Lesson 5Pelajaran 8, KWARTAL III 2005
13-20 Agustus
Diterjemahkan Oleh: Wendy dan Wemphy
Allah Sumber Kemampuan dan Talenta Kita
" Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari
atas, diturunkan dari Bapa segala terang; padaNya tidak ada perubahan atau
bayangan karena pertukaran. " Yakobus 1:17.
Sabtu, 13 Agustus
Membagi Pemberian Allah
PENDAHULUAN
Amsal 18:16
Kehidupan Josie bermula pada hal yang sangat sederhana: ayah yang
bekerja keras untuk menghidupi keluarga, ibu yang sakit dan meninggal diusia
muda. Setelah ibunya meninggal, ayah Josie menjadi pecandu alkohol dan
melupakan anak-anaknya. Mereka tidak mempunyai harta apa-apa, namun, Josie dan
adiknya bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hidup mereka.
Pendidikan mereka menjadi terganggu karena mereka harus bekerja
keras demi mencukupi kehidupan mereka sehari-hari. Namun Josie tidak pernah
menyerah; ia selalu berusaha mencari jalan untuk meneruskan pendidikannya
dengan menggunakan sumber-sumber yang ada padanya. Pada saat-saat tersebut, ia
menjadi seorang Kristen, menerima Kristus dan dibaptiskan menjadi anggota
gereja.
Josie mulai membaca Alkitab, mempelajari firman Tuhan, dan datang
ke gereja secara teratur. Ia aktif di kebaktian gereja dan menjadi pemimpin di
beberapa acara. Seiring dengan perkembangan keahliannya, ia menjadi pemimpin di
beberapa departemen gereja. Di waktu yang sama, ia juga meneruskan sekolahnya,
mengambil kelas tambahan yang berguna untuk pendidikannya. Tahun demi tahun, ia
semakin giat melibatkan diri di kegiatan gereja. Semakin ia terlibat,
keahliannya menjadi semakin meningkat.
Ia diterima bekerja di sekolah gereja. Ia bekerja dengan giat dan
ia ingin supaya murid-muridnya mengerti apa yang ia ajarkan. Ia sangat sensitif
dan penuh perhatian. Setiap orang yang mengenal dia, akan senang padanya. Ia
juga membawa saudara-saudaranya untuk menerima Yesus. Ia juga mengurus ayahnya,
bekerjasama dengan saudara-saudaranya agar kebutuhan ayahnya terpenuhi.
Josie terus memakai talentanya untuk Tuhan sampai dia pindah ke
Inggris, dimana ia meneruskan sekolahnya. Ia terus menggunakan talentanya di
Inggris dan aktif melayani di gereja yang ia pergi. Sampai hari ini, Josie
masih tetap aktif bekerja untuk Tuhan.
Kita juga mempunyai talenta seperti Josie. Pada saat kita menjadi
anggota gereja Allah, kita harus menyadari bahwa kita harus ikut terlibat dan
menggunakan talenta kita untuk Tuhan. Banyak waktu kita merasa takut untuk ikut
terlibat dan mengambil keputusan untuk duduk dan menonton orang lain yang
mengambil bagian. Dengan menggunakan talenta yang kita miliki, kita
meningkatkan kemampuan kita. Kita dapat membiarkan Allah untuk menambah apa
yang kita miliki karena kita bersyukur dengan apa Ia telah berikan pada kita.
Mintalah kepada Allah untuk memberikan engkau keberanian untuk
mengembangkan talenta Anda dan lihatlah bagaimana Allah mengembangkan dan
melipatgandakan talenta Anda.
Lowell Bacchus, Berrien Springs, Michigan
Minggu, 14 Agustus
Memberikan Karunia Kasih
BUKTI
Yakobus 1:17
Segala sesuatu yang baik dalam hidup ini merupakan pemberian yang
indah dari surga, dan diberikan kepada manusia semenjak dari awal. Buku
Kejadian adalah permulaannya. Kata "Kejadian" berarti asalnya, sumbernya, atau
pada mulanya. Kejadian membawa pembaca kepada saat Allah menciptakan matahari,
bulan, bintang, planet, galaksi, tumbuhan, binatang dan manusia menurut gambar
dan rupaNya. Pada hari keenam penciptaan, Allah melihat segala sesuatu yang Dia
ciptakan. "Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik"
(Kejadian 1:31). Lalu Ia menyerahkan semuanya itu kepada manusia.
"Baik" merupakan deskripsi dari Allah, kesempurnaan Allah dan segala karunia
dari Allah. Di samping berkat-berkat ini, Allah telah memberikan karunia yang
terindah -- karunia AnakNya yang tunggal. Allah mengirimkan AnakNya untuk
menebus manusia yang harus mati. Namun masih banyak lagi karunia yang Tuhan
berikan kepada kita. Di dalam Alkitab banyak contoh karunia yang Tuhan berikan
kepada kita. Beberapa karunia ini dirangkum sebagai berikut:
Karunia Materi
Makanan (Matius 6:25,26)
Hujan (Matius 5:45)
Kesehatan (Filipi 2:25-30)
Tidur (Amsal 3:24)
Istirahat (Imamat 12:10)
Segala sesuatu (1 Tim. 6:17)
Kebutuhan kita (Filipi 4:19)
Kemuliaan (1 Pet. 5:10)
Hidup kekal (Yohanes 10:28)
Karunia Spiritual
Yesus Kristus (Yohanes 3:16)
Roh Kudus (Lukas 11:13)
Anugerah (Yakobus 4:6)
Kebijaksanaan (Yakobus 1:5)
Iman (Efesus 2:8)
Hati yang baru (Yehezkieal 11:19)
Damai (Filipi 4:7)
Allah menyediakan banyak hal, termasuk kebutuhan dasar untuk hidup.
Namun, apabila hal-hal tersebut menjadi langka, Allah masih akan menyediakan
hal-hal yang memang kita butuhkan. Yesus berkata agar supaya kita menujukan
pandangan kita pada kerajaan Allah. Kita tidak perlu kuatir dengan kebutuhan
fisik kita. Pada akhirnya Yesus menerima anugerah untuk hidup dan mati untuk
memuliakan Allah. Apakah kita menghadapi kesusahan, kesukaran, aniaya atau
bahaya, kita dapat selalu bergantung pada Yesus.
Carl Bacchus, Kalamazoo, Michigan
Senin, 15 Agustus
Allah Sumber Kemampuan Kita
LOGOS
Imamat 8:7-18; Matius 6:19-21; 24:45-51; 1 Korintus 9:11-14; Filipi 4:11-13;
Ibrani 13:5; Yakobus 1:16, 17
Kebutuhan Fisik Kita Dipenuhi (Imamat 8:7-18)
Menurut ayat ini di buku Imamat, Allah telah berjanji untuk
memberkati kita dengan kelimpahan untuk memenuhi kebutuhan fisik kita. Sebagai
orang Kristen, bagaimanakah kita menanggapi berkat ini? Apakah kita mengenal
pemberi anugerah tersebut? Ataukah kita hanya menerima tanpa mengenal
pemberinya? Kadangkala kita berpikir bahwa kita menerima berkat-berkat tersebut
karena kemampuan diri kita tanpa ada rasa terima kasih. Kita harus memuji Allah
yang telah memberikan berkat-berkat yang sudah kita terima.
Tuhan yang penuh kasih mengetahui apa yang kita butuhkan dan Dia
menginginkan kita menikmati apa yang Dia telah berikan. Sebagai gantinya kita
harus mengetahui kasihNya dan memberikan respons dengan cara mematuhi hukumNya
dan berjalan di dalam kebenaran.
Harta di Surga (Matius 6:19-21; 24:45-51)
Harta yang kita miliki di dunia ini hanya bersifat sementara dan
hanya kita nikmati secara sementara. Kita seharusnya tidak menempatkan
pandangan kita pada hal-hal yang kelihatan, seperti harta di dunia yang akan
membuat kita buta pada Pencipta kita. Sebagai gantinya, kita harus menempatkan
harta kita di tempat yang permanen, menggunakan kemampuan kita untuk menebarkan
firman, membawa kelepasan pada penderitaan manusia and menunjukkan kasih untuk
menyebarluaskan pekerjaan Allah.
Dengan berkat Allah, kita harus menjadi berkat pada orang-orang di
sekeliling kita. Kita harus selalu melihat pada orang yang kurang beruntung
dari kita dan membantu mereka. Kita tidak boleh berhenti berbuat baik, malah
kita harus berbahagia dalam membantu orang lain. Kebaikan yang kita tunjukkan,
senyuman yang kita berikan, waktu yang kita gunakan untum membantu orang lain
akan diteruskan oleh orang lain. Kita harus selalu melibatkan diri dalam
membantu orang lain. Dengan melakukan hal tersebut kita mengumpulkan harta di
surga yang akan selalu ada untuk selama-lamanya.
