From: Gomuljo 
  
  KISAH PETUGAS PENJAGA KERETA API 

Seorang bapak setengah baya bekerja pada sebuah perusahaan kereta api,dan  
tugas bapak ini mudah saja. Beliau hanya bertugas menarik sebuah tuas yang  
mengerakkan roda roda raksasa yang saling berhubungan untuk mengangkat jembatan 
yang merintangi jalan kereta api itu, sehingga kereta api tersebut dapat lewat 
dengan selamat. (tentu saja jika jembatan tersebut tidak diangkat... maka 
kereta api itu  akan mengalami kecelakaan yang sangat hebat).

Bapak ini mempunyai seorang anak satu satunya yang sangat dikasihi dengan  
segenap jiwanya. Suatu hari, anak bapak ini mengunjungi bapaknya dan bapaknya 
membiarkan anaknya melihat lihat tempat kerjanya. Sewaktu anaknya menghampiri 
roda roda raksasa tersebut, tiba tiba sang anak terpeleset dan jatuh diantara 
roda roda raksasa tersebut. Malang baginya.. kaki anak kecil  tersebut terjepit 
dengan eratnya diantara gerigi roda-roda raksasa tersebut. Demi melihat kaki 
anaknya terjepit diantara roda-roda raksasa  tersebut, sang bapak dengan serta 
merta berusaha menolong melepaskan kaki  anak tersayangnya tersebut dari 
jepitan gerigi roda tersebut....
Setelah berusaha sekian lama, sang bapak ini masih belum bisa melepaskan kaki 
anaknya tersebut. Sesaat kemudian, sang anak mulai menangis karena ketakutan. 
Tiba tiba dari kejauhan terdengarlah secara samar-samar suara peluit kereta api 
tersebut dari kejauhan memberi tanda agar jembatan itu  harus segera diangkat. 
Sesaat kemudian hati bapak ini menjadi sangat sedih dan ketakutan... Di dalam 
kecemasannya dia masih berusaha melepaskan kaki anaknya... tapi masih tidak ada 
hasilnya....
Tidak lama kemudian suara peluit kereta api tersebut terdengar semakin  jelas 
dan dekat. Hati bapak ini seketika menjadi hancur... bapak ini mulai  menangis 
dengan sedihnya. Di dalam hati bapak ini muncul suatu keraguan haruskah dia 
mengorbankan anak satu satunya demi menyelamatkan kereta api  itu yang 
penumpangnya tak ada satupun yang dia kenal?
Namun jika dia memilih untuk menyelamatkan anaknya... maka berapa jiwa yang 
akan melayang dengan sia sia hanya gara gara satu orang saja....????
Sesaat kemudian... bapak ini perlahan lahan mencium kening anaknya dengan penuh 
kasih sayang dan dengan hati yang sangat hancur... lalu bapak ini mulai berdiri 
dan menuju ke tuas pengangkat jembatan tersebut...dengan  air mata yang 
membasahi sampai ke bajunya... sang bapak ini melihat sekali  lagi pada anak 
satu satunya itu... Sesaat kemudian bapak ini menarik  tuasnya dan jatuh lemas 
dan menangis sejadi-jadinya tanpa berani malihat proses kematian anaknya yang 
sangat tragis yang tidak pernah dibayangkan olehnya demi menyelamatkan 
orang-orang yang ada didalam kereta api itu,  yang sama sekali tidak 
mengetahui, bahwa saat itu juga mereka telah bebas dari kematian yang kekal....

Saudaraku yang terkasih... jika kita renungkan kembali kisah diatas...

Bukankah cerita diatas telah terjadi 2000 tahun yang lalu... dimana Yesus telah 
disalib hanya untuk menebus dosa kita...?

Siapakah kita ini sehingga kita memperoleh keselamatan itu...?

Sesungguhnya kita ini tidak lebih dari sampah yang tidak ada harganya.
  ..
Tetapi kasih Yesus begitu besar...

Sehingga Dia rela mati diatas kayu salib hanya untuk menebus dosa kita
(injil Yohanes 3:16).

Saya mau katakan pada saudara...

Bahwa hanya Yesus sajalah yang rela mengorbankan nyawanya bagi kita. Tak ada 
kasih yang demikian besar seperti yang dilakukan Yesus demi menyelamatkan kita. 
Kematian Yesus itu tidak dapat dinilai dengan apapun yang ada didunia ini... 
terlalu mahal dan sangat mahal untuk sebuah jiwa seperti saya dan saudara...

Tapi, saya juga mau katakan sesuatu pada saudara...

Kematian Yesus 2000 tahun yang lalu bukan hanya untuk menebus dosa orang  yang 
hidup pada jaman itu saja...  Tetapi darah-Nya yang tercurah 2000 tahun yang 
lalu masih mampu dan Dia  sanggup menyelamatkan semua orang yang percaya.

Percayalah kepada Yesus...

Sebab hanya melalui Dialah kita dapat diselamatkan.

Dan bagi kita yang sudah percaya pada Yesus...

Janganlah kita menjual kematian Yesus dengan hal hal yang bersifat duniawi
Terlalu mahal harga sebuah nyawa itu, sobat.

Teman temanku yang terkasih didalam Yesus Kristus...

Sediakanlah waktu bagi Tuhan untuk bersaksi tentang pengorbananNya ini
kepada teman temanmu yang belum mengenal Yesus secara pribadi. 
Sebab hari esok kan terlambat...!

Selamat bersaksi dan menerima keselamatan yang dari Allah...

Tuhan Beserta Kita...
=============================================
From:  [EMAIL PROTECTED] : 

Laut Galilea dan Laut Mati

Di Palestina  ada dua laut. Keduanya sangat berbeda.
Yang satu dinamakan Laut Galilea,  yaitu sebuah danau yang luas dengan air
yang jernih dan bisa di minum. Ikan dan manusia berenang dalam laut tersebut.

Danau itu juga  dikelilingi oleh ladang dan kebun hijau, banyak orang
mendirikan rumah di  sekitarnya.

Laut yang lain dinamakan Laut Mati, dan sungguh sesuai  dgn namanya. 

Segala sesuatu yg ada didalamnya mati. Airnya sungguh asin sehingga kita bisa 
sakit jika meminumnya. Danau itu tidak ada ikannya dan tidak ada sesuatupun yg 
sanggup tumbuh di tepiannya. Tak juga ada orang yg ingin tinggal di sekitarnya, 
sebab baunya sangat tak sedap.

Jadi yang  menarik tentang kedua laut itu adalah bahwa sungai yang mengalir ke 
keduanya  adalah satu sungai. Trus, apa yang membuatnya kemudian jadi beda?

Bedanya, laut yang satu menerima dan memberi (Galilea), sedang laut  lainnya
menerima  dan menyimpannya saja (Laut  mati).

Sungai Yordan mengalir ke Laut Galilea dan mengalir keluar dari dasar danau 
itu. Danau tersebut memanfaatkan air  sungai Yordan dan kemudian meneruskannya 
kepada danau lain yg  juga memanfaatkannya. Sungai Yordan kemudian mengalir ke 
Laut Mati namun  tdk pernah keluar lagi. 

Laut Mati menyimpan air Sungai Yordan bagi dirinya  sendiri.

Hal itulah yang membuatnya mati : hanya menerima dan tidak mau  memberi. 

[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke