From: Full Gospel Indonesia 

Doa Syafaat - 3 : Jenis Doa Syafaat oleh : Rev. Paul Y Chun


-------------------Solving Life's Problems-----------------



3. Jenis Doa Syafaat 

Kita telah mempelajari pentingnya doa syafaat. Selanjutnya kita akan 
memepelajari lebih dalam apa yang ada di dalam pelayanan doa syafaat. Pelayanan 
ini dapat dibagi menjadi lima bagian yang besar, yaitu doa syafaat pribadi, doa 
syafaat umum, doa syafaat peperangan, doa syafaat untuk misi dan penginjilan 
dan doa syafaat untuk hal-hal krisis. "Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu roh. 
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai 
perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya di dalam 
semua orang" (1Kor. 12:4-6).



Tuhan memberikan kasih karunia yang berbeda-beda kepada kita sebagai hadiah 
walaupun kita memiliki pelayanan yang sama. Misalnya ada beberapa orang dalam 
pelayanan penginjilan, tetapi mereka mempunyai karunia yang berbeda-beda. Ada 
orang yang dapat melakukan penginjilan secara perorangan dengan baik, tetapi 
ada juga orang yang dapat melakukan penginjilan melalui penginjilan 
besar-besaran seperti yang dilakukan oleh Pendeta Billy Graham. Tetapi orang 
yang menginjili secara perorangan tidak boleh mengkritik orang yang menginjili 
secara besar-besaran, demikian juga sebaliknya. Mereka harus saling memberkati. 
Demikian juga halnya dengan pelayanan doa syafaat.



Dalam persekutuan doa syafaat, orang-orang yang ada di dalamnya juga dapat 
mempunyai bermacam-macam karunia. Seseorang mendoakan negara, elit politik, 
peristiwa negara dan seseorang hanya berfokus untuk mendoakan orang yang sakit, 
yang lain mendoakan secara lebih mendalam orang yang belum diselamatkan. Kita 
berdoa sesuai dengan karunia masing-masing. Kadang-kadang kita berpikir bahwa 
karunia orang lain itu lebih rendah sehingga kita hanya membanggakan karunia 
kita sendiri dan memperlihatkan diri kita sebagai orang yang dipakai oleh 
Tuhan. Membanggakan diri sendiri sangatlah berbahaya. Orang seperti itu pasti 
kalah dalam peperangan rohani. Pekerjaan Tuhan ada bermacam-macam tetapi yang 
melakukannya adalah Tuhan sendiri. Oleh sebab itu kita harus dapat orang lain 
yang melakukan pekerjaannya sesuai dengan karunia yang mereka punyai.

 

Doa Syafaat untuk Pribadi 

Pertama, doa syafaat pribadi adalah berdoa syafaat bagi orang tertentu secara 
bersungguh-sungguh dan teratur menurut perintah Tuhan. Sasaran doa syafaat 
dapat dibagi menjadi I.1, I.2, dan I.3, yang telah dijelaskan terdahulu.

 

Doa Syafaat Umum 

Kedua, doa syafaat umum adalah doa syafaat yang dilakukan oleh seseorang yang 
diberi tugas untuk mendoakan topik tertentu sampai doa tersebut dijawab.

"Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu. Dan setiap 
kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. Aku 
mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai 
dari hari pertama sampai sekarang ini. Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu 
Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai 
pada akhirnya pada hari Kristus Yesus" (Flp. 1:3-6).



Paulus berbicara kepada jemaat Filipi bahwa dia akan berdoa bagi mereka selama 
hidupnya sampai kedatangan Yesus kali yang kedua. Paulus mendoakan jemaat 
Filipi sekalipun dia berada di dalam penjara. Dia berdoa dengan segenap hati 
dan yakin bahwa jemaat-jemaat yang didoakannya akan hidup beriman menurut 
kehendak Tuhan dan Tuhan menggenapi pekerjaan-Nya melalui mereka. Hal yang sama 
juga terjadi dalam kitab Flm. 22, 2 Kor. 1:11, 1Tes. 2:3.

 

Doa Syafaat Peperangan Rohani  

Ketiga adalah doa syafaat peperangan. Hal ini dapat dilihat dalam Flp. 4:2-3. 
"Euodia kunasehati dan Sintikhe kunasehati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. 
Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. 
Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama 
dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantun 
dalam kitab kehidupan".



Dalam ayat tersebut, Euodia dan Sintikhe adalah pendoa syafaat bagi Paulus. Di 
dalam ayat 3, "Mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil." Maksud 
dari kalimat ini bukan hanya memberikan dukungan materi berupa makanan dan uang 
perjalanan. Kata "Pekabaran" ini dalam bahasa aslinya adalah "Sunatereo" yang 
artinya memuaskan atau mencukupkan; menuntun dengan semangat, berperang membela 
teman; berperang melawan musuh.



Pada saat Paulus dalam penginjilan, Euodia dan Sintikhe melakukan peperangan 
rohani dalam doa bagi Paulus yang sedang dalam peperangan rohani supaya roh-roh 
jahat jangan sampai menghalangi dia. Pada saat berperang, mereka seperti dalam 
kitab Efesus 6:12, yaitu berperang melawan pemerintah-pemerintah, 
penguasa-penguasa dan penghulu-penghulu dunia yang gelap, roh-roh jahat di 
udara.



Pada saat Paulus dalam penginjilan, mereka berusaha terus untuk mengetahui 
segala kuasa roh jahat yang menghalangi firman Tuhan diterima dan yang berusaha 
menyesatkan serta mengganggu pelayanan. Mereka berdoa syafaat agar jangan 
sampai roh-roh jahat bekerja lebih leluasa sehingga anugerah yang dari surga 
boleh dicurahkan.

 

Doa Syafaat untuk Misi dan Penginjilan 

Keempat, kita mempelajari doa syafaat bagi misi dan penginjilan.

"Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap 
syukur. Berdoalah juga untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan 
kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus yang karenanya aku 
dipenjarakan. Dengan demikan aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya" 
(Kol. 4:2-4).



Dalam misi dan penginjilan, doa syafaat merupakan hal yang sangat diperlukan 
karena misi dan penginjilan merupakan ujung tombak dalam peperangan rohani.

Kita juga memerlukan pendoa syafaat yang mendukung kita pada saat kita 
memberitakan Injil. Khusus bagi para misionaris harus mempunyai banyak pendoa 
syafaat yang mendukung mereka supaya pekerjaan Tuhan yang dasyat boleh 
dinyatakan dalam misi yang dilakukannya. Pada masa lalu, orang-orang yang 
melakukan pekerjaan besar di dalam pelayanan misi mempunyai tim doa syafaat 
yang mendukung suksesnya pelayanan misi itu.

Pada zaman ini pelayanan misi memerlukan dukungan materi, tetapi yang lebih 
diperlukan adalah dukungan doa sehingga pekerjaan Tuhan boleh dinyatakan lebih 
dasyat.

 

Doa Syafaat Krisis 

Kelima adalah doa syafaat krisis. Kita lihat firman Tuhan dalam Samuel. Lalu 
berkatalah Samuel: "Kumpulkanlah segenap orang Israel ke Mizpa; maka aku akan 
berdoa untuk kamu kepada TUHAN."

Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan 
TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah 
berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. Ketika 
didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah 
raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang 
Israel, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin. Lalu kata orang 
Israel kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah 
kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu." Sesudah itu 
Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan 
seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru 
kepada Tuhan bagi orang Israel, maka Tuhan menjawab dia" (1 Sam. 7:5-9)



Semua orang Israel berkumpul ke Mizpa untuk berdoa kepada Tuhan. Pada saat itu, 
mereka berpuasa sambil berdoa dan bertobat. Mereka mendoakan hal-hal yang 
krisis. Waktu Tuhan menggenapi pekerjaan yang dinyatakan sekali lagi kepada 
orang Israel. Pada saat mengalami krisis yang sulit kita dapat mengatasi krisis 
tersebut dengan doa syafaat. Setiap hari kita harus membangun kekuatan doa 
sehingga pada saat krisis datang kita dapat mengatasinya.



PRINSIP "PARETO" DI GEREJA 

Di dunia ini, seluruh bidang ekonomi, politik dan social berlaku prinsip 
pareto. Yaitu 80% kekayaan dunia ini dipegang oleh 20% orang dan 80% orang 
mempunyai 20% harta benda. Gereja juga memberlakukan prinsip pareto, yaitu 20% 
gereja di dunia ini mempunyai 80% jemaat, dan 80% gereja mempunyai 20% 
jemaat-jemaat. 80% jemaat-jemaat di gereja digerakkan oleh 20% jemaat-jemaat 
yang mengabdi. Prinsip ini juga berlaku dalam kelompok doa syafaat. Tidak semua 
jemaat yang pergi ke gereja akan menjadi pendoa syafaat. Bahkan dari semua 
pelayan jemaat hanya 20% dari mereka yang terlibat secara aktif. Demikian juga 
dengan pendoa syafaat, hanya 20% dari mereka yang..doa syafaat. Hal yang 
terpenting adalah orang-orang....hati untuk berdoa syafaat dan setia. Tidak 
semua orang.......jadi rasul atau pengajar atau pendoa syafaat. Allah tidak 
memberikan talenta yang sama kepada kita. Kita perlu mengerti pribadi Allah 
yang adil.

 

PEMAHAMAN YANG SALAH MENGENAI DOA SYAFAAT 

Banyak orang Kristen berpikir bahwa doa syafaat adalah mendoakan orang sakit 
dan orang yang mempunyai masalah. Maka pada persekutuan doa syafaat, pemimpin 
mengeluarkan pokok doa dan berdoa untuk sasaran doa yang tidak jelas. Kemudian, 
mengembangkan doa menjadi doa bagi keluarga gembala sidang, kesehatan gembala 
sidang, kebangkitan gereja atau hal yang khusus untuk orang yang sakit. Hal itu 
sampai sekarang masih dipakai dalam doa syafaat. Selain itu, walaupun ada yang 
berdoa dengan hati yang penuh iri dan cemburu Tuhan masih menggenapi 
pekerjanNya karena di sana masih ada orang yang benar. Tetapi pekerjaan setan 
menjadi lebih kuat dan memakai cara yang nyata oleh karena hal itu. Saat ini 
cara berdoa syafaat orang Kristen harus diubah. Kita harus menyadari bahwa 
Tuhan menginginkan orang-orang yang sehati dengan Tuhan dan mereka juga menjadi 
satu di dalam Roh Kudus berdoa.



Selanjutnya kita akan belajar tentang unsur doa syafaat, prinsip persekutuan 
doa yang berkuasa, alasan mengapa tidak berdoa syafaat dan alasan mengapa tidak 
menghadiri persekutuan doa syafaat dan lain lain.



( berlanjut terus )



Prepared by :

Bambang Wiyono

HP 0812 327 3886

e-mail:[EMAIL PROTECTED]/

IP 206.190.39.113

http://groups.yahoo.com/groups/fullgospel_indonesia/  ( bahasa Indonesia )

http://groups.yahoo.com/group/threefoldblessing/ ( bahasa Inggris )


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke