From: [EMAIL PROTECTED]
Mengasihi
OPEN FORUM 121099 E
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA
PENANYA: Yesus berfirman di Matius 22 bahwa kita harus mengasihi sesama kita.
Siapakah sesama kita? Apakah itu termasuk musuh-musuh kita, misalnya seseorang
yang berusaha melukai kita?
MR. C: Ini adalah pertanyaan yang bagus. Kita baca di Matius 22:39, "Kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Dan di Lukas 10:29, Tuhan Yesus
diberikan pertanyaan, "siapakah sesamaku manusia?"
Dalam pandangan Tuhan, sesama kita adalah siapapun yang sangat membutuhkan
pertolongan, dan setiap orang yang belum diselamatkan mempunyai kebutuhan yang
sangat besar, yaitu kebutuhan untuk diselamatkan. Jadi siapapun yang belum
diselamatkan adalah seorang musuh, dalam pengertian bahwa mereka masih berada
di bawah kekuasaan Iblis. Mereka masih berada di dalam kerajaan Iblis dan kita
berada di dalam kerajaan Tuhan Yesus (Kolose 1:13), dan Iblis adalah musuh
bebuyutan dari Tuhan Yesus. Jadi karena Iblis berkuasa atas semua orang-orang
yang belum diselamatkan, maka dalam satu pengertian semua orang yang belum
diselamatkan adalah musuh-musuh kita.
Dan Tuhan berfirman kepada orang yang percaya di Matius 5:44:
"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang
menganiaya kamu."
Berdasarkan teks aslinya dalam bahasa Yunani, ayat ini dapat diterjemahkan:
"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu, berkatilah mereka yang
mengutuk engkau, berbuat baiklah kepada mereka yang membenci engkau, dan
berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."
Alkitab tidak berkata kepada kita untuk membenci musuh kita, atau untuk
membayangkan hal yang buruk terjadi pada mereka, atau berharap bahwa mereka
akan terus berada dibawah murka Allah. Pada kenyataannya setiap orang yang
belum diselamatkan adalah musuh dari kerajaan Kristus dan mereka tidak
menyadari kalau mereka sedang berjalan menuju hukuman kekal yang sangat
mengerikan dan kita harus mengasihi mereka.
Untuk memastikan agar kita tidak salah mengerti, Yesus berkata, "berkatilah"
mereka yang mengutuk kita, "berbuat baiklah" bagi mereka yang membenci kita,
dan "berdoalah" bagi mereka yang menganiaya kita. Kita jangan membenci atau
mencemoh mereka yang membenci kita atau yang tidak mau mengerti tentang kita.
Dalam kerinduan kita untuk menunjukkan kasih Kristus, kita menginginkan yang
paling baik bagi musuh-musuh kita, dan --yang terbaik-- bagi musuh-musuh kita
adalah bilamana mungkin mereka juga bisa mendapatkan keselamatan.
OPEN FORUM 033199 C
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA
PENANYA: Maukah anda menerangkan Yohanes 15:10-12 ?
MR. C: Di Yohanes pasal 15, ayat 10-12 kita baca:
"Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku,
seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya
itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu
menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti
Aku telah mengasihi kamu."
Kita mengasihi satu sama lain seperti Tuhan mengasihi kita. Bagaimana caranya
Tuhan mengasihi kita? Dia telah memberikan nyawa-Nya bagi kita, Ia memberikan
"keselamatan" kepada kita. Kita tidak membayar apa-apa untuk keselamatan kita,
tetapi Tuhan memberikan kita kebaikan yang tertinggi yang paling mungkin kita
dapatkan. Dan Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi sesama kita manusia,
yaitu kita menginginkan yang paling baik untuk mereka. Dan yang paling baik
untuk mereka adalah bahwa mereka juga boleh diselamatkan. Inilah kasih yang
seharusnya terlihat dalam kehidupan tiap-tiap orang yang percaya sewaktu kita
taat kepada perintah Tuhan.
Kalau anda mengaku bahwa anda sudah diselamatkan, tetapi anda sibuk dengan
kehidupan anda, anda berkata tidak punya waktu dan tidak punya keinginan untuk
mengirimkan Injil kepada dunia, anda membiarkan orang-orang lain saja yang
mengerjakan hal itu, maka dalam segala kemungkinannya anda belum diselamatkan.
Kalau anda tidak berusaha membagi-bagikan Injil kepada orang lain, tidak berdoa
untuk siapa-siapa, dan anda membiarkan orang lain saja yang mengerjakan hal-hal
itu karena "saya terlalu sibuk dengan diri sendiri, dan saya mempunyai banyak
hal yang harus saya kerjakan, tetapi sudah tentu saya akan selalu bersyukur
kepada Tuhan bahwa Ia telah menyelamatkan saya." Tetapi kemungkinannya adalah
anda belum diselamatkan, anda tidak mentaati perintah Tuhan untuk mengasihi
sesama.
Sifat anak Tuhan yang sejati adalah mempunyai hasrat yang jujur,
sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk melakukan kehendak-kehendak Tuhan. Di
Yohanes 15 Tuhan memerintahkan kita untuk saling mengasihi satu sama lain,
seperti Tuhan sudah mengasihi kita. Alkitab jelas memberitahukan kepada kita
bagaimana kita harus mengasihi sesama kita manusia. Pertanyaannya adalah apa
yang akan kita lakukan tentang hal itu?
Go ye into all the world, and preach the gospel to every creature (Mark 16:15).
www.familyradio.com
================================================
From: [EMAIL PROTECTED]
Mazmur Sabat
Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada
TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi, untuk
memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,
dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.
Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena
perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai. Betapa besarnya
pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
(Mazmur 92:1-5)
"Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh
hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus." (Galatia 2:21)
"Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum
Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam [milik] Kristus Yesus. Sebab itu
kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena
iman dalam [milik] Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab:
"tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat."
(Galatia 2:16)
"Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum
Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia." (Galatia 5:4)
"Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh
tiap-tiap orang yang percaya [yaitu orang yang bersunat maupun yang tidak
bersunat]."
(Roma 10:4)
"Sebab karena kasih karunia [=anugrah] kamu diselamatkan oleh iman [=Kristus];
itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu:
jangan ada orang yang memegahkan diri." (Efesus 2:8-9)
"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang
telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya [anugrah-Nya] oleh permandian
kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus [=Roh
Kristus]"
(Titus 3:5)
"Tetapi: bahwa Israel [gereja-gereja Perjanjian Lama = synagoga], sungguhpun
mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum
itu. Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena
perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan [=Kristus]" (Roma 9:31-32)
"Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat [sepuluh perintah dan
hukum-hukum upacara], menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah
iman [=Kristus] dan batallah janji itu. Karena hukum Taurat membangkitkan
murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga
pelanggaran. Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih
karunia [anugrah], sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham,
bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat [=bangsa Israel kuno],
tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham [=bangsa-bangsa lain]."
(Roma 4:14-16)
"Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih
karunia [anugrah]. Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan
lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan
lagi kasih karunia."
(Roma 11:5-6)
"Tetapi Nuh mendapat kasih karunia [anugrah] di mata TUHAN." (Kejadian 6:8)
"Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus,
bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih
karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus
sebelum permulaan zaman" (2 Timotius 1:9)
"Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi
kepada kemurahan hati Allah." (Roma 9:13)
"karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan
menurut kerelaan-Nya." (Filipi 2:13)
I wait for the LORD, my soul doth wait, and in his word do I hope (Psalm
130:5).
www.familyradio.com
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/