From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>
Salam dalam kasih Kristus,
Ruangan yang gelap menjadi terang tatkala sebuah lampu minyak atau
sebuah lilin dinyalakan di tengah-tengah ruangan. Sama halnya dengan
kisah Yempetz yang kami sajikan pada Kolom Kesaksian Misi edisi ini.
Melalui peristiwa unik yang terjadi dalam hidupnya, Yempetz boleh
mengenal Kristus. Pertolongan tanpa pamrih yang datang dari anak-
anak Tuhan bagi Yempetz, bagaikan lilin yang menerangi hatinya yang dulu
gelap.
Bersamaan dengan topik e-JEMMi minggu ini, yaitu "Pelayanan
Penerbangan", maka kami juga menyajikan artikel menarik yang
memperkenalkan pelayanan aviasi YAJASI (Yayasan Jasa Aviasi
Indonesia) yang melayani masyarakat pedalaman di Papua. Kehadiran
pelayanan mereka sungguh telah menjadi berkat bagi masyarakat
pedalaman Papua.
Inginkah Anda juga menjadi lilin yang menerangi sekitar Anda?
Inginkah Anda dapat menjadi berkat bagi masyarakat di sekeliling
Anda? Teruslah bersinar dan memancarkan kemuliaan Kristus. Selamat
berdoa dan melayani. Tuhan memberkati! (Lis)
Redaksi e-JEMMi
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
"TOGETHER THEY AND YOU WHO SUPPORT US,
ARE CHANGING THE WORLD ... ONE LIFE AT A TIME." (MAF)
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* KESAKSIAN MISI *~
MENGENAL YESUS SETELAH TERJATUH DARI POHON
==========================================
"Saya tidak mengenal Yesus sampai suatu saat saya terjatuh dari pohon ...."
Terbaring dan tak bisa bergerak di tengah hutan di Equador, Yempetz
merasa yakin bahwa dia akan segera mati ... karena kelaparan atau
menjadi makanan jaguar yang kelaparan.
Yempetz, seorang dari Suku Shuar, adalah pria yang penuh percaya
diri dan berusia sekitar 50 tahun. Di usianya itu dia masih dengan
lincah memanjat cabang-cabang pohon raksasa di wilayah hutan Amazon.
Kaki telanjangnya dengan terampil memijak cabang-cabang pohon yang
kerap kali mempunyai permukaan licin di tengah-tengah hutan yang lembab itu.
Suku Shuar terkenal sebagai "Jivaros" (arti literalnya adalah
pemenggal kepala), yaitu pejuang perang yang ditakuti karena
keahlian perang mereka yang sangat kejam. Seusai perang, para
prajurit Jivaro segera menyusutkan kepala para musuhnya menjadi
sebesar bola softball. Lalu, dengan bangganya mereka memamerkan
kepala itu di dinding-dinding bambu rumah mereka. Selama berabad-
abad, suku ini sama sekali belum pernah tersentuh oleh dunia luar
ataupun Injil. Orang-orang Spanyol yang datang ke lembah di wilayah
mereka untuk mencari emas sekitar tahun 1600-an telah diusir keluar
dengan panah-panah beracun.
Yempetz sedang memanjat pohon untuk memetik buah. Biasanya buah yang
matang dan paling enak rasanya tersembunyi di bawah ranting-ranting
pohon yang tertutupi daun-daun dan letaknya di paling ujung. Cara
yang terbaik untuk memetik buah itu tanpa harus merusaknya adalah
dengan memanjat pohon dan memetik buah-buah yang matang itu dengan
tangan. Ini adalah hal yang biasa dilakukan Yempets ribuan kali.
Namun pada suatu hari, saat Yempetz berusaha memanjat cabang yang
tertinggi, kaki kanannya terpeleset dan dia terjatuh di tanah. Sakit
yang luar biasa terasa di sekujur tubuhnya. Ketika Yempetz mencoba
untuk berdiri, kakinya tidak mau digerakkan. Yempetz mengalami
kelumpuhan dari pinggang ke telapak kaki. Selama berjam-jam Yempetz
terbaring di dalam hutan ini. Dia merasa yakin bahwa cepat atau
lambat dia akan mati ... karena kelaparan atau menjadi santapan para
jaguar yang kelaparan.
Beberapa jam kemudian, Yempetz ditemukan oleh beberapa pemuda
desanya. Mereka kuatir karena Yempetz pergi ke hutan terlalu lama.
Mereka mencari Yempetz dan menemukannya tergolek di bawah pohon.
