From: Full Gospel Indonesia
------------------cari pikiran Allah dalam Alkitab ------------------ Subject : Apa Allah menghendaki TRANSFORMASI ? Saudara2 yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Saya lanjutkan seri siaran Full Gospel Indonesia, Artikel terdahulu adalah ringkasan arti TRANSFORMASI dalam Alkitab, sebab doa saya dimeja komputer waktu itu: " Tuhan, dalam Alkitab kok nggak ada kata2 " TRANSFORMASI ? " lalu Dia berikan jawaban singkat dan sederhana : " Kamu harus keluar dari kutuk hukum Taurat! " Siaran hari ini adalah kelanjutan dari pertanyaan2 tentang TRANSFORMASI : " Tuhan apa Engkau menghendaki umat-Mu TRANSFORMASI ? " JawabNya : " Kamu harus Kembali ke Taman Eden!" jadi mari kita pahami pikiran Allah ini, mengapa orang Kristen harus kembali ke Taman Eden ? bukan ke Taman Surya ? menghapa harus ber TRANSFORMASI ?, apa hidup menurut cara dunia kurang enak? PERISTIWA DI TAMAN EDEN Dalam kitab Kejadian kita tahu, bahwa manusia boleh taat dan boleh tidak, atas perintah Allah yang maha kuasa , bahwa ia boleh percaya dan boleh tidak. Inilah yang digembar gemborkan sejumlah ahli hukum Taurat dan teolog bukan Kristen, Mat 11:12, di internet, mereka membuat umatNya ragu2, Pikiran Allah dalam Alkitab dibuat kabur, sehingga menghalang-halangi umatNya terima Yesus sebagai juru selamat pribadinya. Mereka mempersoalkan yang mati dikayu salib itu bukan Yesus, Roh Kudus adalah roh Jin...tidak perlu baptisan Roh Kudus! LAHIR BARU itu omong kosong!.. Maka manusia yang tadinya hidup dicukupi dan telah disediakan Allah berubah menjalani suatu kehidupan yang berlawanan dengan Allah. ia berusaha menilai yang baik dan yang jahat berdasarkan pengetahuan manusia, hidup cari enak sendiri, tidak perduli orang lain. Juga kita ketahui, bahwa Allah memberikan firman-Nya tidak perlu disertai alasan atau penjelasan, tetapi Iblis selalu mencobai kita dengan mengemukakan teorinya. Jadi jika saudara mendengar suatu teori yang mempersoalkan kemahakuasaan Allah, itu berasal dari Iblis.hati2, ini hukum spiritual! Allah tak bisa lagi berjalan bersama-sama dengan manusia yang telah jatuh itu. Kemudian Allah mengusir Adam dan Hawa keluar dari Taman Eden mereka kehilangan hak untuk memilikinya. Lingkungan yang tadinya baik dan berkelimpahan di Taman Eden sekarang ditukar dengan satu lingkungan yang telah kena kutukan dan yang miskin di luar Taman Eden. Pekerjaan menjadi begitu berat sehingga mereka harus mencucurkan keringat. Kaum wanita sakit waktu melahirkan.. Hidup harus berjuang mati-mati-an, POHOIN PENGETAHUAN indentik dengan " Ke- maha-kuasa- an Allah " telah dihancurkan di Taman Eden oleh iblis dan manusia ciptaanNya sendiri. Tuhan kita tidak berubah. Ia adalah Yehovah-yireh yang menyediakan semua kebutuhan kita. Allah, telah lebih dahulu menyediakan segala sesuatu untuk manusia ciptaanNya, yaitu Taman Eden yang indah bagi Adam dan Hawa. Lokasinya dekat sungai, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, dan disana tidak ada mara bahaya. Ia memberi mereka wewenang untuk menghuni dan menguasai Taman itu. Tetapi Allah melarang mereka untuk memakan buah pohon pengetahuan yang berada di tengah-tengah taman itu. Dengan tegas Tuhan memperingatkan mereka bahwa jika mereka melanggar perintah itu