HARI DEPAN ANDA CERAH
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* ARTIKEL MISI *~

           RINGKASAN REFERENSI PERJANJIAN BARU TENTANG MUSIK
           =================================================

   Pada masa menjelang akhir Perjanjian Lama, dan memasuki zaman
   Kristus, bangsa Yahudi membiarkan penyembahan mereka berkembang
   sedemikian rupa sehingga menjadi sangat formal. Inilah masa-masa
   kemurtadan dan ketidakpercayaan, sehingga penyanyi dan alat-alat
   musik tidak digunakan sebagai sarana penyembahan. Hanya firman yang
   dilagukan oleh pendeta dan lagu-lagu yang didendangkan oleh pemimpin
   biduan (penyanyi profesional) saja yang terdengar di dalam gereja.

   Karena para penyembah berhala menggunakan alat-alat musik untuk
   penyembahan, maka mereka dilarang oleh kaum Farisi. Hal ini terjadi
   setelah penghancuran Bait Allah pada tahun 70 SM. Secara simbolis,
   Paulus juga berbicara tentang musik -- "... suara gong dan
   gemerincingnya canang." Selama berabad-abad, banyak terjadi
   kontroversi di dalam gereja tentang penggunaan alat musik dan
   penyanyi di dalam kebaktian penyembahan.

   Banyak petunjuk penting tentang musik di dalam Kitab Perjanjian
   Baru. Kita juga perlu mempertimbangkan beberapa hal bila kita ingin
   mempelajari musik dari Alkitab:

   Kita harus selalu menganggap Alkitab sebagai satu buku yang utuh.
   Kitab Perjanjian Baru adalah penggenapan dari Kitab Perjanjian Lama.
   Paulus mengatakan kepada Timotius, "Segala tulisan yang diilhamkan
   Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,
   untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam
   kebenaran." (2Timotius 3:16) Saat Paulus menulis kepada Timotius,
   Perjanjian Baru belum ditulis -- Paulus berbicara tentang Perjanjian Lama.

   Sejauh pembicaraan berkisar tentang penyembahan dan musik, dasar
   untuk pelajaran dan contoh ditulis cukup memadai dalam Perjanjian
   Lama -- dan di dalam Perjanjian Baru akan ditambahkan beberapa aspek.

   Jelas sekali bahwa Daud menerima wahyu Ilahi tentang musik yang kita
   pakai dalam kehidupan sehari-hari dan di dalam hubungan kita dengan
   Allah. Kitab Perjanjian Baru menunjukkan tentang apa saja yang telah
   diwahyukan kepada Daud dan meneruskannya.

   Sorakan, nyanyian, tarian, tepuk tangan, angkat tangan, nyanyian
   nubuatan tidak berhenti dengan kelahiran Kristus. Ungkapan perasaan
   seperti itu bukan untuk orang-orang tertentu yang mempunyai
   'dispensasi', melainkan untuk siapa saja. Kita bisa meneruskan hal
   ini dan apa saja yang telah Tuhan wahyukan di dalam Perjanjian Baru.

   Kisah Para Rasul 15:16: "Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan
   kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan
   Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan."

   Kisah Para Rasul 24:14: "Tetapi aku (Paulus) mengakui kepadamu,
   bahwa aku berbakti kepada Allah nenek moyang kami dengan menganut
   Jalan Tuhan, yaitu Jalan yang mereka sebut sekte. Aku percaya kepada
   segala sesuatu yang ada tertulis dalam hukum Taurat dan dalam kitab 
nabi-nabi."

   Seperti yang telah kita lihat, cara-cara penyembahan di dalam hukum
   Taurat dan kitab para nabi terpusat pada tabernakel Daud. Itulah
   pusat pewahyuan dari pujian dan penyembahan dalam Alkitab. Paulus
   kemudian menyatakan bahwa dia menyembah Tuhan dengan menggunakan
   prinsip-prinsip Daud. Oleh karena Roh Kudus memberi inspirasi kepada
   Perjanjian Baru, pengertian dasar tentang kebebasan untuk menyanyi,
   bermain musik, menari, bersujud di hadapan Allah, mengangkat tangan,
   bertepuk tangan, dan sebagainya hanya ditekankan seperti yang mereka
   terapkan pada pemikiran khusus dari para penulis Kitab Perjanjian Baru.