Yempetz dibawa pulang. Dukun di desanya memberi Yempetz obat-obatan
tradisional, namun obat-obat itu tidak memberi kemajuan, kondisinya
malah semakin memburuk.
Bulan Mei 1999, seorang pendeta mengunjungi wilayah Shuar dan
mendengar cerita tentang Yempetz. Dia mengunjungi Yempetz dan
melihat kondisinya yang sangat kritis. Pendeta ini segera bergegas
ke desa yang mempunyai radio dan memanggil MAF untuk segera
mengirimkan penerbangan darurat. Yempetz segera diterbangkan ke
rumah sakit misi HCJB di Shell. Namun karena peralatan rumah sakit
tidak dapat mendukung perawatan Yempetz, maka dia diterbangkan lagi
ke rumah sakit misi HCJB di Quito untuk menjalani operasi.
Setelah operasi, Yempetz segera diterbangkan kembali ke rumah sakit
yang ada di dekat desanya -- suku asli tidak bisa menyesuaikan diri
dengan kehidupan perkotaan. Sedangkan proses pemulihan dan
rehabilitasi yang harus dilalui Yempetz memerlukan waktu dan proses yang
lama.
Setelah berminggu-minggu melatih kaki dan tubuhnya dalam masa
pemulihan, Yempetz mulai berani belajar berjalan untuk pertama
kalinya menggunakan alat bantu. Pada hari itu, untuk pertama kalinya
para karyawan rumah sakit melihat senyuman di wajah Yempetz sejak
pertama kali ia diselamatkan dari hutan.
Selanjutnya, melalui seorang penerjemah, Yempetz mengatakan kepada
staf rumah sakit bahwa ia telah menyerahkan hidupnya kepada Yesus.
"Saya percaya kepada Yesus dan saya telah menyerahkan hidup saya
kepada-Nya. Saya tidak mengenal-Nya sebelum saya jatuh dari pohon."
Pesawat MAF, rumah sakit misi, para pilot, mekanik, petugas radio,
para dokter, dan para perawat semuanya bekerjasama menyediakan
kehidupan jasmani dan rohani untuk orang-orang seperti Yempetz.
Mereka, bersama-sama dengan Anda yang mendukung pelayanan kami, bisa
mengubah dunia ... dimulai dengan memenangkan satu jiwa di setiap
kesempatan/waktu. (T/End)
Bahan diterjemahkan dari sumber:
Situs : Mission Aviation Fellowship
Bagian : Stories from the Field
URL : http://www.maf.org/news/stories/yempetz.html
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* ARTIKEL MISI *~
SAYAP-SAYAP "BURUNG BESI" PEMBAWA KABAR BAIK
============================================
Keindahan Bumi Cendrawasih memang menakjubkan. Hamparan luas bukit,
pegunungan, dan lembah yang curam memberikan panorama nan eksotis.
Namun kondisi alam seperti ini juga manjadi tantangan tersendiri
bagi mereka yang melayani berbagai kebutuhan penduduknya.
Masalah transportasi adalah kendala utama bagi wilayah kepulauan
Indonesia yang memiliki 250 kelompok suku yang tersebar di medan
belantara yang terjal ini. Alat transportasi udara menjadi
alternatif yang paling memungkinkan untuk menjangkau mereka. Itu pun
hanya bisa diterobos dengan pesawat-pesawat ringan yang mampu take-
off dan mendarat di 500 air strip (landasan rumput yang panjangnya
250-600 m untuk pendaratan pesawat terbang kecil).
Membawa Kelegaan
----------------
Dua belas tahun lalu, Summer Institute of Linguistics (SIL), yang
terbeban dalam bahasa lokal, menghadapi kendala transportasi. Untuk
menjawab kebutuhan adanya alat transportasi yang cepat guna
meningkatkan gerak laju para pelayan Tuhan, dibentuklah Yayasan Jasa
Aviasi Indonesia (YAJASI).
Dimulai dengan sebelas orang (warga asing dan Indonesia) dan
mengelola lima pesawat ringan milik Universitas Patimura dan
Universitas Cendrawasih. Sekarang YAJASI juga mempunyai satu pesawat
Helio Courier buatan tahun 1969 dan satu pesawat baru tahun 2004
Turbo Prop buatan Swiss. Pesawat-pesawat tersebut sekarang terbang
melayani kebutuhan warga Papua untuk saling berinteraksi, seperti
burung-burung besi yang membawa Kabar Baik bagi orang-orang yang
menyambutnya. Mereka dinantikan oleh petugas-petugas kesehatan,
guru-guru, pelayan Tuhan yang membawa pencerahan dan siraman rohani.
