From: "e-RH" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Senin, 18 Juli 2005
Bacaan : 2Tawarikh 16:1-13
Setahun: Yesaya 34-36
Nats : Tolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami
bersandar (2Tawarikh 14:11)
Judul : IDE CEMERLANG
Sebuah dongeng kuno dari Indonesia menceritakan tentang seekor kura-kura yang
dapat terbang. Ia menggigit sebatang kayu yang dibawa oleh dua ekor angsa. Pada
saat kura-kura itu mendengar orang-orang dari darat yang melihatnya berkata,
"Wah, cemerlang sekali ide angsa-angsa itu!" harga dirinya sangat terluka
sehingga
ia berteriak, "Itu ideku!" Tentu saja ia jadi kehilangan pegangan.
Harga dirinya telah menjadi kehancuran bagi dirinya.
Selama empat puluh satu tahun, Asa menjadi raja yang kuat dan rendah hati. Ia
membawa kedamaian dan kemakmuran bagi kerajaan Yehuda. Dan pada tahun-tahun
awal pemerintahannya, Asa menaikkan doa demikian, "Ya Tuhan, selain daripada
Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah
kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar" (2Tawarikh
14:11).
Namun pada akhir pemerintahannya, ketika pasukan kerajaan Israel bagian utara
menyerangnya, Asa mencari pertolongan dari raja Siria dan bukannya dari Allah.
Karena kebodohannya, pemerintahannya melemah dan bangsanya mengalami
peperangan. Apa yang salah dalam hal ini? Karena bangga dengan keberhasilan
masa lalu, Asa telah lupa bahwa seharusnya ia bergantung pada Tuhan, sehingga
Tuhan tak lagi menunjukkan "diri-Nya kuat" demi kepentingan Asa (2Tawarikh
16:9).
Allah masih mencari orang-orang yang mengizinkan Dia untuk menunjukkan
kekuatan-Nya dalam hidup mereka. Hidup dengan rendah hati dan bergantung pada
Allah merupakan ide yang benar-benar cemerlang! --AL
TAK SEORANG PUN LEBIH KUAT
DARIPADA SESEORANG YANG BERGANTUNG PADA ALLAH
e-RH versi web: http://www.glorianet.org/rh/072005/18.html
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2005/07/18/
Ayat Alkitab: http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Tawarikh+16:1-13
2Tawarikh 16:1-13
1. Pada tahun ketiga puluh enam pemerintahan Asa majulah Baesa,
raja Israel, hendak berperang melawan Yehuda. Ia memperkuat Rama
dengan maksud mencegah lalu lintas kepada Asa, raja Yehuda.
2 Lalu Asa mengeluarkan emas dan perak dari perbendaharaan
rumah TUHAN dan dari perbendaharaan rumah raja dan mengirimnya
kepada Benhadad, raja Aram yang diam di Damsyik dengan pesan:
3 "Ada perjanjian antara aku dan engkau, antara ayahku dan
ayahmu. Ini kukirim emas dan perak kepadamu. Marilah, batalkanlah
perjanjianmu dengan Baesa, raja Israel, supaya ia undur dari padaku."
4 Lalu Benhadad mendengarkan permintaan raja Asa; ia menyuruh
panglima-panglimanya menyerang kota-kota Israel. Dan mereka
memukul kalah Iyon, Dan, Abel-Maim dan segala tempat perbekalan
kota-kota di Naftali.
5 Segera sesudah Baesa mendengar hal itu, ia berhenti
memperkuat Rama; ia menghentikan usahanya itu.
6 Tetapi raja Asa mengerahkan segenap orang Yehuda, yang harus
mengangkat batu dan kayu yang dipergunakan Baesa untuk memperkuat
Rama itu. Ia mempergunakannya untuk memperkuat Geba dan Mizpa.
7. Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa,
raja Yehuda, katanya kepadanya: "Karena engkau bersandar kepada
raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena
itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu.
8 Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya,
kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah
menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya.
9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan
kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.
Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai
sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."
10 Maka sakit hatilah Asa karena perkataan pelihat itu,
sehingga ia memasukkannya ke dalam penjara, sebab memang ia
sangat marah terhadap dia karena perkara itu. Pada waktu itu Asa
menganiaya juga beberapa orang dari rakyat.
11 Sesungguhnya riwayat Asa dari awal sampai akhir tertulis
dalam kitab raja-raja Yehuda dan Israel.
12 Pada tahun ketiga puluh sembilan pemerintahannya Asa
menderita sakit pada kakinya yang kemudian menjadi semakin parah.
Namun dalam kesakitannya itu ia tidak mencari pertolongan TUHAN,
tetapi pertolongan tabib-tabib.
13 Kemudian Asa mendapat perhentian bersama-sama nenek
moyangnya. Ia mati pada tahun keempat puluh satu pemerintahannya,
Bacaan Alkitab Setahun: http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Yesaya+34-36
Diterjemahkan oleh Yayasan Gloria dengan izin
Hak Cipta (c) pada RBC Ministries
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/