   Jika kita bisa mempelajari tabernakel Musa dan menerapkan semua cara
   yang ada di sana dalam kehidupan orang percaya, (suatu pengajaran
   tentang tabernakel Musa mengungkapkan kuasa kebenaran bagi gereja
   dewasa ini, maka kita pun bisa melihat bahwa musik dan penyembahan
   diungkapkan secara indah sekali dalam tabernakel Daud.

   Matius 26:30; Markus 14:26
   --------------------------
   Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-
   Nya ke Bukit Zaitun.

   Sungguh luar biasa jika kita berpikir bahwa sebelum Yesus pergi
   menggunakan waktu-waktu terbaik-Nya untuk pelayanan, Dia memperkuat
   diri-Nya sendiri dengan nyanyian. Mungkin Dia menyanyikan Mazmur.
   Yang pasti, Dia menyanyikan Mazmur 113-118 setelah perjamuan Paskah.

   Di dalam bahasa Yunani kata "humneo" (dari kata humnos) berarti
   nyanyian pujaan yang ditujukan untuk Allah.

   Musik juga digunakan untuk perayaan, perjamuan, perkabungan, dan
   pesta-pesta (Matius 9:23; Matius 6:2; Lukas 15:25; 1Korintus 13:1).

   Lukas 15:25
   -----------
   Ada musik dan tarian saat anak yang hilang kembali. Inilah gambaran
   dari gereja yang menaikkan pujian, tarian, dan kesukacitaan pada
   jiwa-jiwa yang kembali kepada Kristus. Kita tidak bisa hanya
   mengambil bagian pertama saja dari cerita itu dan menerapkannya
   dalam kehidupan kita saat ini -- kita harus menerima bahwa Allah
   menyucikan juga nyanyian dan tarian.

   Kisah Para Rasul 16:25
   ----------------------
   "Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan
   menyanyikan puji-pujian kepada Allah ..." Hasilnya sungguh luar
   biasa. Allah bertakhta di atas puji-pujian yang menyebabkan gempa
   bumi besar menggoncangkan penjara.

   Mereka dibebaskan, dan kepala penjara bersama seluruh keluarganya
   menerima Kristus. Inilah kisah besar tentang kekuasaan Allah di
   tengah-tengah puji-pujian gereja. Bila orang-orang melihat dan
   mendengar lagu-lagu pujian yang dinamis pada zaman sekarang, mereka
   akan datang kepada kita dan berkata, "Apa yang harus kukerjakan agar
   aku bisa diselamatkan?" (lihat juga Mazmur 40:4)

   1Korintus 14:15,26
   ------------------
   "Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal 
budiku."

   Banyak gereja yang menyebut hal tersebut 'memuji di dalam Roh'.
   Pandangan tersebut tidak alkitabiah, dan merupakan konotasi yang
   salah. Paulus berbicara tentang pujian dengan bahasa yang tidak kita
   mengerti, misalnya bahasa lidah -- atau bahasa yang kita kenal,
   misalnya bahasa Indonesia. Kita tidak bisa mengatakan seseorang 'di
   dalam roh' hanya agar kita bisa memberinya sebuah nama.

   Kita berada 'di dalam roh' bila kita berjalan menurut prinsip-
   prinsip rohani. Setiap lagu yang kita nyanyikan dapat kita katakan
   'di dalam roh', jika kita menyanyikan mazmur, himne, atau lagu-lagu
   rohani baik di tempat kerja maupun di gereja. Lagu 'di dalam roh'
   bukan karena bentuk nyanyian itu, melainkan karena kita berjalan di dalam 
roh.