Bahkan, kehadirannya juga dibutuhkan untuk membawa berbagai
kebutuhan dari kota ataupun mengangkut hasil bumi ke kota. "Kepakan-
kepakan" sayapnya melegakan masyarakat Papua.
Zero Accident
-------------
Selama dua belas tahun melayani di Papua dengan pilot-pilot
profesional yang tidak mendapat bayaran, YAJASI bisa mendapat
prestasi "zero accident", bukan karena prinsip yang mereka anut,
keselamatan penerbangan adalah di atas segalanya, juga karena
segenap personil YAJASI percaya bahwa Tuhan Yesus menjaga mereka.
Mereka tahu apa yang mereka kerjakan adalah untuk membawa orang-
orang Papua lebih mengenal Tuhan saat berinteraksi dengan pelayan
Tuhan dan orang-orang yang mengabdikan diri pada Yesus.
Tahun ini, JAARS, salah satu penyumbang pesawat YAJASI, merencanakan
menambah pesawat armada lagi. Ini menjadi kabar gembira bagi dunia
penerbangan di Papua dan penjangkauan Injil.
Tantangan Operasional
---------------------
Tantangan yang sekarang dihadapi oleh YAJASI adalah biaya
operasional, perawatan, dan terutama harga bahan bakar yang semakin
mahal. Komitmen YAJASI untuk memberikan layanan penerbangan yang
terjangkau masyarakat pedalaman mendapat tantangan berat. Tantangan
yang lain adalah medan Papua yang berat sehingga sangat berbahaya
dan memerlukan para pilot profesional yang mempunyai jam terbang
tinggi dan bernyali besar. Ada satu tantangan yang agaknya perlu
penyadaran yang terus-menerus, tidak banyak pilot profesional
Indonesia yang mau mengabdikan diri untuk menerbangkan pesawat-
pesawat YAJASI ini, padahal pilot-pilot asing yang masih ada akan
terkendala oleh izin dari pemerintah.
Kebutuhan YAJASI saat ini adalah satu unit pesawat dengan kepasitas
angkut 1.450 kg sehingga pelayanan pengiriman barang dari dan ke
pedalaman dapat berlangsung lebih ringkas dan hemat. Jika ada teman-
teman yang ingin menjadi bagian dari pelayanan ini bisa menghubungi
Catur Firnoyoso (Kepala Perwakilan YAJASI Jakarta, PO. BOX 1561 JKS
12150, telp. 021-75816272, 021-75816425, Fax. 021-7505206 atau email
< catur_firnoyoso(at)sil.org > ).
Bahan diedit dari sumber:
Judul Majalah : Bahana Juli 2005 vol. 171
Judul Artikel : Sayap-sayap "Burung Besi" Pembawa Kabar Baik
Penulis : Firnoyoso, Bay, Ugie
Penerbit : Yayasan Andi, Yogyakarta
Halaman : 47
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SUMBER MISI *~
MISSION AVIATION FELLOWSHIP (MAF)
==> http://www.maf.org/
MAF membantu pelayanan untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan
bantuan di seluruh penjuru bumi. MAF menyediakan pelayanan
telekomunikasi pada banyak negara termasuk fasilitas email, telepon
satelit, HF data radio, dan sistem-sistem nir kabel lainnya.
Bayangkan seorang dokter misionaris yang sedang berjuang untuk
menyelamatkan seorang suku asli yang menderita penyakit langka.
Melalui internet, dokter ini dapat mengakses data terbaru tentang
bagaimana mengatasi penyakit tersebut -- menyelamatkan nyawa,
sekaligus menunjukkan kasih Kristus kepada anggota suku terpencil
yang dilayaninya. Dengan 56 pesawat yang dimiliki, MAF bisa
menerbangkan pilotnya untuk melintasi dan mengunjungi wilayah-
wilayah terpencil yang biasanya membutuhkan waktu berhari-hari untuk
menjangkaunya kalau dengan menggunakan kapal, unta, ataupun jalan
darat. MAF menanggapi kebutuhan-kebutuhan gereja-gereja yang
baru dibentuk dengan menyediakan materi kepemimpinan dan teknologi
untuk melatih para pemimpin melalui pendidikan jarak jauh dan
sumber-sumber Alkitab digital. Silakan berkunjung langsung ke
situsnya untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pelayanan MAF.
