Lesson 5Pelajaran 8, KWARTAL III 2005
13-20 Agustus

Diterjemahkan Oleh: Wendy dan Wemphy

 

Allah Sumber Kemampuan dan Talenta Kita

 

 



 

 

 

" Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari 
atas, diturunkan dari Bapa segala terang; padaNya tidak ada perubahan atau 
bayangan karena pertukaran. " Yakobus 1:17.

 

 



Sabtu, 13 Agustus

Membagi Pemberian Allah

PENDAHULUAN

Amsal 18:16

            

            Kehidupan Josie bermula pada hal yang sangat sederhana: ayah yang 
bekerja keras untuk menghidupi keluarga, ibu yang sakit dan meninggal diusia 
muda. Setelah ibunya meninggal, ayah Josie menjadi pecandu alkohol dan 
melupakan anak-anaknya. Mereka tidak mempunyai harta apa-apa, namun, Josie dan 
adiknya bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hidup mereka.

            Pendidikan mereka menjadi terganggu karena mereka harus bekerja 
keras demi mencukupi kehidupan mereka sehari-hari. Namun Josie tidak pernah 
menyerah; ia selalu berusaha mencari jalan untuk meneruskan pendidikannya 
dengan menggunakan sumber-sumber yang ada padanya. Pada saat-saat tersebut, ia 
menjadi seorang Kristen, menerima Kristus dan dibaptiskan menjadi anggota 
gereja.

            Josie mulai membaca Alkitab, mempelajari firman Tuhan, dan datang 
ke gereja secara teratur. Ia aktif di kebaktian gereja dan menjadi pemimpin di 
beberapa acara. Seiring dengan perkembangan keahliannya, ia menjadi pemimpin di 
beberapa departemen gereja. Di waktu yang sama, ia juga meneruskan sekolahnya, 
mengambil kelas tambahan yang berguna untuk pendidikannya. Tahun demi tahun, ia 
semakin giat melibatkan diri di kegiatan gereja. Semakin ia terlibat, 
keahliannya menjadi semakin meningkat.

            Ia diterima bekerja di sekolah gereja. Ia bekerja dengan giat dan 
ia ingin supaya murid-muridnya mengerti apa yang ia ajarkan. Ia sangat sensitif 
dan penuh perhatian. Setiap orang yang mengenal dia, akan senang padanya. Ia 
juga membawa saudara-saudaranya untuk menerima Yesus. Ia juga mengurus ayahnya, 
bekerjasama dengan saudara-saudaranya agar kebutuhan ayahnya terpenuhi.

            Josie terus memakai talentanya untuk Tuhan sampai dia pindah ke 
Inggris, dimana ia meneruskan sekolahnya. Ia terus menggunakan talentanya di 
Inggris dan aktif melayani di gereja yang ia pergi. Sampai hari ini, Josie 
masih tetap aktif bekerja untuk Tuhan.

            Kita juga mempunyai talenta seperti Josie. Pada saat kita menjadi 
anggota gereja Allah, kita harus menyadari bahwa kita harus ikut terlibat dan 
menggunakan talenta kita untuk Tuhan. Banyak waktu kita merasa takut untuk ikut 
terlibat dan mengambil keputusan untuk duduk dan menonton orang lain yang 
mengambil bagian. Dengan menggunakan talenta yang kita miliki, kita 
meningkatkan kemampuan kita. Kita dapat membiarkan Allah untuk menambah apa 
yang kita miliki karena kita bersyukur dengan apa Ia telah berikan pada kita.

            Mintalah kepada Allah untuk memberikan engkau keberanian untuk 
mengembangkan talenta Anda dan lihatlah bagaimana Allah mengembangkan dan 
melipatgandakan talenta Anda.

 



 

 

Lowell Bacchus, Berrien Springs, Michigan

 

 Minggu, 14 Agustus

Memberikan Karunia Kasih

BUKTI

Yakobus 1:17

 

            Segala sesuatu yang baik dalam hidup ini merupakan pemberian yang 
indah dari surga, dan diberikan kepada manusia semenjak dari awal. Buku 
Kejadian adalah permulaannya. Kata "Kejadian" berarti asalnya, sumbernya, atau 
pada mulanya. Kejadian membawa pembaca  kepada saat Allah menciptakan matahari, 
bulan, bintang, planet, galaksi, tumbuhan, binatang dan manusia menurut gambar 
dan rupaNya. Pada hari keenam penciptaan, Allah melihat segala sesuatu yang Dia 
ciptakan. "Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik" 
(Kejadian 1:31). Lalu Ia menyerahkan semuanya itu kepada manusia.

"Baik" merupakan deskripsi dari Allah, kesempurnaan Allah dan segala karunia 
dari Allah. Di samping berkat-berkat ini, Allah telah memberikan karunia yang 
terindah -- karunia AnakNya yang tunggal. Allah mengirimkan AnakNya untuk 
menebus manusia yang harus mati. Namun masih banyak lagi karunia yang Tuhan 
berikan kepada kita. Di dalam Alkitab banyak contoh karunia yang Tuhan berikan 
kepada kita. Beberapa karunia ini dirangkum sebagai berikut:

 

      Karunia Materi

      Makanan (Matius 6:25,26)

      Hujan (Matius 5:45)

      Kesehatan (Filipi 2:25-30)

      Tidur (Amsal 3:24)

      Istirahat (Imamat 12:10)

      Segala sesuatu (1 Tim. 6:17)

      Kebutuhan kita (Filipi 4:19)

      Kemuliaan (1 Pet. 5:10)

      Hidup kekal (Yohanes 10:28)
     Karunia Spiritual

      Yesus Kristus (Yohanes 3:16)

      Roh Kudus (Lukas 11:13)

      Anugerah (Yakobus 4:6)

      Kebijaksanaan (Yakobus 1:5)

      Iman (Efesus 2:8)

      Hati yang baru (Yehezkieal 11:19)

      Damai (Filipi 4:7)
     

 

            Allah menyediakan banyak hal, termasuk kebutuhan dasar untuk hidup. 
Namun, apabila hal-hal tersebut menjadi langka, Allah masih akan menyediakan 
hal-hal yang memang kita butuhkan. Yesus berkata agar supaya kita menujukan 
pandangan kita pada kerajaan Allah. Kita tidak perlu kuatir dengan kebutuhan 
fisik kita. Pada akhirnya Yesus menerima anugerah untuk hidup dan mati untuk 
memuliakan Allah. Apakah kita menghadapi kesusahan, kesukaran, aniaya atau 
bahaya, kita dapat selalu bergantung pada Yesus. 

  

 

 

Carl Bacchus, Kalamazoo, Michigan

 

Senin, 15 Agustus

Allah Sumber Kemampuan Kita

LOGOS

Imamat 8:7-18; Matius 6:19-21; 24:45-51; 1 Korintus 9:11-14; Filipi 4:11-13; 
Ibrani 13:5; Yakobus 1:16, 17

 

Kebutuhan Fisik Kita Dipenuhi (Imamat 8:7-18)

            Menurut ayat ini di buku Imamat, Allah telah berjanji untuk 
memberkati kita dengan kelimpahan untuk memenuhi kebutuhan fisik kita. Sebagai 
orang Kristen, bagaimanakah kita menanggapi berkat ini? Apakah kita mengenal 
pemberi anugerah tersebut? Ataukah kita hanya menerima tanpa mengenal 
pemberinya? Kadangkala kita berpikir bahwa kita menerima berkat-berkat tersebut 
karena kemampuan diri kita tanpa ada rasa terima kasih. Kita harus memuji Allah 
yang telah memberikan berkat-berkat yang sudah kita terima.

            Tuhan yang penuh kasih mengetahui apa yang kita butuhkan dan Dia 
menginginkan kita menikmati apa yang Dia telah berikan. Sebagai gantinya kita 
harus mengetahui kasihNya dan memberikan respons dengan cara mematuhi hukumNya 
dan berjalan di dalam kebenaran.

 

Harta di Surga (Matius 6:19-21; 24:45-51) 

            Harta yang kita miliki di dunia ini hanya bersifat sementara dan 
hanya kita nikmati secara sementara. Kita seharusnya tidak menempatkan 
pandangan kita pada hal-hal yang kelihatan, seperti harta di dunia yang akan 
membuat kita buta pada Pencipta kita. Sebagai gantinya, kita harus menempatkan 
harta kita di tempat yang permanen, menggunakan kemampuan kita untuk menebarkan 
firman, membawa kelepasan pada penderitaan manusia and menunjukkan kasih untuk 
menyebarluaskan pekerjaan Allah.

            Dengan berkat Allah, kita harus menjadi berkat pada orang-orang di 
sekeliling kita. Kita harus selalu melihat pada orang yang kurang beruntung 
dari kita dan membantu mereka. Kita tidak boleh berhenti berbuat baik, malah 
kita harus berbahagia dalam membantu orang lain. Kebaikan yang kita tunjukkan, 
senyuman yang kita berikan, waktu yang kita gunakan untum membantu orang lain 
akan diteruskan oleh orang lain. Kita harus selalu melibatkan diri dalam 
membantu orang lain. Dengan melakukan hal tersebut kita mengumpulkan harta di 
surga yang akan selalu ada untuk selama-lamanya.

 

Membantu para Pekerja Allah (1 Korintus 9:11-14)

            "Pengertian tentang dukungan materi dipercayai karena fakta yang 
mengatakan bahwa kompensasi yang akan diterima oleh para pekerja akan berkaitan 
dengan apa yang mereka lakukan. Hal ini merupakan kesukaan bagi para pekerja 
Allah di mana mereka berterima kasih dengan berkat yang mereka terkira yang 
asalnya dari Allah."1

            "Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang 
memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu" (1 Korintus 9:14). 
Para perkerja yang berkomitmen untuk menjadi pekerja di ladang Allah sebagai 
pendeta, pekerja Alkitab, misionaris, seharusnya didukung oleh gereja. Sebagian 
anggota gereja dan Allah telah memberkati kita, sudah selayaknya kita 
mengembalikan apa yang menjadi milik Allah sehingga perkerjaanNya tidak akan 
terhambat.

            Apabila kita semuanya secara setia melakukan apa yang menjadi 
bagian kita, maka tidak akan ada kekurangan dana dalam menyebarkan firmanNya. 
Setiap kali Anda mendapat kekayaan, selalu ingat untuk setia memberikan porsi 
yang menjadi milik Allah. 

           "Pekerja Kristen akan menghargai berkat yang tidak terlihat daripada 
materi yang mereka terima. Ia akan memberitakan firman Allah dengan apa yang ia 
miliki dan dengan berkat yang ia peroleh. Ia akan memberitakan kepada umat 
manusia tentang Allah, rencana keselamatan dan harapan kerajaan surga"2

 

Kekuatan dari Allah (Filipi 4:11-13)

            Paulus menyadari bahwa sumber kekuatannya untuk memberitakan firman 
hanya berasal dari Allah saja. Ia menyadari bahwa yang ia butuh untuk wujudkan 
hanya dapat ditemukan di dalam Allah saja. Saat ia menuruti firman Allah dan 
apa yang Allah mau dia lakukan, Paulus menyadari bahwa hasilnya adalah milik 
Allah. Paulus mengalami masa-masa sulit, penderitaan, pencobaan, maka ini juga 
yang akan dialami oleh para pekerja Allah.  Para pekerja Allah akan selalu 
mengalami kesulitan, namun kekuatan yang berasal dari Allah akan cukup untuk 
memberikan kepada kita kekuatan untuk mengatasi setiap pencobaan, dan kita akan 
tetap memuji Allah walaupun dalam keadaan susah.

            Pada saat kita ada di dalam pencobaan dan apabila kita sepenuhnya 
bergantung pada Allah, maka Ia akan memberikan kekuatan yang baru kepada kita 
setiap hari, keberanian kita akan bertumbuh dan Ia akan memberikan kepada kita 
kekuatan untuk mewujudkan pekerjaanNya.

 

Menjadi Contoh (Ibrani 13:5)

            Pada saat seseorang berkomitmen untuk bekerja di ladang Allah, hal 
itu merupakan komitmen yang penuh tanggung jawab.  Orang tersebut tidak akan 
menikmati kekayaan dan kesenangan hidup di dunia. Kita seharusnya tidak boleh 
menolak, bersungut-sungut, mengomel atau melihat dan membandingkan kehidupan 
kita dengan kehidupan orang lain. Allah berjanji bahwa Ia tidak akan pernah 
meninggalkan kita; kita harus terus berpegang pada janjiNya.

 

 Karunia Pemberian Allah (Yakobus 1:16, 17)

            Segala sesuatu yang diberikan kepada kita datangnya dari surga. 
Segala kemampuan kita datangnya dari Tuhan dan kita adalah hambanya yang 
ditempatkan di dalam dunia untuk melipatgandakan talenta yang telah 
dipercayakan kepada kita. Apapun tugas kita, kita harus mampu menunjukkan kalau 
kita dapat dipercaya dan menghasilkan buah dari talenta kita. Kita harus 
bertanggung jawab dengan pekerjaan yang dipercayakan pada kita, sehingga kita 
dapat melipatgandakan dan membuahkan talenta yang lebih banyak lagi. Tuhan 
ingin agar kita meningkatkan talenta kita, untuk menyadari pemberianNya. Dengan 
melakukan apa yang Dia mau, kita membantu dia dalam mewujudkan apa yang sudah 
Dia rencanakan bagi kehidupan kita hari ini dan keselematan kita di hari esok. 

 

1. The SDA Bible Commentary , vol. 6, hal . 729.

2. Ibid.

 

 

 

Marcella Bacchus, Kalamazoo, Michigan

 

 

Selasa, 16 Agustus

Anugerah Terindah yang Kelihatan

KESAKSIAN

Matius 25:14-30

 

            "Setiap manusia, baik tinggi atau pendek, miskin atau kaya telah 
diberikan talenta oleh Tuhan; sebagian diberikan talenta yang banyak dan 
sebagian lebih sedikit menurut kemampuannya. Berkat Allah akan tinggal di dalam 
pekerja yang rajin dan mau mengembangkan talentanya. Investasi yang ditanamkan 
dalam mereka akan berbuah dengan berhasil dan akan membawa jiwa-jiwa lainnya 
menuju kerajaan surga, dan hidup yang kekal sebagai upah mereka. Setiap manusia 
dipercayakan dengan hal yang indah dari surga. Jumlah talenta yang diberikan 
sangat proporsional dengan kemampuan masing-masing kita."1

            "Tuhan memanggil kita sebagai hambaNya, yang berarti kita 
dipekerjakan oleh Allah untuk melakukan pekerjaan bagiNya, untuk diberikan 
tanggungjawab. Ia telah meminjamkan kita modal untuk investasi. Modal tersebut 
bukanlah milik kita; dan kita akan mengecewakan Allah apabila kita tidak 
menggunakan modal tersebut dengan baik dan selayaknya. Kita bertanggungjawab 
dengan penggunaan modal yang telah dipercayakan Allah kepada kita. Bila modal 
yang telah dipercayakan kepada kita tetap tidak berbuah atau malah kita kubur, 
maka modal tersebut tidak akan berbuah dan kita akan disebut hamba yang tidak 
setiawan oleh Tuan kita. Ia yang memiliki modal tersebut, bukan kita."2 

            Pada saat kita menggunakan talenta dari Allah, kita menjadi pembawa 
firman untuk menyebarkan firmanNya. Mereka yang merasa terpanggil untuk 
memberitakan firman Allah tidak akan mencari keuntungan untuk dirinya sendiri. 
Cinta akan dirinya sendiri akan berganti menjadi cinta untuk Allah. Tidak ada 
hal lain yang paling indah selain memberitakan firman Allah. Meraka akan sadar 
bahwa perkerjaan mereka adalah untuk memberitakan firman, seperti Yohanes 
Pembaptis, 'Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.' Yohanes 1:29. 
 Mereka meninggikan Yesus dan dalam Yesus umat manusia akan ditinggikan."3

 

REAKSI

            1. Perubahan apa yang akan terlihat di dalam diri seseorang yang 
menggunakan talenta mereka untuk pekerjaan Allah? Jelaskan.

            2. Apa reaksi Anda terhadap penyanyi rap atau penyanyi musik 
country yang menyanyikan pujian kepada Allah namun jenis musiknya tidak 
menunjukkan memuliakan Allah?

            3. Peran apakah yang Anda dan saya dapat lakukan untuk membantu 
orang lain melihat talenta dalam dirinya? Apakah Anda merasa bertanggungjawab 
dengan apa yang orang lain lakukan dengan talenta mereka?

            4. Bagikan pengalaman Anda dalam kelas diskusi di gereja di mana 
Anda mengenal orang yang menggunakan talentanya untuk kemuliaan Allah. Jelaskan 
hal-hal apa saja yang membuat  pekabaran orang ini berhasil dengan baik.

 

1. Counsels on Stewardship, hal. 118, 119.

2. Ibid., hal. 119.

3. The Desire of Ages, hal. 179, 180.

 

Samantha Bullock, Kalamazoo, Michigan

Rabu, 17 Agustus

Bersyukurlah

Matius 25:14-30

 

            Dalam perumpamaan tentang talenta, talenta mengibaratkan perak yang 
berharga. Contoh nyata dari perumpamaan tentang talenta ini merupakan pemberian 
Allah melalui roh. 

            Tujuan utama mengapa Allah mengaruniakan anugerah ini adalah: (1) 
Ia ingin melipatgandakan karunia ini. Hal ini seperti investasi saham, yang 
mana harganya akan naik, dan melipatgandakan nilai investasi awalnya. Allah 
memberikan kita talenta sehingga kita dapat menggunakan talenta tersebut untuk 
membawa orang lain menuju kerajaan surga. (2) Allah memberikan talenta tersebut 
agar kita digunakan dan diuji dengan tujuan untuk memberikan kita tanggungjawab 
yang lebih besar lagi. (Matt. 25:21). 

            Ada perkataann yang berkata, "Kepada barangsiapa diberikan yang 
banyak, maka banyak pula yang diharapkan." Prinsip ini seharusnya yang 
diaplikasikan kepada talenta dan anugerah yang telah Allah berikan pada 
kita.Masing-masing kita mempunyai perkerjaan masing-masing untuk mempersiapkan 
diri kita dan sesama kita untuk kedatangan Allah yang kedua kali. Terserah 
kepada kita untuk mengembalikan investasi yang lebih besar lagi kepada Allah. 
Allah tidak akan memberikan sesuatu kepada kita melebihi apa yang mampu kita 
pikul. Ia memberkati kita dengan kecukupan dalam kehidupan kita sehingga 
hasilnya merupakan perjalanan yang harmonis dengan Allah dan kita dapat 
mengembalikan investasi Allah. Investasi ini bukanlah merupakan perak atau 
emas, melainkan hal yang lebih berharga lagi: jiwa-jiwa yang dimenangkan kepada 
Allah.

            Banyak orang yang berkata bahwa mereka tidak mempunyai talenta atau 
ragu kalau talenta mereka terlalu kecil untuk melakukan kebajikan. Roh Kudus 
telah dicurahkan ke setiap talenta. Mungkin kita tidak melihat, namun hal 
tersebut dapat digunakan dengan kemuliaan nama Allah. Apa saja talenta Anda, 
merupakan tanggungjawab Anda untuk menggunakan talenta tersebut dan 
mengembalikan investasi Allah.

            Bagaimana Anda mengetahui talenta Anda dan menggunakannya demi 
kemuliaan nama Tuhan? Bacalah beberapa petunjuk ini:

¨     Mintalah kepada Allah untuk membimbing Anda. Mintalah agar Dia 
menunjukkan pada Anda di mana talenta Anda dan memimpin Anda dalam menggunakan 
talenta anda.

¨     Lihat kehidupan Anda, perhatikan hal-hal apa saja yang Anda kuasai dengan 
baik. Seperti biasanya lakukan proses ini dibarengi dengan doa. 

¨     Galilah bagaimana engkau dapat menggunakan talentamu di dalam dan di luar 
gereja untuk kemuliaan nama Allah.

¨     Akhirnya, dengan doa, belajar Alkitab dan menggunakan talenta Anda, 
memperkuat jalinan Anda dengan Allah sehingga apabila Tuhan datang dan 
menanyakan talenta yang telah diberikan pada kita, kita dapat berkata, " 'Tuan, 
lima talenta yang tuan percayakan kepadaku; lihat aku telah beroleh laba lima 
talenta' " (Matius 25:20). Maka kata tuannya itu kepadanya: " Baik sekali 
perbutanmu itu hai hambaku yang baik dan setia;.......Masuklah dan turutlah 
dalam kebahagiaan tuanmu. " (ayat 21). 

 

 

Trent Bacchus, Kalamazoo, Michigan

Kamis, 18 Agustus

Dimanakah Anda Ingin Berada?

PENDAPAT

Matius 24:32-34

 

            Alkitab merupakan wahyu Allah kepada manusia. Alkitab ditulis oleh 
raja-raja, petani, pengacara, nelayan, rasul -- orang kaya dan miskin. Namun 
Alkitab adalah satu kesatuan karena penulis utamanya adalah Allah sendiri. 

            Tiba pada nubuatan, roh Allah memberi inspirasi pada para penulis: 
"Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataanKu ke dalam mulutmu" (Yeremia 
1:9). Allah mampu menyingkapkan masa depan. Karena itu Ia mampu memberitahukan 
dari mulanya hal yang kemudian (Yesaya 46:10).

            Kalau kita melihat sekitar kita, banyak tanda-tanda yang 
membuktikan bahwa Allah adalah yang Mahakuasa dari segala sesuatu. Ia yang 
mengatur hidup kita. Kapan saja Ia dapat memutuskan kita untuk hidup atau mati. 
Kita harus sadar bahwa hidup mempunyai tujuan. Dan karena apa yang Tuhan 
ciptakan itu baik, maka umat manusia dibuat secara sempurna.

            Kita tidak harus membayar apa-apa untuk berhubungan dengan Allah. 
Namun bila kita memilih Allah, upahnya adalah hidup yang kekal. Janganlah kita 
menutup mata kepada kebenaran. Kita sebagai anak-anak Allah harus bisa 
manangkal ajaran yang salah yang hanya akan melunturkan iman kita kepada Allah. 

            Kondisi umat manusia di dunia ini dibelenggu oleh dosa. Hati kita 
menjadi subjek kejahatan dan keselamatan adalah kuncinya.Umat manusia dapat 
diselamatkan dari konsekuensi dosa; keselamatan adalah kebutuhan setiap umat 
manusia.

            Apakah mungkin bagi manusia mengubah kondisi hidupnya? "Dapatkah 
orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan 
kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?" 
(Yeremia 13:23). Melalui Yesus Kristus, kita sebagai manusia patut melihat 
kepada firman Allah, memandang pada Allah, percaya akan firman Allah dan 
menanti kedatangan Yesus. Hal-hal inilah yang akan membawa keselamatan bagi 
kita.