mereka akan mati, bukan mati fisiknya, tetapi mati rohnya! Apakah makna buah pohon pengetahuan itu? Mengapa Tuhan memerintahkan bahwa semua buah yang lain di taman itu boleh dimakan kecuali buah pohon pengetahuan itu? Jika memang benar bahwa orang yang makan buah pohon pengetahuan itu akan mati, mengapa Tuhan menanam pohon yang begitu berbahaya?, ini banyak disalah artikan oleh pembaca Alkitab, karena pikiran Allah hanya bisa dibaca kalau kita sudah mengalamiTRANSFORMASI! Pohon itu ditanam untuk mengajar manusia tentang kenyataan bahwa karena Allah itu pencipta dan manusia itu adalah ciptaan-Nya, manusia harus tunduk dan taat kepada kekuasaan Allah. Ketika Allah memerintahkan manusia untuk tidak memakan buah pohon pengetahuan itu, Ia tidak memberitahukan alasannya mengapa tidak boleh. Allah yang maha-kuasa tidak berkewajiban memberi penjelasan. Ia hanya memerintahkan. Juga Tuhan Yesus tidak menjelaskan tentang diri-Nya kepada Kayafas dan Pilatus waktu Ia diperiksa sebelum disalibkan. Ia adalah yang mahatinggi. Ia tidak berkewajiban untuk menjelaskan. Memberikan penjelasan dan mengemukakan teori bukanlah tindakan yang pantas bagi seseorang yang memiliki kuasa. Makanya Allah tidak menjelaskan kepada Adam dan Hawa mengapa mereka tidak boleh makan buah pohon pengetahuan itu. Ia hanya memberitahu mereka, pengertian ini penting untuk kita beritakan keseluruh dunia, bahwa Allah maha kuasa, maha tau, kita tidak perlu tahu waktu kapan Tuhan Yesus datang kembali, tidak perlu tahu kapan kita mati, semua Dia yang punya urusan. Kalau kita bisa makan dan hidup sehat saat ini, itu karena kemurahan Allah, sebagai bukti ketaatan kita, dan sebagi ucapan syukur, sebagai ucapan rasa terima kasih , kita wajib beri perpuluhan kepadaNya ( melalui gereja atau melalui hambaNya ? sebaiknya tanya sama Roh Kudus! Saya taat bayar perpuluhan dan punya NPWP setelah saya mengerti peristiwa Taman Eden ini dalam doa doa ) "Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati" (Kej. 2:17). Hanya buah pohon pengetahuan itulah yang Allah larang Adam dan Hawa makan. Hal itu melambangkan kemahakuasaan pencipta, yang bagaimanapun tidak dapat ditentang oleh makhluk apa pun, ini pikiran Allah yang ditulis dalam Alkitab. Allah memberikan semua hal yang lain kepada Adam, tetapi Ia tidak mengizinkan Adam melanggar kemahakuasaan-Nya. Itulah sebabnya sudah ditakdirkan bahwa ada pohon pengetahuan itu di dalam Taman Eden. Dengan jelas Allah mengumumkan kekuasaan-Nya atas dunia materi ini. Kapan saja Adam dan Hawa melihat buah pohon pengetahuan itu, mereka akan berpikir - Inilah bukti kemahakuasaan Allah. mereka dengan demikian diingatkan tentang perlunya mereka tidak memakan buah tersebut, karena itu melambangkan kemahakuasaan Allah. jadi mereka bisa menikmati semua keindahan dan kekayaan materi yang diberikan Allah kepada mereka. Waktu Adam dan Hawa patuh kepada kemahakuasaan Allah, mereka sanggup menguasai seluruh taman yang disediakan Allah dan menikmati hak istimewa mereka. IBLIS SELALU MENENTANG KE-MAHA-KUASA-AN ALLAH Suatu hari Iblis mengunjungi mereka. Iblis menyampaikan satu ide baru yang berbeda, yaitu mempersoalkan kebenaran perintah Allah. "Tentulah Allah berfirman: 'Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?'" (Kej. 3:1). Pertanyaan itu menyatakan secara tidak langsung bahwa perintah Allah kemungkinan tidak benar. Itulah taktik tipuan Iblis untuk membuat suatu keputusan mutlak dari yang maha- kuasa menjadi bersifat relatif.