VISION AIR
==> http://www.jaars.org/aviation04/vision_air.shtml
Vision Air adalah kelompok yang menaungi organisasi-organisasi
penerbangan misi Kristen dalam menjalin kerjasama untuk menyediakan
jaringan-jaringan ke berbagai sumber. Vision Air yang dirintis oleh
Mission Safety International (organisasi Kristen non-profit yang
mempromosikan pelayanan penerbangan di ladang misi) ini juga
menghubungkan antara para penerbang misi yang ada di lapangan dengan
para misionaris yang saat ini melayani di berbagai penjuru bumi.
PELAYANAN PENERBANGAN -- ARSIP e-JEMMi
Redaksi e-JEMMi juga pernah mengulas tentang pelayanan penerbangan
dalam dua edisi yang diterbitkan tahun 2002 dan 2004. Ada kesaksian
misi dan artikel menarik tentang pelayanan penerbangan yang bisa
Anda dapatkan dalam kedua edisi tersebut. Silakan mengakses alamat:
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2004/07/ [Pelayanan Dirgantara]
==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2002/16/ [Mission Aviation]
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI MISI DUNIA *~
A S I A T E N G A H
Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelayanan bisa menjadi pintu-
pintu terbuka bagi pelayanan Mission Aviation Fellowship (MAF) di
Asia Tengah. Tim pelayanan MAF ini memasuki wilayah suatu negara
yang sangat sulit ditembus oleh orang-orang Kristen untuk melakukan
pelayanan di sana. "Kami menyaksikan bahwa melalui pelayanan
penerbangan, kami disambut dengan baik di negara ini," ungkap
Presiden MAF, Kevin Swanson. "Pelayanan ini bisa menjadi berkat
karena keberadaan kami adalah mendukung orang-orang yang melakukan
pelayanan kesehatan, kemanusiaan, dan pendidikan. Pelayanan ini
sekaligus membuka kesempatan untuk memberitakan kasih sejati ke
wilayah ini." Tambahan sarana terbaru dari MAF untuk penerbangan ke
Asia Tengah adalah pesawat penumpang yang cukup besar. Pesawat ini
dapat membawa banyak muatan untuk penduduk yang tinggal di wilayah-
wilayah terpencil. "Namun yang utama, pesawat ini akan menjadi
sarana transportasi bagi orang-orang. Transportasi di Asia Tengah
sangat berbahaya. Kebanyakan para pekerja tidak dapat pergi
menjangkau wilayah-wilayah terpencil tanpa menggunakan pesawat."
[Sumber: CMDNet Weekly Update, July 30, 2005]
Pokok Doa:
----------
* Doakan pelayanan MAF di Asia Tengah. Bersyukur karena pelayanan
ini bisa diterima oleh penduduk setempat. Doakan supaya jasa
pelayanan yang disediakan bisa mendukung pelayanan para pekerja
Kristen di wilayah tersebut.
* Berdoa juga untuk para penduduk di wilayah-wilayah terpencil
supaya hati mereka dibukakan bagi Injil. Doakan para pekerja yang
berhasil menjangkau wilayah tersebut agar mendapatkan hikmat yang
benar untuk menyampaikan Firman Tuhan.
C H E C H N Y A
Seorang tentara Rusia terbunuh dan dua tentara lainnya terluka pada
saat Pasukan Khusus menyerang para pemberontak Chechnya yang berada
di pegunungan minggu lalu. Tanpa melihat semua bahaya itu, umat
Kristen yang ada di pusat kota mengadakan perkemahan musim panas.
Perwakilan dari Russian Ministries, Sergey Rakhuba, mengatakan bahwa
perkemahan Kristen tersebut merupakan jawaban doa. "Sejak pertama
kali terjadinya perang di Chechnya (tahun 1992), ada sebuah
perkemahan Kristen yang diadakan di ibukotanya, Grozny. Sebuah tim
Russian dari Vladikavkaz berkunjung ke Grozny dan meluangkan waktu
selama seminggu dengan anak-anak non-Kristen." Kebanyakan dari anak-
anak tersebut tidak pernah mengenal kedamaian. Rakhuba mengatakan
bahwa ada alasan pasti mengapa tim pelayanan ini berkunjung ke
Grozny. "Kami datang untuk membangun jembatan perdamaian. Kami ingin
membantu dan melayani mereka. Kami menceritakan tentang Yesus --
seorang pribadi yang mengutus kami untuk melakukan pelayanan ini.
Untuk pertama kalinya, orang-orang di Grozny mendengar tentang
pengharapan sejati yang dapat ditemukan dalam Yesus. Dan, kami tahu
bahwa benih yang ditaburkan oleh tim pelayanan ini dalam hati mereka
pasti akan bertumbuh."