Membantu para Pekerja Allah (1 Korintus 9:11-14)
"Pengertian tentang dukungan materi dipercayai karena fakta yang
mengatakan bahwa kompensasi yang akan diterima oleh para pekerja akan berkaitan
dengan apa yang mereka lakukan. Hal ini merupakan kesukaan bagi para pekerja
Allah di mana mereka berterima kasih dengan berkat yang mereka terkira yang
asalnya dari Allah."1
"Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang
memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu" (1 Korintus 9:14).
Para perkerja yang berkomitmen untuk menjadi pekerja di ladang Allah sebagai
pendeta, pekerja Alkitab, misionaris, seharusnya didukung oleh gereja. Sebagian
anggota gereja dan Allah telah memberkati kita, sudah selayaknya kita
mengembalikan apa yang menjadi milik Allah sehingga perkerjaanNya tidak akan
terhambat.
Apabila kita semuanya secara setia melakukan apa yang menjadi
bagian kita, maka tidak akan ada kekurangan dana dalam menyebarkan firmanNya.
Setiap kali Anda mendapat kekayaan, selalu ingat untuk setia memberikan porsi
yang menjadi milik Allah.
"Pekerja Kristen akan menghargai berkat yang tidak terlihat daripada
materi yang mereka terima. Ia akan memberitakan firman Allah dengan apa yang ia
miliki dan dengan berkat yang ia peroleh. Ia akan memberitakan kepada umat
manusia tentang Allah, rencana keselamatan dan harapan kerajaan surga"2
Kekuatan dari Allah (Filipi 4:11-13)
Paulus menyadari bahwa sumber kekuatannya untuk memberitakan firman
hanya berasal dari Allah saja. Ia menyadari bahwa yang ia butuh untuk wujudkan
hanya dapat ditemukan di dalam Allah saja. Saat ia menuruti firman Allah dan
apa yang Allah mau dia lakukan, Paulus menyadari bahwa hasilnya adalah milik
Allah. Paulus mengalami masa-masa sulit, penderitaan, pencobaan, maka ini juga
yang akan dialami oleh para pekerja Allah. Para pekerja Allah akan selalu
mengalami kesulitan, namun kekuatan yang berasal dari Allah akan cukup untuk
memberikan kepada kita kekuatan untuk mengatasi setiap pencobaan, dan kita akan
tetap memuji Allah walaupun dalam keadaan susah.
Pada saat kita ada di dalam pencobaan dan apabila kita sepenuhnya
bergantung pada Allah, maka Ia akan memberikan kekuatan yang baru kepada kita
setiap hari, keberanian kita akan bertumbuh dan Ia akan memberikan kepada kita
kekuatan untuk mewujudkan pekerjaanNya.
Menjadi Contoh (Ibrani 13:5)
Pada saat seseorang berkomitmen untuk bekerja di ladang Allah, hal
itu merupakan komitmen yang penuh tanggung jawab. Orang tersebut tidak akan
menikmati kekayaan dan kesenangan hidup di dunia. Kita seharusnya tidak boleh
menolak, bersungut-sungut, mengomel atau melihat dan membandingkan kehidupan
kita dengan kehidupan orang lain. Allah berjanji bahwa Ia tidak akan pernah
meninggalkan kita; kita harus terus berpegang pada janjiNya.
Karunia Pemberian Allah (Yakobus 1:16, 17)
Segala sesuatu yang diberikan kepada kita datangnya dari surga.
Segala kemampuan kita datangnya dari Tuhan dan kita adalah hambanya yang
ditempatkan di dalam dunia untuk melipatgandakan talenta yang telah
dipercayakan kepada kita. Apapun tugas kita, kita harus mampu menunjukkan kalau
kita dapat dipercaya dan menghasilkan buah dari talenta kita. Kita harus
bertanggung jawab dengan pekerjaan yang dipercayakan pada kita, sehingga kita
dapat melipatgandakan dan membuahkan talenta yang lebih banyak lagi. Tuhan
ingin agar kita meningkatkan talenta kita, untuk menyadari pemberianNya. Dengan
melakukan apa yang Dia mau, kita membantu dia dalam mewujudkan apa yang sudah
Dia rencanakan bagi kehidupan kita hari ini dan keselematan kita di hari esok.
1. The SDA Bible Commentary , vol. 6, hal . 729.
2. Ibid.
Marcella Bacchus, Kalamazoo, Michigan
Selasa, 16 Agustus
Anugerah Terindah yang Kelihatan
KESAKSIAN
Matius 25:14-30
"Setiap manusia, baik tinggi atau pendek, miskin atau kaya telah
diberikan talenta oleh Tuhan; sebagian diberikan talenta yang banyak dan
sebagian lebih sedikit menurut kemampuannya. Berkat Allah akan tinggal di dalam
pekerja yang rajin dan mau mengembangkan talentanya. Investasi yang ditanamkan
dalam mereka akan berbuah dengan berhasil dan akan membawa jiwa-jiwa lainnya
menuju kerajaan surga, dan hidup yang kekal sebagai upah mereka. Setiap manusia
dipercayakan dengan hal yang indah dari surga. Jumlah talenta yang diberikan
sangat proporsional dengan kemampuan masing-masing kita."1
"Tuhan memanggil kita sebagai hambaNya, yang berarti kita
dipekerjakan oleh Allah untuk melakukan pekerjaan bagiNya, untuk diberikan
tanggungjawab. Ia telah meminjamkan kita modal untuk investasi. Modal tersebut
bukanlah milik kita; dan kita akan mengecewakan Allah apabila kita tidak
menggunakan modal tersebut dengan baik dan selayaknya. Kita bertanggungjawab
dengan penggunaan modal yang telah dipercayakan Allah kepada kita. Bila modal
yang telah dipercayakan kepada kita tetap tidak berbuah atau malah kita kubur,
maka modal tersebut tidak akan berbuah dan kita akan disebut hamba yang tidak
setiawan oleh Tuan kita. Ia yang memiliki modal tersebut, bukan kita."2
Pada saat kita menggunakan talenta dari Allah, kita menjadi pembawa
firman untuk menyebarkan firmanNya. Mereka yang merasa terpanggil untuk
memberitakan firman Allah tidak akan mencari keuntungan untuk dirinya sendiri.
Cinta akan dirinya sendiri akan berganti menjadi cinta untuk Allah. Tidak ada
hal lain yang paling indah selain memberitakan firman Allah. Meraka akan sadar
bahwa perkerjaan mereka adalah untuk memberitakan firman, seperti Yohanes
Pembaptis, 'Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.' Yohanes 1:29.
Mereka meninggikan Yesus dan dalam Yesus umat manusia akan ditinggikan."3
REAKSI
1. Perubahan apa yang akan terlihat di dalam diri seseorang yang
menggunakan talenta mereka untuk pekerjaan Allah? Jelaskan.
2. Apa reaksi Anda terhadap penyanyi rap atau penyanyi musik
country yang menyanyikan pujian kepada Allah namun jenis musiknya tidak
menunjukkan memuliakan Allah?
3. Peran apakah yang Anda dan saya dapat lakukan untuk membantu
orang lain melihat talenta dalam dirinya? Apakah Anda merasa bertanggungjawab
dengan apa yang orang lain lakukan dengan talenta mereka?
4. Bagikan pengalaman Anda dalam kelas diskusi di gereja di mana
Anda mengenal orang yang menggunakan talentanya untuk kemuliaan Allah. Jelaskan
hal-hal apa saja yang membuat pekabaran orang ini berhasil dengan baik.
1. Counsels on Stewardship, hal. 118, 119.
2. Ibid., hal. 119.
3. The Desire of Ages, hal. 179, 180.
Samantha Bullock, Kalamazoo, Michigan
Rabu, 17 Agustus
Bersyukurlah
Matius 25:14-30
Dalam perumpamaan tentang talenta, talenta mengibaratkan perak yang
berharga. Contoh nyata dari perumpamaan tentang talenta ini merupakan pemberian
Allah melalui roh.
Tujuan utama mengapa Allah mengaruniakan anugerah ini adalah: (1)
Ia ingin melipatgandakan karunia ini. Hal ini seperti investasi saham, yang
mana harganya akan naik, dan melipatgandakan nilai investasi awalnya. Allah
memberikan kita talenta sehingga kita dapat menggunakan talenta tersebut untuk
membawa orang lain menuju kerajaan surga. (2) Allah memberikan talenta tersebut
agar kita digunakan dan diuji dengan tujuan untuk memberikan kita tanggungjawab
yang lebih besar lagi. (Matt. 25:21).
Ada perkataann yang berkata, "Kepada barangsiapa diberikan yang
banyak, maka banyak pula yang diharapkan." Prinsip ini seharusnya yang
diaplikasikan kepada talenta dan anugerah yang telah Allah berikan pada
kita.Masing-masing kita mempunyai perkerjaan masing-masing untuk mempersiapkan
diri kita dan sesama kita untuk kedatangan Allah yang kedua kali. Terserah
kepada kita untuk mengembalikan investasi yang lebih besar lagi kepada Allah.
Allah tidak akan memberikan sesuatu kepada kita melebihi apa yang mampu kita
pikul. Ia memberkati kita dengan kecukupan dalam kehidupan kita sehingga
hasilnya merupakan perjalanan yang harmonis dengan Allah dan kita dapat
mengembalikan investasi Allah. Investasi ini bukanlah merupakan perak atau
emas, melainkan hal yang lebih berharga lagi: jiwa-jiwa yang dimenangkan kepada
Allah.
Banyak orang yang berkata bahwa mereka tidak mempunyai talenta atau
ragu kalau talenta mereka terlalu kecil untuk melakukan kebajikan. Roh Kudus
telah dicurahkan ke setiap talenta. Mungkin kita tidak melihat, namun hal
tersebut dapat digunakan dengan kemuliaan nama Allah. Apa saja talenta Anda,
merupakan tanggungjawab Anda untuk menggunakan talenta tersebut dan
mengembalikan investasi Allah.
Bagaimana Anda mengetahui talenta Anda dan menggunakannya demi
kemuliaan nama Tuhan? Bacalah beberapa petunjuk ini:
¨ Mintalah kepada Allah untuk membimbing Anda. Mintalah agar Dia
menunjukkan pada Anda di mana talenta Anda dan memimpin Anda dalam menggunakan
talenta anda.
¨ Lihat kehidupan Anda, perhatikan hal-hal apa saja yang Anda kuasai dengan
baik. Seperti biasanya lakukan proses ini dibarengi dengan doa.
¨ Galilah bagaimana engkau dapat menggunakan talentamu di dalam dan di luar
gereja untuk kemuliaan nama Allah.
¨ Akhirnya, dengan doa, belajar Alkitab dan menggunakan talenta Anda,
memperkuat jalinan Anda dengan Allah sehingga apabila Tuhan datang dan
menanyakan talenta yang telah diberikan pada kita, kita dapat berkata, " 'Tuan,
lima talenta yang tuan percayakan kepadaku; lihat aku telah beroleh laba lima
talenta' " (Matius 25:20). Maka kata tuannya itu kepadanya: " Baik sekali
perbutanmu itu hai hambaku yang baik dan setia;.......Masuklah dan turutlah
dalam kebahagiaan tuanmu. " (ayat 21).
Trent Bacchus, Kalamazoo, Michigan
Kamis, 18 Agustus
Dimanakah Anda Ingin Berada?
PENDAPAT
Matius 24:32-34
Alkitab merupakan wahyu Allah kepada manusia. Alkitab ditulis oleh
raja-raja, petani, pengacara, nelayan, rasul -- orang kaya dan miskin. Namun
Alkitab adalah satu kesatuan karena penulis utamanya adalah Allah sendiri.
Tiba pada nubuatan, roh Allah memberi inspirasi pada para penulis:
"Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataanKu ke dalam mulutmu" (Yeremia
1:9). Allah mampu menyingkapkan masa depan. Karena itu Ia mampu memberitahukan
dari mulanya hal yang kemudian (Yesaya 46:10).
Kalau kita melihat sekitar kita, banyak tanda-tanda yang
membuktikan bahwa Allah adalah yang Mahakuasa dari segala sesuatu. Ia yang
mengatur hidup kita. Kapan saja Ia dapat memutuskan kita untuk hidup atau mati.
Kita harus sadar bahwa hidup mempunyai tujuan. Dan karena apa yang Tuhan
ciptakan itu baik, maka umat manusia dibuat secara sempurna.
Kita tidak harus membayar apa-apa untuk berhubungan dengan Allah.
Namun bila kita memilih Allah, upahnya adalah hidup yang kekal. Janganlah kita
menutup mata kepada kebenaran. Kita sebagai anak-anak Allah harus bisa
manangkal ajaran yang salah yang hanya akan melunturkan iman kita kepada Allah.
Kondisi umat manusia di dunia ini dibelenggu oleh dosa. Hati kita
menjadi subjek kejahatan dan keselamatan adalah kuncinya.Umat manusia dapat
diselamatkan dari konsekuensi dosa; keselamatan adalah kebutuhan setiap umat
manusia.
Apakah mungkin bagi manusia mengubah kondisi hidupnya? "Dapatkah
orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan
kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?"
(Yeremia 13:23). Melalui Yesus Kristus, kita sebagai manusia patut melihat
kepada firman Allah, memandang pada Allah, percaya akan firman Allah dan
menanti kedatangan Yesus. Hal-hal inilah yang akan membawa keselamatan bagi
kita.
Banyak tanda-tanda di sekitar kita. Kita harus mempersiapkan diri
kita untuk menghadapi kejadian di dunia. Hidup yang kekal tergantung pada
keputusan kita. Apa yang akan Anda lakukan dengan Allah? Apabila Anda memilih
Allah, Anda memilih hidup. Untuk mengambil bagian dalam kerajaan Allah, kita
harus berencana untuk menjadi bagian dari hal tersebut.
Kita hidup di jaman akhir. Jangka waktu 35-40 tahun yang lalu,
manusia berkembangbiak dengan limpahnya. Maka akan ada kesukaran, kelaparan dan
segala macam penyakit. Keadaan dunia ini merupakan indikasi bahwa kedatangan
Allah sudah ada di ambang pintu (Matius 24:33).
Rohan Bullock, Markham, Ontario
Jumat, 19 Agustus
Berbakti Kepada Pemberi Anugerah Daripada Hanya Melihat AnugerahNya
EKSPLORASI
Yakobus 1:17
KESIMPULAN
Seringkali kita jatuh ke dalam dua hal: kebanggaan sejalan dengan
talenta yang kita miliki atau rasa rendah diri karena talenta maupun harta yang
orang lain miliki yang membuat kita merasa tidak dicintai ataupun tidak
berharga di mata Allah atau sesama manusia.Yesus, sebagai sumber kemampuan
kita, mengingatkan kepada kita agar kita tidak memfokuskan pikiran kita kepada
diri kita sendiri, melainkan kepada Allah. Ia memberikan kita anugerah dan kita
hanya diminta untuk menggunakan dan mensyukuri anugerahNya bukan untuk
diperbudak oleh anugerah pemberianNya.
PEMIKIRAN
n Membuat daftar kemampuan apa saja yang telah Allah berikan kepada Anda.
Buatlah setidaknya 50 kemampuan yang dapat Anda gunakan untuk kemuliaan nama
Allah.
n Mewawancarai orang yang lebih tua untuk melihat pandangan mereka tentang
talenta mereka, penyesalan apa yang mereka punya, anugerah apa yang tidak
mereka lihat, dll. Pikirkan bagaimana Anda dapat menyesuaikan hidup Anda untuk
merefleksikan kebijaksaan dari orang sudah mempunya lebih banyak pengalaman.
n Secara jujur, tanyakan pada diri Anda talenta apa yang Anda miliki.
n Melihat dalam diri Anda dan menemukan talenta apa yang belum Anda pakai.
Apakah hambatannya ? Ketakutan apa yang menjadi hambatan Anda?
n Bertanya pada pendeta atau temukan buku yang berisi tentang anugerah
spiritual yang dapat Anda gunakan untuk menemukan dalan diri Anda sendiri
talenta apa lagi yang bisa Anda gunakan untuk bersaksi bagi sesama.
n Secara strategis, rencanakan bila Anda memiliki waktu 10 jam untuk
melayani Allah (dengan memaksimalkan siapa diri Anda) kegiatan apa yang Anda
akan fokuskan? Atau apabila seseorang memberikan dana untuk
penginjilan--pilihan apa yang Anda akan kerjakan?
n Membuat prakarya dari gambar di majalah untuk melihat banyak sumber daya
yang Allah ciptakan untuk manusia.
HUBUNGKAN
Efesus 4
Christ's Object Lessons, hal. 139-159.
Bugbee, Cousins and Hybels, Connections: The Right People in the
Right Places for the Right Reason.
Shasta Emery, Riverside, California
[Non-text portions of this message have been removed]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/