à membuat manusia ragu2! Kemudian tuduhan tak langsung dari setan itu menarik hati Hawa lalu ia berkata, "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati" (Kej. 3:2-3). Perintah Allah yang mutlak, "Pastilah engkau mati," diganti dengan kecemasan yang relatif, "nanti kamu mati." Begitu keraguan menghinggapi hati Hawa dan perintah Allah kedengarannya bersifat relatif, maka Iblis mengkonsolidasikan kuasanya di dalam hati Hawa, "Sekali-kali kamu tidak akan mati" (Kej. 3:4). Firman Allah menjadi relatif, sedangkan pendapat Iblis menjadi mutlak. Iblis dengan segera menerangkan latar belakang pendapatnya: "Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat" (Kej. 3:5). Waktu ketidakpercayaan masuk ke dalam pengakuan iman Hawa, Iblis meneguhkan ke-tidak-percaya-an itu dengan berkata, "Sekali-kali kamu tidak akan mati." Sebagai hasilnya,Hawa makan buah dari pohon yang terlarang itu dan memberikan juga kepada suaminya. Selanjutnya manusia meneruskan hidupnya dengan melanggar lingkup kekuasaan Allah. dunia yang semula bersifat teokratis diganti dengan dunia yang memfokuskan manusia. Manusia menempatkan dirinya setingkat dengan Allah dan mulai membahas mana yang benar dan mana yang salah, apa yang baik dan apa yang jahat. Manusia meninggalkan sifatnya mula mula , mengakui dan mentaati kehendak Allah yang maha-kuasa, manusia memajukan dirinya sendiri ke posisi yang sama dengan Allah. manusia mengajukan argumen bahwa ia akan menaati firman Allah sepanjang firman itu bisa mereka terima. Jika firman itu tidak bisa mereka terima maka mereka tidak mau mentaatinya, inilah karya iblis di Taman Eden yang tidak boleh kita lupakan, sejak peristiwa ini, dunia dikuasai iblis, manusia diperbudak iblis, manusia dikuasai iblis, manusia dimangsa iblis. Bagaimana manusia supaya bisa lepas dari " perbudakan iblis " ini ? Allah menunjukan jalanNya : harus TRANSFORMASI! : terima Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi, dibaptis untuk dimohonkan hati yang baru, kemudian terima karunia supranatural : LAHIR BARU , belajar hidup berkenan kepadaNya melalui bimbingan Roh Kudus, sebab Roh Kudus adalah Allah, belajar BERDOA BERSAMA ROH KUDUS, selangkah demi selangkah kita diperbaharui hidup kita, kita bisa membaca pikiran Allah dalam doa doa, kita bisa komunikasi lagi dengan Dia melaui jalan pikiran kita, kita tidak perlu lagi kuatir tentang kebutuhan hidup kita, sebab yang hidup dalam diri kita adalah Dia, Dia yang mencukupi segala keperluan kita, dan kita hidup dalam perlindunganNya sampai pada saatnya kita pulang ke Rumah Allah Bapa ( Maz 23 ) ( berlanjut : Proses TRANSFORMSI yang harus dilalui oleh orang Kristen ) Bambang Wiyono e-mail : [EMAIL PROTECTED] IP 206.190.39.113 HP 0812 327 3886 http://groups.yahoo.com/group/full_gospelindonesia/ ( bahasa Indonesia ) http://groups.yahoo.com/group/threefoldblessing/ ( bahasa Inggris ) [Non-text portions of this message have been removed] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED] -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