[Sumber: Mission Network News, August 1st 2005]
Pokok Doa:
----------
* Berdoa supaya Tuhan memberikan hikmat dan keberanian kepada tim
pelayanan yang diutus ke Grozny. Melalui pelayanan mereka kiranya
anak-anak yang mereka temui dapat belajar tentang pengharapan
sejati dan kedamaian di dalam Kristus.
* Doakan juga kebutuhan dana yang diperlukan agar lebih banyak lagi
perkemahan-perkemahan rohani bisa diadakan di wilayah Chechnya.
B O L I V I A
Pada 24 Juli 2005, untuk pertama kalinya penduduk desa terpencil
Quechua di wilayah Cochobamba, Bolivia mendengar Firman Tuhan. Tim
dari New Tribes Mission mengadakan pelayanan dalam bentuk pengajaran
Alkitab kepada penduduk yang tinggal di pedesaan Quechua yang cukup
terpencil. Pelajaran Alkitab yang sama dibahas dua kali seminggu.
Hal ini memberikan kesempatan kepada penduduk untuk bisa memilih
waktu yang pas dengan kesibukan mereka atau mereka juga bisa
mendengarkan pelajaran itu dua kali. Setiap pelajaran Alkitab yang
disampaikan telah disesuaikan dengan siaran radio Kristen yang bisa
mereka dengarkan.
[Sumber: Mission Network News, August 1st 2005]
Pokok Doa:
----------
* Doakan supaya semakin banyak hati penduduk Quechua yang terbuka
untuk Firman Tuhan.
* Berdoa untuk New Tribes Mission yang melakukan pelayanan di
Quechua agar mereka bisa mempersiapkan bahan-bahan yang sesuai
bagi kebutuhan para pendengarnya.
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI INDONESIA *~
PERSIAPAN HUT RI KE-60
======================
pada tanggal 17 Agustus 2005 nanti bangsa Indonesia akan bersama-
sama memperingati HUT RI ke-60. Ini bukan usia yang muda lagi.
Banyak masalah yang telah dapat diatasi oleh bangsa kita, namun
lebih banyak lagi permasalahan yang datang yang harus dilalui.
Pengeboman masih mewarnai wajah negeri ini, tindakan anarkisme masih
terdengar di sana-sini, selain itu penegakan hukum masih terseok-
seok. Oleh karena itu, marilah kita bersatu hati berdoa bagi bangsa
kita ini. Berikut ini beberapa pokok doa yang akan kita naikkan bersama:
* Doakan untuk situasi kota-kota di Indonesia menjelang perayaan HUT
RI ke-60 ini agar semuanya dapat berjalan lancar dan tertib.
Doakan untuk kegiatan-kegiatan sosial yang diadakan dalam rangka
memperingati HUT RI agar dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga.
* Berdoalah bagi pemerintah negara tercinta ini agar Tuhan melawat
dengan kasih-Nya. Mintalah kepada-Nya agar tercipta pemerintah
yang bersih, jujur, bertanggung jawab, memiliki kredibilitas dan
moralitas dalam melaksanakan pemerintahan di segala bidang.
* Berdoa agar aparat pemerintah diberikan kebijaksanaan dalam
menghadapi kelompok-kelompok radikal sehingga dapat terkendali dan
menciptakan rasa aman, damai, dan bersahabat di Indonesia.
* Berdoa untuk umat Kristen di Indonesia agar bersatu hati
menciptakan kesaksian hidup yang dapat menjadi daya tarik untuk
mereka mengenal prinsip-prinsip kebenaran iman Kristen.
* Doakan agar pemerintah Indonesia terus menjunjung tinggi kebebasan
warganya untuk memeluk agama dan beribadah dengan damai.
* Berdoa supaya gereja-gereja di Indonesia bisa menjadi alat Tuhan
untuk menyalurkan berkat dan menyatakan kebenaran kasih Tuhan bagi
lingkungan sekitarnya.
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* URLS Edisi Ini *~
* CMDNet http://www.cmd.org.nz/cmdnet/
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
* FRIDAY FAX http://www.cmd.org.nz/fridayfax/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2005 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Rudi Kurniadi, Lisbet, dan Tesalonika
Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
______________________________________________________________________
Berlangganan, kirim email kosong ke: <subscribe-i-kan-misi(at)xc.org>
Berhenti, kirim email kosong ke: <unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org>
Kirim pertanyaan/saran/bahan: <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>
Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA http://www.sabda.org/ylsa/
SABDA Katalog http://www.sabda.org/katalog/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/