            Banyak tanda-tanda di sekitar kita. Kita harus mempersiapkan diri 
kita untuk menghadapi kejadian di dunia. Hidup yang kekal tergantung pada 
keputusan kita. Apa yang akan Anda lakukan dengan Allah? Apabila Anda memilih 
Allah, Anda memilih hidup. Untuk mengambil bagian dalam kerajaan Allah, kita 
harus berencana untuk menjadi bagian dari hal tersebut.

            Kita hidup di jaman akhir. Jangka waktu 35-40 tahun yang lalu, 
manusia berkembangbiak dengan limpahnya. Maka akan ada kesukaran, kelaparan dan 
segala macam penyakit. Keadaan dunia ini merupakan indikasi bahwa kedatangan 
Allah sudah ada di ambang pintu (Matius 24:33).

 

 

 

 

 

Rohan Bullock, Markham, Ontario

 

 

 

Jumat, 19 Agustus

Berbakti Kepada Pemberi Anugerah Daripada Hanya Melihat AnugerahNya

EKSPLORASI
Yakobus 1:17

 

KESIMPULAN

 

            Seringkali kita jatuh ke dalam dua hal: kebanggaan sejalan dengan 
talenta yang kita miliki atau rasa rendah diri karena talenta maupun harta yang 
orang lain miliki yang membuat kita merasa tidak dicintai ataupun tidak 
berharga di mata Allah atau sesama manusia.Yesus, sebagai sumber kemampuan 
kita, mengingatkan kepada kita agar kita tidak memfokuskan pikiran kita kepada 
diri kita sendiri, melainkan kepada Allah. Ia memberikan kita anugerah dan kita 
hanya diminta untuk menggunakan dan mensyukuri anugerahNya bukan untuk 
diperbudak oleh anugerah pemberianNya.

 

PEMIKIRAN

 

n      Membuat daftar kemampuan apa saja yang telah Allah berikan kepada Anda. 
Buatlah setidaknya 50 kemampuan yang dapat Anda gunakan untuk kemuliaan nama 
Allah.

n      Mewawancarai orang yang lebih tua untuk melihat pandangan mereka tentang 
talenta mereka, penyesalan apa yang mereka punya, anugerah apa yang tidak 
mereka lihat, dll. Pikirkan bagaimana Anda dapat menyesuaikan hidup Anda untuk 
merefleksikan kebijaksaan dari orang sudah mempunya lebih banyak pengalaman.

n      Secara jujur, tanyakan pada diri Anda talenta apa yang Anda miliki. 

n      Melihat dalam diri Anda dan menemukan talenta apa yang belum Anda pakai. 
Apakah hambatannya ? Ketakutan apa yang menjadi hambatan Anda?

n      Bertanya pada pendeta atau temukan buku yang berisi tentang anugerah 
spiritual yang dapat Anda gunakan untuk menemukan dalan diri Anda sendiri 
talenta apa lagi yang bisa Anda gunakan untuk bersaksi bagi sesama.

n      Secara strategis, rencanakan bila Anda memiliki waktu 10 jam untuk 
melayani Allah (dengan memaksimalkan siapa diri Anda) kegiatan apa yang Anda 
akan fokuskan? Atau apabila seseorang memberikan dana untuk 
penginjilan--pilihan apa yang Anda akan kerjakan?

n      Membuat prakarya dari gambar di majalah untuk melihat banyak sumber daya 
yang Allah ciptakan untuk manusia.

 

HUBUNGKAN           

            Efesus 4

            Christ's Object Lessons, hal. 139-159.

            Bugbee, Cousins and Hybels, Connections: The Right People in the 
Right Places  for the Right Reason.

 



 

 

Shasta Emery, Riverside, California


[Non-text portions of this message have been removed]



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



  • JNM <*> R.D. Palandie

Kirim email ke