   Seluruh surat Kolose pasal 3 menjelaskan tentang prinsip-prinsip 'gaya hidup 
rohani':
   - Bangkit bersama Kristus
   - Senang akan perkara-perkara yang di atas
   - Hidup tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah
   - Jangan saling mendustai
   - Mengenakan manusia baru
   - Penuh belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan
     dan kesabaran, saling mengampuni
   - Damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati kita
   - Bersyukur senantiasa
   - Perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kita

   Setelah kita melakukan prinsip-prinsip gaya hidup rohani, barulah
   kita hidup 'di dalam roh'. Jadi, hidup dalam roh adalah bukan saat
   kita menyanyi dengan roh dan akal budi.

   Kita perlu bertumbuh semakin dewasa dan matang menurut prinsip-
   prinsip di atas sehingga kita dapat berfungsi di dalam pelayanan
   kita, dengan pandangan yang baru setiap saat pagi maupun malam.
   Penyembahan dan pelayanan kita menjadi aliran yang segar dalam
   hubungan kita dengan Allah ataupun sesama. Janganlah nyanyian kita
   menjadi nyanyian yang 'super rohani'. Namun, biarlah kita bertindak
   dengan penuh iman dan penyembahan.

   Kolose 3:16; Efesus 5:19
   ------------------------
   Orang Kristen mula-mula memakai Mazmur dari Perjanjian Lama untuk
   memuji Tuhan (Matius 26:30; Markus 14:26; 1Korintus 14:26; Roma 15:9).

   Kata Mazmur dalam bahasa Yunani disebut 'Psalmos' -- yang berarti
   memukul atau mengetuk-ngetuk dengan jari pada sebuah alat. Misalnya:
   suatu nyanyian kudus yang diiringi dengan alat musik.

   Himne -- merupakan lagu gubahan dari Perjanjian Baru. Bukan berarti
   lagu-lagu yang kita miliki sekarang ini (Paulus tidak mengenal Isaac
   Watts atau Wesley), melainkan setiap lagu yang di dalamnya
   mengandung pesan Kristus dan prinsip-prinsip Perjanjian Baru.

   Kata Yunani, 'Humnos', berarti nyanyian pujian yang ditujukan kepada
   Allah. Nyanyian rohani -- suatu nyanyian spontanitas untuk memuji
   Allah, atau lagu yang mengungkapkan hati Allah di tengah-tengah
   umat-Nya (nubuatan).

   Kata Yunani, 'Pneumatikos ode', berarti suatu ungkapan yang hanya
   digunakan setelah peristiwa Pentakosta untuk menyatakan vokal yang
   berasal dari Roh Kudus.

   Mazmur pujian dari Perjanjian Lama yang masih relevan dengan gereja
   pada saat ini adalah himne (nyanyian gubahan yang mengambil pokok
   pikiran dari kebenaran dalam Perjanjian Baru -- ini juga diterapkan
   dalam koor kita) dan nyanyian-nyanyian rohani (lagu-lagu spontanitas
   seperti The Song of The Lord).

   Kedua jenis lagu yang terdapat di dalam Perjanjian Baru tersebut
   harus ditambahkan pada pelayanan musik yang telah ada dalam Alkitab.

   Ibrani 2:12
   -----------
   Kristus menyanyikan pujian kepada Allah di tengah jemaat gereja-Nya.
   (Di dalam Amplified Version diterjemahkan di tengah jemaat yang
   menyembah-Nya, Mazmur 22:22)

   Yakobus 5:13
   ------------
   Kita dianjurkan untuk menyanyi dengan iringan musik jika kita sedang
   bersukacita (Amsal 17:22).

   Wahyu 5: 8-10
   -------------
   Suatu nyanyian baru sedang dinyanyikan di surga (dengan alat musik).
   Dalam tabernakel Daud, ada dua puluh empat orang penyanyi dan pemain
   musik, dan dua puluh empat tua-tua yang terlibat dalam penyembahan
   di depan tahta.

   Wahyu 4:1-5
   -----------
   Lagu baru disebutkan lagi. Mungkin gereja harus 'mengetuk' pintu
   surga dan mengalirkan lagu baru ke gerejanya. Mungkin ada dimensi
   lain dalam musik yang perlu kita dapatkan. Mungkin itu berupa
   melodi, harmoni, atau irama yang belum kita dengar sebelumnya.
   Paulus berbicara tentang 'suara tertentu' (1Korintus 14:7), dan
   mungkin saja struktur musik dari suara ini dan bahkan musik dari
   surga sama seperti yang kita kenal saat ini. Namun, mungkin ada
   pengurapan yang hanya dapat diterima oleh orang-orang yang sudah
   dikuduskan dan disatukan. Sungguh menyenangkan membayangkan bahwa
   segala sesuatu mungkin di dalam pengurapan Allah.

   Wahyu 5:2-3
   ------------
   Nyanyian kemenangan

   Wahyu 18:22
   ------------
   Kutukan terakhir bagi Babilon adalah kenyataan bahwa tidak ada lagi
   musik yang terdengar luar biasa di dalam kota kutukan. Musik
   merupakan bagian terpenting dari hati Allah, dan bila ada orang-
   orang atau tempat yang gelap dan penuh kesedihan, dan di mana Allah
   tidak pernah hadir atau tinggal, maka di situ tidak ada musik yang terdengar.

   Di dalam Perjanjian Baru banyak juga petunjuk tentang paduan suara
   para malaikat beserta para pemain musiknya:

   1. Bunyi sangkakala pada akhir zaman (Matius 24:31; 1Korintus 15:52;
      1Tesalonika 1:8; Tesalonika 4:16)

   2. Memberi tanda Hari Tuhan dan penghakiman (Wahyu 8:2,6,8-13; 9:1;
      10:7; 11:15; 13:14)

   3. Nyanyian pujian dan penyembahan nyanyian nyanyian baru (Wahyu
      5:8; 14:2; 19:1-8).

   4. Suara Allah seperti bunyi sangkakala (Wahyu 1:10)

   Bahan diedit dari sumber:
   Judul Buku   : Pelayanan Musik
   Judul Artikel: Ringkasan Referensi Perjanjian Baru Tentang Musik
   Penulis      : Mike dan Viv Hibbert
   Penerbit     : ANDI, Yogyakarta, 2001
   Halaman      : 35-42

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SUMBER MISI *~

 INTEGRITY MUSIC RESOURCES ==>     http://www.integritymusic.com/
   Integrity Music menyediakan berbagai sumber untuk pecinta musik
   Kristen, pemain musik Kristen, dan pelayanan musik gereja. Anda bisa
   menemukan sumber-sumber lagu penyembahan melalui situs ini termasuk
   artis-artis Kristen dan peristiwa-peristiwa yang ada hubungannya
   dengan musik Kristen, dan sebagainya. Anda juga dapat mengetahui
   musik yang sedang dirilis oleh Integrity Music, seperti Jason
   Morant's CD "Abandon"; Integrity Gospel's, seperti "A Call to
   Worship--Live in DC" (Stephen Hurd), "Shout God's Fame" (CD dari
   Hillsong London); dan lain-lain. Tidak hanya itu, situs ini juga
   menyediakan CD penyembahan, Trax, songbooks, DVDs, perpustakaan
   MPEG, dan masih banyak lagi. Tersedia newsletter bagi Anda yang
   ingin mengetahui info terbaru dari Integrity Music. Selamat
   menikmati musik Kristen di dalam situs ini.

 MISSION-CHALLENGE MUSIC ==>     http://ied.gospelcom.net/music.php
   Jika Anda membutuhkan lagu-lagu menarik untuk persekutuan misi yang
   Anda rintis, silakan mengarahkan browser Anda ke Situs Internet
   Evangelism Day. Melalui situs ini Anda dapat men-download MP3, lirik
   lagu, dan sheet music. Juga tersedia link ke naskah-naskah drama tentang 
tantangan 
   penginjilan yang bisa diakses online secara gratis. Silakan berkunjung.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI MISI DUNIA *~

 K E N Y A
   Audio Scripture Ministries sedang bersiap-siap untuk meluncurkan
   program penginjilan perdana di luar Nairobi, Kenya. Mendengar hal
   itu, Anda mungkin bertanya, "Bukankah Kenya sudah dijangkau Injil?"
   Tom Dudenhofer dari ASM mengatakan bahwa meskipun pelayanan misi
   sudah ada di Kenya selama lebih dari satu abad, "Kemiskinan dan
   terisolasinya banyak wilayah di luar pusat perkotaan telah
   menciptakan generasi baru dari orang-orang yang terabaikan karena
   penginjilan tidak dilakukan secara terus-menerus di wilayah-wilayah
   yang terisolasi tersebut. Orang-orang itu perlu dijangkau lagi
   dengan Injil Yesus Kristus." Cara kerja program tersebut adalah
   sebagai berikut: "Program Alkitab ini akan dijalankan dengan
   memberikan semacam tape recorder kepada salah seorang pendeta lokal
   di salah satu desa yang belum terjangkau. Seluruh penduduk desa
   berkumpul bersama untuk mendengarkan Alkitab audio melalui tape
   recorder tadi. Lalu mereka menghafalkan ayat-ayat yang sudah
   didengar. Para pendengar juga didorong untuk mensharingkan kesaksian
   hidup yang mereka alami."
   [Sumber: Mission Network News, June 24th 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan pelayanan ASM di Kenya dalam menjangkau orang-orang yang
     terabaikan dan melengkapi para pendeta sehingga mereka siap
     melakukan pelayanan penginjilan ke desa-desa lain.
   * Berdoa untuk para penduduk yang sejak awal mengikuti program
     siaran Alkitab ini baik di gereja maupun di kebaktian keluarga
     sehingga mereka bisa terbuka kepada Injil.

 I N T E R N A S I O N A L
   Teknologi mengembangkan proyek penerjemahan Alkitab selama puluhan
   tahun. Perkembangan teknologi telah mengubah kecepatan langkah
   proyek penerjemahan tersebut. Judy Bokelman perwakilan dari Wycliffe
   Bible Translators mengatakan bahwa proyek komputer VSAT yang mereka
   pakai merupakan hasil kerjasama. Bokelman mengatakan bahwa saat ini
   mereka sedang meluncurkan sebuah program software baru bagi para
   penerjemah. Software ini menghemat banyak waktu dari proses
   penerjemahan yang biasa dilakukan dengan cara menciptakan 'draft
   terjemahan kasar' dari suatu bahasa berdasarkan bahasa terdekatnya.
   "Jadi, kami sedang melakukan 'adaptasi' yang memungkinkan kami untuk
   mempercepat proses -- yang biasa dikerjakan selama tahunan. Dengan
   draft kasar tersebut, kami bisa mendiskusikannya dengan penduduk
   lokal dan melihat perbedaan bahasa yang ada. Dengan demikian kami
   bisa lebih mempercepat proses penerjemahan Alkitab ini."
   [Sumber: Mission Network News, June 28th 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan Wycliffe Bible Translators yang melayani lewat pelayanan
     penerjemahkan Alkitab. Berdoa untuk fasilitas komputer yang
     dipergunakan dan alat-alat lain yang mereka butuhkan serta staf
     yang terlibat membantu pelayanan ini.
   * Doakan agar lebih banyak lagi Alkitab yang dapat diterjemahkan
     oleh Wycliffe ke dalam bahasa-bahasa suku, sehingga makin banyak
     orang yang dapat mendengar Kabar Kebenaran Yesus Kristus.

 A M E R I K A
   Open Doors USA telah meluncurkan The Lighthouse Project-China
   sebagai upaya untuk menyediakan 3,4 juta Alkitab, tafsiran Alkitab,
   buku nyanyian pujian dan sumber-sumber rohani lainnya bagi seluruh
   orang percaya yang ada di China tahun ini. Banyak gereja rumah
   bertumbuh di wilayah-wilayah terpencil yang mengakibatkan
   meningkatnya kebutuhan akan sumber-sumber rohani tersebut. "Saat ini
   di China bermunculan aliran-aliran penyembahan. Karena itulah
   mengapa kami saat ini sedang memfokuskan diri untuk melatih
   pelatihan para pendeta dan pemimpin gereja." Sebagai hasilnya,
   pelayanan ini akan menyediakan 285.000 bahan-bahan pelajaran Alkitab
   dan berbagai macam fasilitas untuk mengajarkan Firman Allah. Di
   seluruh China, ada 8.400 pendeta, pemimpin kaum awam, guru Sekolah
   Minggu dan para pekerja muda yang akan di beri pelatihan. Tahun ini
   OD juga merencanakan untuk mengirimkan 125.000 Alkitab anak-anak dan
   lebih dari satu juta bahan mengajar Sekolah Minggu dan materi untuk
   anak muda di seluruh China. Dan lagi, pelayanan ini (THE LIGHTHOUSE
   PROJECT) akan mendistribusikan 24.000 "kotak musik" yang memainkan
   hampir 500 lagu pujian, khususnya bagi wilayah-wilayah dimana umat
   percayanya belum mengikuti pelatihan musik.
   [Sumber: Mission Network News, June 28th 2005]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan pelayanan yang dilakukan oleh Open Doors melalui proyek
     yang mereka kerjakan saat ini (pendistribusian Alkitab). Doakan
     juga pelatihan-pelatihan yang mereka adakan supaya dapat
     menciptakan kader-kader yang berkualitas dalam menyebarkan Injil Kristus.
   * Mengucap syukur bagi pertumbuhan gereja-gereja rumah di China,
     doakan supaya melalui pendistribusian Alkitab ini akan semakin
     banyak orang yang percaya kepada YESUS.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI INDONESIA *~

 Pemilihan Kepala Daerah di Berbagai Daerah
   ------------------------------------------
   Beberapa waktu yang lalu telah diadakan Pilkada (Pemilihan Kepala
   Daerah) di wilayah Jawa Tengah, Sumatera Barat, Depok, dan
   sebagainya. Pemilihan secara demokratis dimana penduduk bisa memilih
   langsung calon pemimpin daerahnya bisa memberikan dampak positif dan
   negatif. Positifnya, mereka bisa memilih pemimpin yang sesuai dengan
   keinginan mereka. Namun sisi negatifnya, pihak-pihak yang kalah
   kemungkinan besar tidak bisa menerima hasilnya sehingga memicu
   diadakannya demo-demo.

   Pokok Doa:
   ----------
   * Doakan supaya penduduk daerah bisa menerima calon pemimpin yang
     memenangkan suara terbanyak, dan mempunyai hati terbuka untuk
     mendukung setiap pasangan yang telah terpilih.

   * Berdoa untuk mereka yang terpilih supaya mereka menepati janji-
     janji yang telah diucapkan dan dapat menjalankan tugasnya dengan
     baik setelah dilantik.

   * Doakan untuk demo-demo yang marak terjadi di beberapa wilayah yang
     telah melakukan Pilkada. Doakan agar berbagai pihak terkait bisa
     mengatasi masalah ketidakpuasan ini dengan damai dan tercipta
     suasana yang aman dan kooperatif.
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* URLS Edisi Ini *~

* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/
* GOSPELCOM                                  http://www.gospelcom.net/

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
    (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
     mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2005 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Rudi Kurniadi, Lisbet, dan Tesalonika
Staf e-MISI dan Staf Redaksi <[EMAIL PROTECTED]>
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Untuk kirim pertanyaan/saran/bahan:    <[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                                  http://www.sabda.org/ylsa/
SABDA Katalog                            http://www.sabda.org/katalog/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~ 


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke